Connect with us

News

Sekda Sumbar Imbau Masyarakat untuk Segera Rekam Data e-KTP

Sekda Sumbar Imbau Masyarakat untuk Segera Rekam Data e-KTP


PADANGPOS.COM (Padang)—Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat imbau masyarakat Sumatera Barat yang telah cukup usia namun belum melakukan rekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) agar segera melakukan rekam data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah persentase yang belum daftar (melakukan rekam data elektronik) tinggal sedikit lagi. Walaupun persentasenya kecil, kami harapkan bisa dipenuhi biar rampung 100%,” ujarnya saat memberi arahan pada acara Silaturahmi Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Raya Sungai Dareh, Kab. Dharmasraya, Sabtu (9/6).

Ali Asmar memaparkan, untuk Kab. Dharmasraya, kurang lebih 94% warga cukup usia telah melakukan rekam data KTP-el, tinggal 6% saja yang belum.

Sementara itu, dalam beberapa kali kesempatan Silaturahmi Ramadan sebelumnya, ia menyebutkan, Kab. Agam telah menuntaskan 92,38% perekaman data, Kab. Agam telah mencapai 80% lebih, Kab. Pasaman Barat telah menyentuh angka 93%, Kota Bukittinggi 96%, Kab. Tanah Datar mencapai 94%, dan Kab. Padang Pariaman mendekati 90%. Sedang untuk Kota Solok, ia mengatakan persentase perekaman telah cukup baik.

“Yang kita harapkan bisa 100%. Jadi, tolong diingatkan warga kita yang belum rekam data ini agar segera diurus,” ucapnya pada segenap Tim Silaturahmi Ramadan Pemkab Pasbar yang mendampingi.

Ali Asmar lebih lanjut mengatakan, banyak manfaat yang bisa didapatkan seorang warga negara dengan melakukan rekam data dan memiliki KTP-el selain sebagai bukti identitas penduduk Indonesia, antara lain: untuk pembuatan passport, pembuatan SKCK, syarat administrasi perbankan, kepemilikan kendaraan bermotor, dan lain-lain, serta, sebagai syarat utama agar bisa menggunakan hak memberi suara pada pemilihan umum, baik legislatif, Kepala Daerah, maupun Kepala Negara.

“Apalagi sebentar lagi akan ada pemilihan presiden 2019. Nanti jangan sampai tidak bisa mendapatkan hak suara karena tidak punya KTP-elektronik,” tandasnya. (rel/fardi)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer