Connect with us

headline

Siap Untuk Bertugas, Anggota Panwascam Di 50 Kota Dilantik

Siap Untuk Bertugas, Anggota Panwascam Di 50 Kota Dilantik


Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com – Sebanyak 39 anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan se-Kabupaten Limapuluh Kota untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemilihan Bupati dan Wakil 2020 resmi dilantik melalui pengambilan sumpah dan janji di Aula Shago Bungsu II, Lubuak Batingkok, Senin (23/12).

Setelah resmi dilantik, tugas berat dipastikan sudah menunggu para Panwascam tersebut, demi suksesnya pemilihan yang akan berlangsung pada September 2020 nanti.

Proses pelantikan sendiri dilakukan langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Yoriza Asra didampingi Komisioner Bawaslu, Ismet Aljannata dan Zumaira. Hadir juga Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, perwakilan Polres Limapuluh Kota, Polres Payakumbuh, TNI, dan pejabat terkait lain.

Ketua Bawaslu Kabupaten Limapuluh Kota, Yoriza Asra menyebut, sebelum resmi dilantik, anggota Panwascam harus menjalani serangkaian seleksi yang cukup panjang, mulai dari seleksi administrasi, seleksi tertulis online menggunakan sistem CAT, dan terakhir wawancara.

“Yang kita lantik hari ini (Senin, 23/12) adalah yang terbaik. Tidak ada titipan di sini,” tegas Yori.

Ia menyebut, tugas berat sudah menunggu Panwascam pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 nanti. Tantangan dalam melakukan pengawasan disebut Yori akan lebih besar untuk Pilkada dibandingkan Pemilu 2019 lalu.

“Agar seluruh Panwascam memahami seluruh aturan, baik aturan teknis maupun pengawasan. Panwascam harus mampu menjalankan tugas semaksimal mungkin,” lanjutnya.

Setelah resmi dilantik, 39 anggota Panwascam tersebut juga langsung diberikan pembekalan awal, Senin (23/12) dan Selasa (24/12).

“Panwascam juga harus langsung berkoordinasi dengan seluruh stakeholder di kecamatan, mulai dari camat, kepolisian, TNI, dan sejumlah pihak lainnya,” tegas Yori.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi menilai apa-apa yang dilakukan Bawaslu Limapuluh Kota sejauh ini sudah cukup baik. Ia berharap jajaran Panwascam juga bisa menjalankan tugas dengan maksimal.

“Seperti yang disampaikan Ketua Bawaslu tadi, saya juga tidak pernah intervensi dalam pembentukan Panwascam. Yang dilantik ini adalah yang terbaik,” jelasnya.

Belajar dari pengalaman Pemilu 2019 lalu, Irfendi Arbi mengapresiasi kerja-kerja Bawasalu dalam mengawasi Pemilu. Sebagai kepala daerah, ia mengaku siap memenuhi panggilan dari Bawaslu apabila memang kehadirannya dibutuhkan.

“Kalau memang butuh konfirmasi saya, silahkan panggil. Saya akan datang,” tegasnya. (rel/frp)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#berjamaah

Rabu 25 November 2020 –

Ini Jadwal Shalat untuk Kabupaten Agam: Minggu 11 Oktober 2020


AGAM – Dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah sholat pada waktunya, berbakti kepada orang tua dan jihad di jalan Allah.

Dalam al-quran Allah Ta’ala berfirman,

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا إِلَّا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui al ghoyya, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh.” (QS. Maryam : 59-60)

Mengutib dari laman BimasIslam Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), berikut Singgalang ingatkan bagi sobat muslim waktu shalat untuk wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya: Rabu 25 November 2020:

  • IMSAK     : 04:33
  • SUBUH     : 04:43
  • TERBIT     : 06:00
  • DUHA       : 06:28
  • ZUHUR     : 12:10
  • ASAR        : 15:34
  • MAGRIB   : 18:14
  • ISYA’         : 19:27

Apakah yang memasukkan (menyebabkan) kamu kedalam neraka saqor? Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat”.(QS. Al Mudatsir: 42-43).(rz)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#wisata

NA-IC Akan Manfaatkan Pariwisata untuk Genjot Perekonomian –

NA-IC Akan Manfaatkan Pariwisata untuk Genjot Perekonomian


PADANG – Sumatera Barat (Sumbar) merupakan daerah yang memiliki paket lengkap pariwisata. Alam di provinsi ini memiliki hampir semua destinasi, seperti gunung, laut, pulau, air terjun, panorama, sungai, dan wisata budaya.

Namun, masih banyak destinasi wisata yang belum tergarap maksimal. Padahal, sektor ini sangat dibutuhkan untuk menggenjot perekonomian masyarakat. Karena itu, Indra Catri bertekad mengutamakan sektor pariwisata jika terpilih menjadi Wakil Gubernur Sumbar.

“Sebagai daerah yang tidak memiliki banyak industri, Sumbar harus mementingkan pariwisata untuk menggenjot perekonomian masyarakat,” katanya, Senin (23/11).

Jika sektor pariwisata hidup, katanya, hal itu otomatis akan berimbas pada perekonomian masyarakat dan bertambahnya lapangan kerja. Sebagai Bupati Agam dua periode, ia sudah paham strategi mengelola pariwisata.

Dalam sektor pariwisata, Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC) sudah menyusun beberapa langkah, antara lain, mensinergiskan semua pemangku kepentingan kepariwisataan untuk memajukan sektor pariwisata, meningkatkan kualitas pengelolaan infrastruktur, sarana dan prasarana destinasi wisata.

“Sarana dan prasarana menjadi poin penting di lokasi wisata agar wisatawan nyaman dan tidak kapok berwisata ke daerah ini,” tutur Indra Catri.

Pihaknya juga berencana memfasilitasi penciptaan produk pariwisata berbasis kearifan lokal sebagai objek wisata Nusantara dan mancanegara. Indra Catri menjelaskan bahwa Sumbar memiliki adat dan budaya yang beragam. Menurutnya, hal itu bisa dijadikan salah satu objek wisata.

Program lain NA-IC dalam sektor pariwisata ialah meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata, mempromosikan pariwisata Sumbar dengan melibatkan pemengaruh (influencer) media sosial, dan menyediakan pelatihan-pelatihan bagi biro perjalanan dan masyarakat penggiat wisata.

“Langkah-langkah strategis ini nantinya menjadi pekerjaan rumah yang harus kami implementasikan demi terwujudnya Sumbar Unggul,” tutur Indra Catri.(107)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#nasrulabit

Nasrul Abit Akan Bangun Pabrik Pengolah Pisang di Mentawai –

Nasrul Abit Akan Bangun Pabrik Pengolah Pisang di Mentawai


MENTAWAI – Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak hanya kaya dengan hasil lautnya, tetapi juga kaya dengan hasil pertanian. Hasil pertanian, seperti rotan, pisang, cengkeh, pinang, dan kelapa, melimpah di Bumi Sikerei itu. Namun, nilai jual komoditas itu sangat rendah.

Hal itu disampaikan Laban, warga Dusun Puro, Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Mentawai, kepada calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, Sabtu (21/11).

“Inilah nasib kami, Pak Nasrul. Mentawai susah maju. Ditanam pisang, pisang murah. Ditanam pinang, pinang murah. Begitu juga cengkeh. Jika dijual keluar mahal di ongkos, Pak, padahal produksi pisang kami melimpah di sini,” tuturnya.

Dia meminta Nasrul Abit mencarikan solusi atas persoalan itu jika terpilih menjadi gubernur. Nasrul Abit mengatakan bahwa ke depan setiap daerah di Mentawai harus ditentukan komoditas unggulannya. Hal ini dilakukan agar pengembangan sektor ini bisa terfokus.

Menurutnya, komoditas pertanian Mentawai harus dikembangkan menjadi bahan bernilai guna. Caranya ialah dengan memanfaatkan teknologi atau dikelola dalam jumlah besar.

“Kami ingin ada komoditas yang bisa dikembangkan, seperti pisang. Kita bisa bangun pabrik pengolahan pisang. Jadi, pisang tidak dijual per tandan lagi. Pisang kita olah agar tidak berat di ongkos. Pisang bisa diolah menjadi keripik atau yang lainnya,” ujarnya.

Jika terpilih menjadi gubernur, kata Nasrul Abit, hal pertama yang ia lakukan ialah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kerja sama itu dilakukan agar pemerintah provinsi bisa masuk untuk menuntaskan persoalan Mentawai.

“Gubernur dan bupati harus sejalan. Harus ada sinkronisasi sehingga kita bisa tuntaskan masalah bersama-sama, termasuk pemerintah pusat,” ucapnya.

Nasrul Abit menuturkan bahwa masih banyak persoalan yang harus dibenahi untuk mengeluarkan Mentawai dari status daerah tertinggal. Ia menyebut bahwa ada enam kriteria dengan 27 indikator yang harus dibenahi bila suatu daerah ingin entas dari status tertinggal.

“APBD kabupaten yang sangat terbatas dipastikan tidak akan bisa ‘meng-upgrade’ semua indikator itu. Karenanya, butuh sinkronisasi program dengan pemerintah provinsi dan pusat,” ucapnya.(104)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer