Connect with us

Limapuluh Kota

Rezka Oktoberia Jemput Aspirasi Masyarakat Nagari Batu Payuang – siarminang.net

Rezka Oktoberia Jemput Aspirasi Masyarakat Nagari Batu Payuang – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota-,siarminang.net,-Perjalanan reses Anggota DPR RI Rezka Oktoberia terus berlanjut. Kali ini Srikandi Luak Limopuluah tersebut mengunjungi sekaligus menampung aspirasi masyarakat Nagari Batu Payuang. Kedatangan Wakil rakyat dari Senayan ini, disambut perwakilan dari tokoh  dan ke Organisasian masyarakat di Kacamatan Lareh Sago Halaban itu, Kamis (24/12).

Dalam diskusi bersama tokoh adat (KAN) Nagari Batu Payuang, Walnagari, Alim Ulama, Bundo Kanduang, serta ormas yang ada. Rezka Oktoberia mendapat masukan berbagai hal  terutama sektor ekonomi, sosial, budaya, serta sektor pertanian dan Infrastruktur.

Di bidang pertanian, ekonomi, dan infrastruktur  Pj. Wali Nagari Batu Payuang Adrian memberikan masukan agar Uni Rezka bisa membawa persoalan ini ke pusat. 

“Kami berharap agar Uni Rezka bisa menjembatani persoalan terkait dengan ekonomi masyarakat dan Infrastruktur. Dimana saat ini di Nagari Batu Payuang sangat membutuhkan sumber air guna untuk lahan pertanian. Karena saat musim kemarau datang, kemiringan tanah dari Gunung Sago sampai Bukit Barisan sumber air sangat sulit di jangkah, tentu akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Adrian.

Begitu pula terkait infrastruktur, dimana banyak sekali dijumpai jalan yang rusak, sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Dirinya meminta kepada Uni Rezka agar bisa menyampaikan hal ini ke provinsi atau ke pusat.

Sementara itu, ada masukan dari masyarakat supaya Uni Rezka mendukung penuh sektor UMKM serta Pariwisata, serta kegiatan lainnya. 

“Kami ingin Uni Rezka menyuarakan hal ini di DPR RI. Kami ingin Uni sekaligus menjadi orang tua asuh demi pembangunan di Nagari Batu Payuang,” ujar Masrianto.

Banyaknya masukan dari masyarakat Nagari Batu Payuang, mendapat respon positif dari Rezka Oktoberia.

“Alhamdulillah, salah satu tujuan kita pulang ke dapil dalam rangka reses, hendaknya sama-sama kita membangun nagari. Rezka butuh kebersamaan untuk mempercepat pembangunan di Luak Limopuluah ini,” kata Rezka.

Rezka menyampaikan rasa terimakasih atas masukan aspirasi dari warga Batu Payuang, Rezka berjanji apa yang bisa diusahakannya akan dilakukannya sebaik mungkin.

“Izinkanlah Rezka yang akan menjumpai masyarakat yang ada, beritahukan semuanya kepada Rezka, apa yang bisa Rezka usahakan, insyaallah akan Rezka bawa ke kampung halaman ini,” pungkas Rezka didampingi Anggota DPRD Limapuluh Kota, Sasri Andiko Dt. Putiah dari Partai Demokrat.

Dalam kegiatan reses Rezka Oktoberia tersebut, juga diserahkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat. Hadir dalam kegiatan itu, Wakil Ketua KAN Batu Payuang Dt. Damuanso, Wakil Bamus Dt. Mali Putiah, Perwakilan Bundo Kanduang dan Yasinan Yasni, Tokoh masyarakat Masrianto, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Lareh Sago Halaban Kasr,i serta Pemuda-Pemudi Nagari Batu Payuang. (Media)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

bawaslu limapuluh kota

Bawaslu Limapuluh Kota Terbitkan Buku ‘Kilas Pengawasan’ Pilkada 2020 – siarminang.net

Bawaslu Limapuluh Kota Terbitkan Buku 'Kilas Pengawasan' Pilkada 2020 – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota, siarminang.net – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota menerbitkan buku ‘Kilas Pengawasan’ yang berisi seluruh kerja yang telah dilaksanakan oleh pengawas penyelenggaraan pemilu tersebut pada Pilkada 2020.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota Ismet Aljannata mengatakan pada buku ini Bawaslu Limapuluh Kota mencoba menyampaikan ke publik kerja-kerja yang telah dilakukan selama tahapan Pilkada 2020.

Pada buku tersebut akan berisi tentang upaya-upaya pencegahan, pengawasan, penindakan yang dilakukan dari awal Pilkada hingga penetapan calon terpilih.

“Kami juga menceritakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kami miliki, proses rekrut, data pemilih, pencalonan dan lainnya,” ujarnya, Kamis (25/2).

Ia mengatakan jumlah buku ‘Kilas Pengawasan’ yang dicetak oleh Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota sebanyak 150 eksemplar yang akan dibagikan kepada elemen masyarakat, Ormas, Parpol, pemangku kepentingan, pemerintah daerah, media dan pemilih pemula.

“Karena buku yang dapat kita cetak terbatas, nanti akan ada dokumen dengan format PDF yang akan dipublikasi di website Bawaslu Limapuluh Kota,” sebutnya.

Buku ini diharapkan nantinya juga dapat menjadi bahan masukan atau bahan evaluasi bagi penyelenggaraan Pilkada nantinya.



Sumber

Baca Selengkapnya

bawaslu limapuluh kota

Pelanggaran Netralitas ASN-Wali Nagari Di Limapuluh Kota Selama Pilkada 2020, Ini Rinciannya – siarminang.net

Pelanggaran Netralitas ASN-Wali Nagari Di Limapuluh Kota Selama Pilkada 2020, Ini Rinciannya – Beritasumbar.com

Sarilamak, siarminang.net – Selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, empat pelanggaran yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan wali nagari terkait netralitas mereka saat pesta demorasi tersebut.

“Dari empat pelanggaran tersebut, dua diantaranya melibatkan ASN dan dua lagi dari kalangan wali nagari,” kata Komisioner Bawaslu Limapuluh Kota Ismet Aljannata, di Sarilamak, Kamis.

Hal itu dikatakannya dalam rapat koordinasi hasil pengawasan pada pemilihan kepala daerah serentak 2020 di salah satu resto di Kawasan Tanjung Pati.

Ia merincikan, kasus ASN yang terlibat politik praktis terjadi pada Februari 2020, dimana yang bersangkutan mendeklarasikan diri sebagai sebagai bakal pasangan.

Untuk tindak lanjutnya, Bawaslu Limapuluh Kota menyampaikan ke Komisi ASN dan KASN memberikan peringatan sedang. Akan tetapi saat teguran keluar, yang bersangkutan telah memasuki pensiun.

Kasus kedua yaitu adanya ASN dari kalangan guru yang ikut kampanye salah satu pasangan calon, dan bersangkutan disanksi penundaan kenaikkan gaji dan pangkat selama satu tahun.

“Selain ASN wali nagari ada dua, dan kita sudah rekomendasikan ke pemerintah daerah untuk diberikan sanksi,” kata mantan Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota itu.

Dua kasus yang melibatkan wali nagari yang ikut kampanye pasangan calon, satu diantaranya ikut kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota dan satu lagi ikut kampanye Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.

Ismet mengemukakan, ASN yang terlibat kasus terkait netralitas saat pilkada mereka tidak memahami Undang-Undang ASN tersebut.

“Kita berharap KASN dan pemerintah daerah gencar melakukan sosialisasi, sehingga mereka mengetahui apa yang diperbolehkan dan dilarang sebagai aparatur dan perangkat nagari di Limapuluh Kota,” imbaunya.

Sementara itu Asisten I Pemkab Limapuluh Kota Deddy Permana mengemukakan pelanggaran terkait netralitas ASN pada Pilkada 2020 di Limapuluh Kota termasuk rendah dibanding daerah-daerah lain di Sumbar.

“Ini langkah yang sangat baik, ASN yang terlibat politik praktis dapat ditekan dan diantisipasi oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait,” kata dia.

Ke depannya pihaknya akan lebih menyosialisasikannya kepada ASN terkait politik praktis ini, sehingga pada pesta demokrasi ke depannya tidak ada lagi mengorbankan ASN. (Mar)



Sumber

Baca Selengkapnya

beritasumbar

Kawasan Lembah Harau Kembali Terbakar, Diduga Pelaku Kemah Lupa Matikan Api Unggun – siarminang.net

Kawasan Lembah Harau Kembali Terbakar, Diduga Pelaku Kemah Lupa Matikan Api Unggun – Beritasumbar.com

Sarilamak, siarminang.net – Kawasan Wisata Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota Kembali mengalami mengalami kebakaran pada Selasa siang, namun berhasil dipadamkan oleh petugas.

“Pada kebakaran hutan pertama, kami sudah melakukan pemadaman selama tiga hari dan telah padam. Namun, api kembali hidup pada Selasa (23/2) malam dan Alhamdulillah tadi sekitar pukul 11.00 Wib sudah berhasil dipadamkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota Jhoni Amir didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Rahmadinol, Rabu.

Ia mengatakan penyebab kebakaran itu diduga karena adanya kelompok masyarakat yang berkemah dan membuat api unggun namun lupa memadamkan ketika meninggalkan kawasan tersebut.

“Tapi yang jelas saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang. Apakah memang karena adanya orang yang membuat api unggun atau memang ada yang sengaja untuk membuka lahan baru,” ungkapnya.

Hutan lindung yang terbakar merupakan titik di sekitar lokasi hutan lindung yang sempat terbakar pada 12 Februari 2021.

Total lahan yang terbakar di lokasi tersebut termasuk dengan kebakaran hutan pertama tersebut berjumlah sekitar tujuh hektare. Proses pemadaman memang sedikit kesulitan karena lokasi kebakaran yang sulit dijangkau.

Lokasi kebakaran terdapat di bukit berbatu dengan ketinggian 785 meter dengan kemiringan 95 derajat. Pemadaman juga dipermudah karena adanya alat pemadaman portabel dari kehutanan provinsi sepanjang 500 meter.

“Lokasi kebakaran hutan ini juga jauh dari jalan. Sehingga akses ke lokasi itu susah. Terlebih setelah padam api kembali hidup karena banyaknya ranting dan kayu yang mudah kembali terbakar,” ujarnya.

Agar tidak ada penyebaran api yang lebih luas ketika kembali terbakar, tim gabungan telah membuat gorong-gorong di sekitar lokasi.

Menurutnya bahwa di Kabupaten Limapuluh Kota terdapat beberapa kecamatan yang memang rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Pangkalan, Kapur IX, Harau, Suliki, Gunung Emas, Bukit Barisan, Lareh Sago Halaban dan Luhak. Sehingga masyarakat memang harus berhati-hati dengan api ketika berada di hutan terlebih di cuaca panas saat ini,” ujarnya.

Tim gabungan yang ikut pemadaman kebakaran itu terdiri dari BPBD, TNI, Polri, UPT KPHL, Dinas Pemadam Kebakaran dan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota. (Asa)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer