Connect with us

Payakumbuh

Razia Hari Kedua, Satgas Covid-19 Tindak Lagi 25 Pelanggar Protokol Kesehatan, 2 Bayar Denda – siarminang.net

Razia Hari Kedua, Satgas Covid-19 Tindak Lagi 25 Pelanggar Protokol Kesehatan, 2 Bayar Denda – Beritasumbar.com

Payakumbuh — Upaya perang melawan corona terus digalakkan di Payakumbuh. Di hari kedua operasi yustisi yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh kembali menjaring 25 orang pelanggar protokol kesehatan. Kali ini ada 2 orang yang membayar denda karena menolak diberi sanksi kerja sosial.

Sementara itu, 23 lainnya yang kedapatan tidak memakai masker oleh petugas harus melaksanakan kerja sosial dengan menyapu sampah yang ada di sekitaran Tugu Adipura.

Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh Devitra menyebut denda dibayar 100 ribu rupiah peorang, pelaku pelanggar yang diberi sanksi hari ini tidak ada yang terjaring di hari kemarin.

“Yang terjaring belum kita temukan orang yang sama, mereka mengaku bersalah dan mau mengikuti aturan sanksi Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kata Devitra.

Devitra menyampaikan ke depan razia yang dilakukan secara mobile berkeliling dengan mobil untuk menindak warga yang masih bandel dan tidak mau menggunakan masker saat keluar rumah akan dilakukan, jadwalnya bisasaja mendadak.

“Saat ini kita untuk kedua kali menegakkan aturan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bersama jajaran TNI-Polri, kita berharap dengan telah mendapatkan sanksi, para pelanggar protokol kesehatan dapat lebih disiplin lagi, jangan sampai orang yang sama kedapatan dua kali atau lebih oleh petugas, sanksinya akan berat lagi,” kata Devitra.

Devitra juga menghimbau pelaku usaha rumah makan, kafe, restoran, dan tempat-tempat ramai, untuk ikut disiplin dalam penegakan aturan.

“Kami tak akan bosan menghimbau warga agar terus dapat memakai masker saat keluar rumah, dan pelaku usaha memastikan tamu yang datang menggunakan masker,” kata Devitra. (Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Payakumbuh

Tidak Ada Penambahan Kasus, Tiga Orang Bebas Isolasi Di Payakumbuh – siarminang.net

Tidak Ada Penambahan Kasus, Tiga Orang Bebas Isolasi Di Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net, – Sempat terjadi peningkatan kasus sejak awal Ramadhan lalu, Senin (19/04) tidak ada penambahan kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh, dan tiga warga Payakumbuh dinyatakan bebas isolasi.

“Hari ini ada tambahan yang bebas isolasi sehingga sampai hari ini data perkembangan Covid-19 Kota Payakumbuh berubah menjadi 38 orang isolasi mandiri dirumah dan 11 orang dirawat di rumah sakit,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh melalui kasi P3 (pencegahan pengendalian penyakit) Fitri saat dihubungi via whatsapp.

Dan tiga orang yang dinyatakan bebas isolasi adalah:

  1. DONA GUMALA SARI, perempuan (30), Ompang Tanah Sirah, IRT
  2. SUSI FEBRIYANTI, perempuan (46), Kubu Gadang, PNS BKD 50 Kota
  3. DUSMAR DUSAT, laki-laki (70), Kubu Gadang, Wiraswasta

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan pihaknya terus berupaya mengatasi perkembangan Covid-19 di Payakumbuh dengan 3T (testing, tracing dan treatment) Dinkes Payakumbuh telah melakukan 14.543 tes PCR kepada masyarakat Payakumbuh.

“Kepada masyarakat kita minta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, selalu terapkan 5M dan semoga kita bisa secepatnya kembali ke zona hijau,” ucapnya.

Berikut Kelurahan yang dinyatakan zona kuning (per Kecamatan) adalah sbb :

Kecamatan Payakumbuh Barat

  1. Tanjuang Gadang Sungai Pinago
  2. Payolansek
  3. Subarang Batuang
  4. Kubu Gadang
  5. Ibuah
  6. Bulakan Balai Kandi
  7. Padang Tangah Balai Nan Duo
  8. Padang Tinggi Piliang
  9. Pakan Sinayan

Kecamatan Payakumbuh Timur

  1. Sicincin
  2. Tiakar
  3. Padang Tangan Payobadar

Kecamatan Payakumbuh Utara

  1. Tigo Koto Diateh
  2. Kapalo Koto Dibalai
  3. Napar
  4. Koto Kociak Kubu Tapak Rajo

Kecamatan Payakumbuh Selatan

  1. Sawah Padang Auakuniang
  2. Limbukan
  3. Balai Panjang

Kecamatan Lamposi Tigo Nagori

  1. Koto Panjang Dalam

Laporan Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah :

Suspek : 6
Kasus konfirmasi : 917
Sembuh : 857
Isolasi : 38
Rawat : 11
Meninggal : 11
KE : 0
Discarded : 13.263
Total swab : 14.543

(Rilis Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

5 Bangunan Tak Berizin Di Segel Tim Penertiban Bangunan PUPR Kota Payakumbuh – siarminang.net

5 Bangunan Tak Berizin Di Segel Tim Penertiban Bangunan PUPR Kota Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh ,siarminang.net,- Sebanyak lima bangunan tak berizin dan melanggar peraturan perundang-undangan disegel oleh Tim Penertiban Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Senin (19/04).

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim Mengatakan, berdasarkan rapat persiapan pelaksanaan penyegelan bangunan yang dilaksanakan Jumat (16/04) lalu, terdapat enam bangunan yang rencananya akan ditertibkan.

“Tapi dari rentang persiapan sampai tahap penyegelan hari ini ada satu unit bangunan yang sebelumnya telah diberikan teguran karena melanggar dan tidak berizin, dan pemiliknya langsung melakukan pembongkaran bangunannya sendiri berupa kios di Kelurahan Padang Data Tanah Mati,” kata Kadis PUPR Muslim kepada media setelah proses penyegelan.

Lima bangunan yang disegel tersebut terdapat di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Payakumbuh Utara sebanyak dua bangunan dan di Kecamatan Payakumbuh Barat sebanyak tiga bangunan dan Payakumbuh Timur satu bangunan.

Dikatakan Muslim, sebelum dilakukan penyegelan terhadap bangunan tersebut, Dinas PUPR telah terlebih dahulu memberikan teguran beberapa kali terhadap pemilik bangunan.

“Penyegelan ini merupakan tahapan setelah diberikan teguran, dimana kita memberikan teguran sebanyak 3 kali, karena tidak ada respon dari pemilik bangunan makanya dilakukan penyegelan,” terang Muslim.

Lebih lanjut, “Untuk segel akan kita buka setelah pemilik bangunan mengurus semua perizinannya,” tukuknya.

Kadis PUPR juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Payakumbuh yang akan mendirikan bangunan agar tidak ragu dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) karena pengurusannya tidak sulit dan cepat.

“Jika masyarakat melakukan pengurusan dan syaratnya lengkap, paling lama pengurusan IMB Hanya 6 hari kerja, dan untuk biayanya berdasarkan luas dan jenis bangunan,” ucapnya.

Ditambahkannya “Kepada seluruh warga Payakumbuh sebelum mendirikan bangunan uruslah izinnya terlebih dahulu karena pengurusannya mudah dan cepat,” ajaknya.

Dalam penyegelan tersebut, Dinas PUPR Payakumbuh dibantu oleh Satpol PP, kepolisian, dan unsur TNI. Dan apabila setelah penyegelan tidak ada tindaklanjut dari pemilik bangunan maka tahapan lebih lanjut akan dilakukan pembongkaran.

“Kalau menurut aturan, itu dua minggu setelah penyegelan tidak ada tindak lanjut dari pemilik bangunan kita akan surati yang bersangkutan untuk melakukan pembongkaran sendiri agar bahan bangunan yang dibongkar itu tetap bisa dimanfaatkan. Kalau tidak dilakukan baru kita lakukan pembongkaran,” pungkasnya. (humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Wawako Buka Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa – siarminang.net

Wawako Buka Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa – Beritasumbar.com

Payakumbuh ,siarminang.net,— Dengan mengusung tema “perbanyak ibadah, ilmu bertambah, Ramadhan berkah”, Sagara Muhapa (semarak gema Ramadhan SMP Muhammadiyah Payakumbuh) gelar kegiatan pesantren Ramadhan tahun 2021, di Mesjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19 April sampai 1 Mei 2021 tersebut bertujuan untuk meningkatkan akhlak agar lebih bagus, ibadah dan pemahaman terhadap hadist semakin lebih baik lagi bagi anak didik SMP Muhammadiyah Payakumbuh.

Pesantren Ramadhan yang digelar SMP Muhammadiyah Payakumbuh di tahun 2021 merupakan tahun keempat, akan tetapi di tahun 2020 tidak digelarnya pesantren Ramadhan karna dilanda musibah wabah virus Covid-19.

Ditunjuk sebagai pembuka kegiatan pesantren Ramadhan Sagara Muhapa, wakil walikota Erwin Yunaz menyampaikan cukup banyak pelajaran yang dapat diambil dari kegiatan ini, seperti pembinaan akhlak, peningkatan keimanan, ilmu pengetahuan dan membentuk karakter yang baik bagi generasi muda. Sehingga dengan itu pengaruh – pengaruh negatif akan terhindar dan terjauh di kalangan mereka.

“Melalui pesantren Ramadhan kita harapkan terbentuknya prilaku generasi penerus yang berakhlakuk karimah. Kemudian senantiasa terhindar dari kasus kenakalan remaja, narkoba, minum miras, pergaulan bebas dan hal merugikan lainnya,” ujar Wawako, Senin (19/4).

Wawako juga menekankan, dalam pelaksanaan Pesantren Ramadhan memerlukan adanya dukungan penuh dari guru, instruktur, pengurus masjid serta orangtua di rumah.

“Untuk itu, mari kita saling bersinergi, Insya Allah Pesantren Ramadhan di tahun ini lebih meningkat kualitasnya. Karena ini momen meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus membentuk karakter anak didik yang berakhlak baik,” harap orang nomor dua di kota Payakumbuh itu.

Wawako Payakumbuh berpesan kepada para peserta, agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa ini dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Fokus dalam menerima setiap materi yang disampaikan, dan cermat mengambil hikmah dari informasi dan wawasan yang telah disampaikan.

“Dengan kegiatan Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa ini, diharapkan Kota Payakumbuh akan memiliki generasi muda yang bertaqwa, serta berakhlakul karimah, yaitu generasi yang kuat imannya, mantap ilmunya, baik amalnya, dan mulia akhlaknya,” pungkas Erwin Yunaz.

Sementara itu, kepala sekolah SMP Muhammadiyah Payakumbuh Antonius Budiarto dalam sambutannya juga menyampaikan jika ditahun keempat ini ada sebanyak 87 orang siswa/siswi yang akan mengikuti kegiatan Sagara Muhapa yang digelar selama dua pekan kedepan.

“Kegiatan kita ini akan berlangsung setiap hari kecuali hari minggu, yang mana kegiatan pesantren Ramadhan akan dimulai pada jam 8 pagi dan diakhiri dengan sholat zuhur berjamaah di mesjid ansharullah ini”, kata Anton.

Lebih lanjut, dengan semangatnya Kepala Sekolah itu mengatakan jika ada seorang Qori dari SMP Muhammadiyah Payakumbuh yang akan mewakili kota Payakumbuh untuk mengikuti MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat pada bulan November 2021.

“Dan semoga kedepannya SMP Muhammadiyah akan banyak melahirkan Qori dan Qoriyah terbaik yang ada di kota Payakumbuh hendaknya”, pungkas Anton mengakhiri.



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer