Connect with us

News

Semarak Dies Natalia UNP Ke-65, Expo Kewirausahaan Digelar 4 Hari

Semarak Dies Natalia UNP Ke-65, Expo Kewirausahaan Digelar 4 Hari


PADANGPOS.COM (Padang)—–Rangkaian kemeriahan Dies Natalis Universitas Negeri Padang (UNP) Ke-65 tak hanya dibidang ilmiah dan berbagai lomba. Namun juga dibidang kewirausahaan terutama bagi para mahasiswa pelaku entrepreneurship. Untuk memfasilitasi pemasaran produk mahasiswa dan masyarakat, Upt (Unit Pelaksana Teknis) Pengembangan Karir dan Kewirausahaan UNP mengegendakan Expo Kewirausahaan UNP Tahun 2019.

Lokasi kegiatan diperparkiran Auditorium UNP mulai berlangsung Rabu (30/10) setelah dibuka secara resmi oleh Rektor UNP, Prof Ganefri, yang diwakili Wakil Rektor 2, Syahril, PhD. 

Ketua pelaksana kegiatan Elfizon, S.Pd, M.T melaporkan bahwa kegiatan ini dikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa penerima dana PMW (Program Mahasiswa Wirausaha) dan mahasiswa lainnya, Dosen, Tendik dan masyarakat umum, adapun jumlah stand sebanyak 80 stand yg terdiri dari produk industri kreatif mhasiswa, jasa dan kuliner dan pelaksananan Expo Kewirausahaan yang berlangsung selama empat hari berakhir pada 2 November 2019 

Pada kesempatan itu Kepala Ppt. PKK, Dra. Asmar Yulastri, Ph.D  dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan Expo Kewirausahaan ini merupakan program kerja dari Upt. PKK setiap tahunnya, “tentunya momen pelaksanaan expo tersebut disesuaikan dengan momen pasar keramaian seperti sekrang ini dalam pekan Dies UNP 65, harapnya 

Dikatakanya, mahasiswa penerima dana PMW bisa mempromosikan priduk/jasa yang mereka tekuni. Kegiatan ini expo ini juga ada penilaian stand terbaik dengan sistem penjurian dari panitia, dimana stand terbaik diberikan penghargaan berupa piala rektor dan piagam penghargaan.

Wakil Rektor 2 UNP, Ir. Syahril, MSC, Ph.D, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada panitia pelaksana yg sudah berusaha sehingga terlaksana dengan baik, “kegiatan expo bisa menjembatani mahasiswa menjadi enterprenuer muda dalam memajukan perekonomian bangsa,” harapnya.

Syahril, PhD berpesan agar seluruh peserta dan pengunjung sama-sama menjaga keamanan dan kebersihan lokasi expo. Turut hadir pada pembukaan expo ini para dekan dan Wakil Dekan selingkungan unp, yang ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan balon ke udara. Disamping itu juga ada penanda tanganan papan 1000 harapan untuk UNP. (Agusmardi/ Humas UNP)

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1
//<![CDATA[
var APPID = $('#facebook-comment-appid').text();
if (APPID == '' || APPID == null) {
APPID = '218168578325095';
}
window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : APPID,
status : true, // check login status
cookie : true, // enable cookies to allow the server to access the session
xfbml : true // parse XFBML
});
};
(function() {
var e = document.createElement('script');
e.src = document.location.protocol + '//connect.facebook.net/en_US/all.js';
e.async = true;
document.getElementById('fb-root').appendChild(e);
}());
$(window).on("load resize",function(){var a=location.protocol+"//"+location.host+location.pathname;var b=$(".post-body").width();$("#container-commentfb").html('

‘);FB.XFBML.parse()});//]]>



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer