Connect with us

News

Smart City Landasan Inovasi Padang Pariaman Unggul, Cerdas dan Sejahtera

Smart City Landasan Inovasi Padang Pariaman Unggul, Cerdas dan Sejahtera


Jumat, 13 September 2019 – 21:26:31 WIB – 134

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat pembukaan Bimtek Tahap III Gerakan Menuju 100 Smart City, Selasa (10/09/2019).

PADANG PARIAMAN – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan keseriusannya atas Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani pada bulan Mei lalu untuk menjadi bagian dari Gerakan Menuju 100 Smart City.

Hal tersebut terlihat dengan dilaksanakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) Tahap III Gerakan Menuju 100 Smart City di Hotel Kyriad Bumi Minang tanggal 11-12 September 2019.

Bimtek yang dilaksanakan selama dua hari ini merupakan lanjutan dari serangkaian bimtek yang telah dilakukan pada tahap I dan II beberapa waktu lalu, yang pada tahun ini dilaksanakan sebanyak IV tahap. Bimtek diikuti seluruh Kepala OPD, RSUD, PDAM , Komunitas IT, Pokdarwis, dan organisasi yang dibuka langsung oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni pada Selasa (10/09/2019).

Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dalam sambutannya mengharapkan pada tahap ketiga ini dapat menghasilkan analisis mendalam serta perencanaan yang baik terkait roadmap pembangunan smart city di ranah saiyo sakato ini.

“Semua yang terlibat bimtek ini terutama para kepala OPD agar mengikuti seluruh tahapan dan memberikan ide-ide kreatifnya yang dijadikan dasar penyusunan masterplan smart city,” ujar peraih Inovatif Government Award (IGA) tahun 2018 ini.

Kemudian, Ali Mukhni menambahkan, Pariaman sebagai Kabupaten Terinovatif ke-2 di Indonesia, tentu akan menjadikan program Gerakan Menuju 100 Smart City ini sebagai jalan dan landasan dalam melaksanakan inovasi-inovasi tuntuk mewujudkan Padang Pariaman unggul, cerdas dan sejahtera.

“Kita juga menyadari, untuk mewujudkan Kabupaten cerdas tidak bisa lepas dari teknologi informatika dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pelayanan publik dan pembangunan sebagaimana yang dikenal dengan e-government,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Ali Mukhni pembangunan Smart City tidak sekedar mengedepankan efesiensi birokrasi dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tapi juga bagaimana membangun masyarakat dengan menjadikan infrastruktur dan sarana TIK sebagai faktor pendukung atau enabler,” tukuk Bupati 2 periode ini mengakhiri sambutannya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Zahirman. S.Sos. MM. yang merupakan Ketua Tim Pelaksana Smart City Padang Pariaman, dalam laporannya mengungkapkan, bimtek tahap III ini akan focus pada pembahasan rencana masterplan dan menyusun quickwin berupa inovasi dan terobosan baru melalui ide dan gagasan dari seluruh OPD.

“Ada enam dimensi yang melandasi penyusunan masterplan Padang Pariaman menuju Smart City, yaitu Smart Government, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society dan Smart Environment,” katanya.

Nantinya, masterplan tersebut akan menjadi acuan menciptakan integrasi, sinkronisasi dan sinergi antara perencanaan pengembangan smart city di tingkat pusat dan daerah, ujarnya.

“Titik akhir dari bimtek ini adalah masterplan smart city Kabupaten Padang Pariaman yang akan dipaparkan dalam Rakor Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia yang dilaksanakan oleh Kementerian Kominfo pada bulan Desember,” jelas mantan Kabag Humas ini.

Sebagai pembimbing dan instruktur dalam Bimtek ini adalah Hari Kusdaryanto (Chief Strategic Officer Citiasia) dan DR. Hasyim Gautama, M.Sc (Kasubdit Layanan Aplikasi Informatika Kemenkominfo). (aji/rel)

Editor/Sumber: Siel Saputra

Tag: padang-pariaman,sumatra-barat

Turunkan Angka Kebakaran, Satuan Pol PP dan Damkar Pessel Lakukan Ini

Turunkan Angka Kebakaran, Satuan Pol PP dan Damkar Pessel Lakukan Ini

PARIWARA SATPOL PP DAN DAMKAR PESISIR SELATAN — Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir…

Hindari Potensi Penyakit Kanker Serviks dengan 6 Cara Ini

Hindari Potensi Penyakit Kanker Serviks dengan 6 Cara Ini

KESEHATAN – Ada sejumlah penyakit yang hanya menjangkit perempuan. Yang sering kita dengar adalah kanker serviks yang…

Mulai Dibangun, Dua Pasar di Mentawai ini Akan Hidup Kembali

Mulai Dibangun, Dua Pasar di Mentawai ini Akan Hidup Kembali

MENTAWAI – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian Perdagangan Kabupaten Kepulauan, lakukan Revitalisasi…

Audisi Bulutangkis PB Djarum Dituding Mengeksploitasi Anak, Begini Respon Kak Seto

Audisi Bulutangkis PB Djarum Dituding Mengeksploitasi Anak, Begini Respon Kak Seto

NASIONAL – PB Djarum mengumumkan bahwa lembaganya akan mengehentikan audisi beasiswa bulutangkis pada tahun 2020 karena…

Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, Pemko Pariaman Gelar Tabligh Akbar

Meriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H, Pemko Pariaman Gelar Tabligh Akbar

PARIAMAN – Pemko Pariaman adakan Tabligh Akbar sambut tahun baru 1 Muharram 1441 H, yang dilaksanakan di pentas seni…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer