Connect with us

Politik

Terjadi Lagi Di Tanah Datar Seorang Pria Akhiri Hidup Dengan Gantung diri – siarminang.net

Terjadi Lagi Di Tanah Datar Seorang Pria Akhiri Hidup Dengan Gantung diri – Beritasumbar.com

Tanah Datar,siarminang.net – Berselang beberapa jam dari penemuan jasad di Nagari Pangian,kembali lagi ditemukan mayat dengan mengakhiri hidup gantung diri di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo, Minggu 22/11/2020.

IPTU Surya Wahyudi .SH Kapolsek Lintau Buo menyampaikan,benar telah di temukan dugaan korban mati gantung diri malam tadi di Jorong Gunung Seribu Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo.

“Kejadian pertama kali diketahui saat saksi Gilang dan Yolan pulang ke rumah yang terletak di dalam komplek kandang ayam Buras,mendapati ada seseorang dalam keadaan tergantung, “kemudian mereka memberitahukan kejadian tersebut kepada satpam kandang atas nama Yasri.

“Selanjutnya Yasri memanggil seluruh anak kandang dan melihat bersama-sama ke lokasi tersebut,”benar saja ditemukan seorang pria yang dikenalnya berinisial RT (25) tahun tergantung dengan seutas tali di dekat kandang ayam.

Mendengar kejadian tersebut,”kita dari pihak kepolisian sektor Lintau Buo bersama pihak puskesmas melakukan evakuasi terhadap korban di TKP. “setelah dilakukan pemeriksaan mayat oleh tenaga medis Puskesmas,selanjutnya korban dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarga yang bertempat di Jorong Gunung Seribu Nagari Tigo Jangko guna disemayamkan.(Haries)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Payakumbuh

Disparpora Kota Payakumbuh Berduka, Azhari Meninggal Dunia Saat Bersepeda – siarminang.net

Disparpora Kota Payakumbuh Berduka, Azhari Meninggal Dunia Saat Bersepeda – Beritasumbar.com

Payakumbuh, siarminang.net,-Tak ada yang menyangka, jika Jumat (4/12), hari terakhir bagi Azhari masuk kantor di Disparpora Kota Payakumbuh. Ayah tiga anak ini, bagi keluarganya, sangat terlalu cepat dipanggil Allah SWT. Dalam usia 49 tahun, almarhum meninggal dunia setelah sempat mengeluh lelah saat bersepeda (gowes) berdua dengan kepala bidang di kantornya, sekitar pukul 09.45 WIB.

Dari rumahnya, di Komplek Perumahan Bonai Indah, Kelurahan Koto Tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat, Ari, begitu ia dipanggil, bertolak dengan sepeda sportnya, tepat pukul 07.00 WIB. Dilepas isteri tercinta Merry S dan dua puteranya. Menempuh jarak lebih kurang 3,5 Km.

Setiba di kantor, selepas mengambil absen, Ari mengayuh sepedanya ke kolam renang, di komplek Disparpora. Setiba di kolam renang, Ari tampak sangat ceria dan masih sempat bercanda dengan rekan-rekan sekerjanya.

“Ia tampak ceria sekali dan bercanda dengan kami, sambil ketawa lebar. Padahal, Uda Ari, orangnya tidak terlalu pagarah,” sebut Mel, salah seorang staf THL di Disparpora, kepada awak media ini di rumah duka.

“Adiak- adiak ambo bersepeda dulu ke Taman Wisata Ngalau Indah. Pak kabid sudah tiba,” kata Ari sambil berlalu dari kolam renang. Bersama Riswandi, Kabid Kebudayaan di Disparpora, Ari mengayuh sepedanya ke puncak ngalau.

Mengayuh sepeda ke puncak Ngalau, butuh energi dan kekuatan ekstra. Karena dari gerbang Ngalau Indah, sudah nenunggu tanjakan dengan kemiringan 25 sampai 30 derajat. Selepas tanjakan, Ari kelelahan mendorong sepedanya dan langsung merebahkan badannya di badan jalan. Padahal, tanjakan tersebut sudah pernah ditaklukan Ari sebelum-sebelumnya.

Cerita Riswandi, ia sudah mencoba memberikan pertolongan dengan memompa dada almarhum. Untuk selanjutnya Riswandi menghubungi rekan sekerjanya di Disparpora, untuk meminta bantuan. Dan akhirnya almarhum dilarikan ke Puskesmas Payolansek, diantar kendaraan pengunjung yang saat itu datang ke Ngalau. Menurut informasi, dalam perjalanan Ari sudah tiada. Diduga, almarhum kemungkinan mendapat serangan jantung.

Mendengar berita duka itu, ratusan ASN, dari berbagai perangkat daerah, kaum kerabat dan sanak saudara, berdatangan ke rumah duka di Bonai Indah. Untuk menyanpaikan ucapan berlangsungkawa.

Tampak datang melayat Wakil Walikota Erwin Yunaz, Sekdako Payakumbuh H. Rida Ananda, Asisten II Setdako, Elzadaswarman, Ketua Korpri H. Amriul, sejumlah pimpinan perangkat daerah, keluarga besar Disparpora, Ketua IKPS Azfrizal serta mantan kadisparpora seperti Muliadi Muis, Yoherman, Syahnadel Khairi dan Elfriza Zaharman.

Wakil Walikota Erwin Yunaz atas nama pemko menyampaikan rasa dukanya yang dalam atas kepergian Ari. Almarhum ini, cukup baik dan merupakan staf yang tak banyak menuntut. Malahan, ketika disodorkan jabatan, ia lebih memilih sebagai staf pelaksana. ” Kita kehilangan staf yang terbaik,” ucap wawako.

Di tengah masyarakat, seperti disampaikan Ketua IKPS Payakumbuh dan Limapuluh Kota Azfrizal, almarhum sosok yang pandai bergaul. Ramah dan dermawan.

Sepanjang karirnya sebagai ASN, almarhum pernah bekerja di Bidang Pasar dan terakhir sudah 17 tahun di Disparpora, saat instansi ini masih berstatus Kantor Parpora. Dengan pangkat terakhir III/b.

“Mari kita doakan, agar seluruh ibadah almarhum diterima Allah SWT dan arwahnya ditempatkan sebaik-baiknya di sisi Allah SWT. Dan diampuni segala dosa-dosanya,” ucap wawako dan ketua IKPS. Almarhum meninggalkan seorang isteri, dan dua anak lelaki. Sedangkan anak tertuanya, Agung sudah dipanggil Allah SWT, setahun lalu.

Di penghujung acara melayat dirumah duka, Wawako Erwin Yunaz didampingi Sekdako Rida Ananda dan Ketua Korpri Amriul Dt. Karayiang memberikan uang duka kepada keluarga almarhum yang diterima isteri tercinta, Merry.(humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Lomba Cipta Puisi Payakumbuh Poetry Festival 2020 – siarminang.net

Lomba Cipta Puisi Payakumbuh Poetry Festival 2020 – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net,—Komunitas Tanah Rawa yang merupakan tempat berhimpun penulis dan pegiat sastra di Payakumbuh mengadakan Lomba Cipta Puisi Payakumbuh Poetry Festival (PPF) 2020. Lomba skala nasional ini berlaku untuk umum.

Ketua Panitia Lomba Cipta Puisi PPF 2020, Ilham Yusardi menjelaskan, lomba yang baru pertama digelar ini bertema “Tentang Payakumbuh”

“Tema umumnya Tentang Payakumbuh. Penulis puisi dapat menulis tentang sejarah, seni budaya, wisata, kuliner, atau lainnya, sepanjang mengungapkan sesuatu hal tentang Payakumbuh. Tentu karya yang diterima tidak memuat yang bersifat Sara,” ujar Ilham.

Dijelaskannya, peserta hanya boleh mengirimkan 1 judul puisi. Puisi yang dikirim belum pernah dipublikasikan dan tidak sedang diikutsertakan pada perlombaan lain. Format penulisan puisi font Times New Roman 12, spasi 1,5. Nama penulis tidak ditulis pada karya. Biodata ringkas (nama, alamat, dan nomor kontak) penulis dibuat pada lembar terpisah.

“Hadiah untuk juara satu sebesar Rp. 3 juta, juara dua Rp. 2 Juta, dan, juara tiga Rp. 1 juta. Kami juga bermaksud puisi-puisi terbaik yang masuk akan dibukukan,” urai Ilham.

Karya di kirim dalam format PDF, disertai foto identitas diri (KTP/Kartu Pelajar) ke email: [email protected]. Batas waktu pengiriman karya tanggal 22 Desember 2020.Pengumuman pemenang tanggal 30 Desember 2020. Dewan juri kegiatan ini terdiri dari sastraswan nasional asal Sumatera Barat.

“Lomba cipta puisi ini adalah bentuk kecintaan anggota Komunitas Tanah Rawa ke pada Kota Payakumbuh yang pada bulan Desember ini merayakan Hari Jadi ke-50,” tukuk Ilham lagi.

Ilham menyebutkan dalam Komunitas Sastra Tanah Rawa, berhimpun sejumlah penulis dan pegiat sastra seperti, Iyut Fitra, Adri Sandra, Irman Syah, Oldie Putra, Feni Efendi, Yudilfan Habib, Okta Piliang, Ijot Goblin, Putra Blinken, Dallu Awartha , Dellorie Ahada, Okto Muharman, Laura Tifani, Thendra BP, Syukra Kaka, Ubai Dillah Al Anshori, Harnina dan banyak lagi.

“Mereka inilah yang menggagas kegiatan ini. Dengan cara ini kami ingin semua orang menuliskan segala pengalaman atau ingatannya tentang daerah ini. Tentunya melalui puisi.” Kata Ilham Yusardi.(rel)



Sumber

Baca Selengkapnya

indonesia records

Indonesia Records Rilis Kolaborasi Revemayuzumi, Santy, Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati di Project N I WANT U – siarminang.net

Indonesia Records Rilis Kolaborasi Revemayuzumi, Santy, Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati di Project N I WANT U – Beritasumbar.com

JAKARTA (siarminang.net) – Untuk eksplorasi lebih dalam dengan penerapan konsep musik kekinian, kolaborasi Revemayuzumi, Santy, Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati yang dibentuk oleh Indonesia Records merilis ulang lagu N I Want U yang pernah dipopularkan Santy. Lagu N I Want U versi terbaru tersebut dirilis pada Selasa 1 Desember 2020 di kanal YouTube Napak Boemi Indonesia.

N I WANT U digarap secara fresh oleh Revemayuzumi dan dikemas secara visual oleh Arthur Gibrananto dengan melibatkan Aurel Larasati dari Namarina Dance Academy, Penari balet profesional. Menariknya, lagu tersebut tetap dibawakan oleh penyanyi aslinya, Santy.

Santy tinggal di Jakarta, saat kami wawancarai pada Jumat (4/12/2020) ia mengatakan, “Lagu N I Want U adalah satu lagu di album saya yang dirilis pada tahun 2004 lalu. Kolaborasi saya dengan Revemayuzumi. Arthur Gibrananto, dan Aurel Larasati membawakan versi terbarunya ini agar juga mengena dengan selera musik saat ini. Lagu ini tentang kegalauan seseorang pada jalinan cintanya, mau lanjut atau tidak.”

Pada kesempatan yang sama, Revemayuzumi yang mengaransemen musik N I Want U versi terbaru mengatakan, “Biar kekinian, saya ambil genre yang lagi naik, kayak RnB, Rap, karena banyak diputar di radio saat sekarang ini. Style-nya cocok sama melodi, lebih cheer, akordnya juga diharmoni. Lagu ini secara lirik, kena, dan punya potensi. Semoga lagu ini bakal terangkat.”

Santy juga mengatakan, “Boleh dibilang, pada versi terbaru N I Want U ini timbre suara saya berbeda dengan aransemennya, tapi tetap disesuaikan dengan nada dasar yang sama. Cara saya menyanyikannya lebih ringan.”

Santy merasa bangga karena lagunya dirilis ulang dan diaransemen oleh Revemayuzumi anak kandungnya sendiri, dan melanjutkan bakat seni yang dimilikinya. Lagu N I Want U sudah didengar oleh Revemayuzumi sejak masih bersekolah di Taman Kanak-Kanak.

Sementara itu, Arthur Gibrananto mengatakan, konsep videoklip N I Want U diangkat dari lagunya yang moody, dengan background hotel dengan kaca luas. Akan dilanjutkan dengan penggarapan short movie karena ingin lebih mengekspresikan pesan lagunya. Arthur Gibrananto memiliki bekal pendidikan di Film Studies dan TV Production.

“Lewat projek ini saya sebenarnya ingin berkarya, menunjukkan passion, dan untuk menambah ilmu. Karena itu saya harus banyak berkarya, harus bikin sesuatu, dan harus seekspresif mungkin,” kata Arthur Gibrananto.

Aurel Larasati, Visual pada videoklip N I Want U mengatakan, “Saya sangat berterimakasih, karena aku ada di videoklip N I Want U. Aku sebagai penari diminta Arthur untuk menginterpretasikan lagu jadi sebuah tarian. Untuk dapat menjadikannya tarian, aku perlu mendengarkan terus lagunya, untuk mendapatkan mood-nya. Tantangan pada saat syuting yang dilakukan dalam sehari, benar-benar harus mengumpulin dua mood yang berbeda. Bisa dilihat di videoklipnya, ada mood berangan-angan, dengan seperti menari di atas awan, dan ada satu orang yang hanya bisa mendengarkan lagunya. Tarian untuk videoklip ini susah-susah gampang, karena dari lagunya seakan ikut ada di dalamnya. Apalagi aransemen musiknya yang baru, membuat senang juga. Walaupun dikatakan galau, tapi sebenarnya kalau didengarin, itu bisa bermacam-macam emosi yang dikeluarin.”

Seperti dikatakan oleh Aurel Larasati, tarian itu tidak mengeluarkan kata-kata, ekspresinya dikeluarkan lewat gerakan. Untuk melahirkan gerakan lagu N I Want U, Aurel Larasati berusaha menyesuaikan dengan yang digambarkan oleh lagu tersebut. Karena sudah terlatih sejak kecil dalam menari ballet dan kontemporer, memudahkan Aurel Larasati untuk melakukannya.

“Ternyata menari untuk videoklip sangat jauh berbeda dengan menari di atas panggung. Soalnya kalau di pentas, menari cukup sekali, tapi kalau untuk videoklip kadang harus diulang-ulang,” kata Aurel Larasati.

Lebih lanjut Santy mengatakan, “Semoga lagu N I Want U versi terbaru lebih dapat diterima oleh masyarakat. Harpan saya, semoga dengan adanya projek ini bisa lebih mengenalkan talenta-talenta muda dengan passion mereka masing-masing untuk kemajuan dunia musik, tari, dan film di Indonesia. Semoga eksistensi mereka jadi inspirasi bagi banyak orang.”

Videoklip N I Want U dari Revemayuzumi feat Santy:

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer