Connect with us

News

Tidak Terima Tanahnya Masuk Tanah Konsolidasi, Warga Ampang Kualo Geruduk BPN

Tidak Terima Tanahnya Masuk Tanah Konsolidasi, Warga Ampang Kualo Geruduk BPN


Senin, 02 Desember 2019 – 17:03:22 WIB – 34

Pembacaan hasil keputusan antara warga griya Ampang Kualo dengan BPN Kota Solok dan pemko. Serta suasana demo didepan BPN Kota Solok

SOLOK — Tidak terima tanahnya masuk tanah konsolidasi, ratusan warga perumahan Griya Ampang Kualo Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok geruduk kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Solok, Senin (02/11/2019).

Masuknya tanah warga perumahan Griya Ampang Kualo ini diketahui setelah sertifikat tanah tersebut dicoba diagunkan kepihak Bank. Setelah diagunkan ke Bank ternyata sertifikat tersebut ditolak oleh Bank karena tanah tersebut masuk tanah konsolidasi. Sedangkan tanah konsolidasi yang luasnya sekitar 240 Ha tersebut secara hukum sedang bermasalah.

Zulfebri, koordinator aksi, meminta pertanggungjawaban BPN Kota Solok terhadap sertifikat yang dimiliki warga Griya Ampang Kualo, yang tanahnya masuk tanah konsolidasi.

“Kenapa sertifikat tanah bisa terbit sementara tanah tersebut masuk tanah konsolidasi yang saat ini sedang bermasalah. BPN Kota Solok harus bertanggungjawab dan menjelaskan persoalan ini,” kata Febri. “Bahkan ketika membeli via BTN tidak ada persoalan tapi ketika diagunkan pihak Bank menolaknya,” ujarnya.

Zulfadli, SH, MM, tetua di Griya Ampang Kualo menekankan pentingnya keseriusan BPN dalam menyelesaikan persoalan sertifikat tanah tersebut. Hak warga sebagai pemilik tanah harus ditegaskan secara hukum. Harus ada legal opinion dari aparat penegak hukum. Sertifikat merupakan produk UU dan hukum, artinya ketika sertifikat sudah diterbitkan seharusnya bisa dimanfaatkan oleh pemiliknya. Tapi kenyataannya, walau sudah memiliki sertifikat tetap tidak bisa digunakan oleh yang punya hak.

“Kami beri tenggat tiga minggu pada BPN untuk menuntaskan persoalan tanah dan sertifikatnya. Dalam tiga minggu sudah keluar legal opinion terkait tanah tersebut. Jika dalam tiga minggu tidak ada kejelasannya kami akan kembali mendatangi BPN dengan massa yang lebih banyak lagi,” ucapnya.

Sementara, Ir. Yerry, Kepala BPN Kota Solok ditemui MinangkabauNews.com, berjanji akan memberikan jawaban dalam tiga minggu. Tapi sebelumnya BPN Kota Solok akan koordinasi dulu dengan Kanwil BPN Sumbar.

Ketika ditanyakan kenapa sertifikat bisa terbit padahal tanah tersebut masuk tanah konsolidasi, Yerry enggan menjawab dan berdalih terbitnya sertifikat tersebut pada masa Kepala BPN lama.

“Sertifikat tersebut terbit sebelum saya disini. Walau begitu tetap akan kami selesaikan dengan baik,” katanya.

Yerry juga mengakui sudah menerima surat dari Walikota Solok terkait tanah perumahan Griya Ampang Kualo dan akan koordinasi dulu dengan Pemko Solok sebelum legal opinion dikeluarkan.

Nova Elfino, Assiten I Pemko Solok mengakui sebelumnya pemko sudah menyurati BPN Kota Solok. Bahkan dua kali terkait persoalan tanah Griya Ampang Kualo. Bahkan KAN juga sudah mengirimkan surat ke BPN Kota Solok. Tapi surat tersebut tidak diindahkan BPN Kota Solok.

Dalam surat Wako Solok tersebut dengan tegas dijelaskan “Sertifikat yang terbit sebelum persoalan tanah konsolidasi ini muncul, secara hukum sah dan bisa digunakan atau dimafaatkan oleh pemiliknya”.

“Persoalannya, BPN Kota Solok terlalu sempit mengartikan isi surat Wako Solok. Sehingga enggan dan gamang mengambil keputusan terkait tanah perumahan Griya Ampang Kualo ini,” ujar Nova.

Berikut hasil kesepakatan warga Griya Ampang Kualo dengan BPN dan Pemko Solok. Pertama, perumahan Griya Ampang Kualo bukan termasuk dalam area konsolidasi sehingga masyarakat dapat melakukan perbuatan hukum diatas tanah masyarakat tersebut. Kedua, kantor BPN Kota Solok harus meminta maaf pada Walikota dan Ketua KAN terkait tidak mengindahkan surat dari Walikota dan KAN. Ketiga, Jika poin (1) satu dan (2) dua tidak dipenuhi maka masyarakat Griya Ampang Kualo akan menambah massa untuk melaksanakan demo selanjutnya.

Kesimpulannya, Satu, saran assisten/pemkot Solok. Kantor BPN Kota Solok meminta legal opinion ke aparat penegak hukum. Dua, pihak pemko Solok dan BPN Kota Solok akan menyelesaikan permasalahan ini secepatnya melalui tim penyelesaian konsolidasi. Tiga, kantor BPN Kota Solok meminta waktu dalam kurun waktu (3) tiga minggu untuk konsultasi ke Kanwil BPN Sumbar. Empat, paling lambat dalan jangka waktu tersebut habis, maka pelayanan pertanahan terkait tanah di perumahan Griya Ampang Kualo dapat dilaksanakan perbuatan hukumnya.(Fikar)

Editor/Sumber: Rio Irawan

Tag: kota-solok,metro,solok,sumatra-barat

Mahyeldi Hadiri Reuni Akbar 212 di Jakarta Disambut Hangat Ulama

Mahyeldi Hadiri Reuni Akbar 212 di Jakarta Disambut Hangat Ulama

JAKARTA — Mahyeldi menghadiri acara reuni 212 di Monas, Jakarta, Senin, (2/11/2019). Ia sempat memberi sambutan dan…

Polres Pasaman Amankan 72 Paket Ganja Kering

Polres Pasaman Amankan 72 Paket Ganja Kering

PASAMAN – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat berhasil mengamankan 72 paket besar ganja…

Asyik Berjudi, Sembilan Warga Salayo Diciduk Polisi

Asyik Berjudi, Sembilan Warga Salayo Diciduk Polisi

SOLOK — Asyik bermain judi jenis remi dan koa, sembilan warga Jorong Padang Kunyik Nagari Salayo, Kecamatan Kubung…

Tingkatkan SDM Kader, PD Muhammadiyah Pasbar Gelar Baitul Arqam Dasar

Tingkatkan SDM Kader, PD Muhammadiyah Pasbar Gelar Baitul Arqam Dasar

PASAMAN BARAT — Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Pasaman Barat menggelar Pengkaderan Baitul Arqom Dasar (BAD)…

Dinpar Sumbar Terus Dorong Pengembangan Perilaku Sadar Wisata bagi Pengelola Obyek Wisata

Dinpar Sumbar Terus Dorong Pengembangan Perilaku Sadar Wisata bagi Pengelola Obyek Wisata

PADANG — Dinas Pariwisata (Dinpar) Sumatera Barat (Sumbar) kembali menggelar Bimbingan Tekhnis (Bimtek) peningkatan…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Mari Kita Boikot Produk Prancis! – Fadli Zon

Fadli Zon Kritik Presiden Emmanuel Macron: Mari Kita Boikot Produk Prancis!


Pernyataan Presiden Menteri Prancis Emmanuel Macron menuai banyak kritikan dari awak media hingga warga Muslim di seluruh dunia.

Dilansir dari The Guardian, Macron menyatakan bahwa Prancis tidak akan menurunkan publikasi karikatur Nabi Muhammad atas nama kebebasan berekspresi.

Gayung pun bersambut. Macron dikecam melalui protes-protes internasional, serangan siber dilancarkan ke situs-situs Prancis, dan sejumlah tokoh tak tinggal diam.

Salah satunya yaitu politikus Partai Gerindra Fadli Zon yang mengkritik Macron melalui akun Twitter-nya dengan seruan untuk memboikot produk

“Pernyataan Presiden Prancis Macron telah melukai banyak umat Islam di seluruh dunia. Ini contoh pemimpin negara yang Islamophobia diskriminatif dan rasis. Mari kita boikot produk-produk Prancis!”

Pernyataan Macron tersebut merupakan buntut dari kasus pembunuhan Samuel Paty, guru SMA di Perancis, sekitar 12 hari yang lalu.

Samuel yang mengajar pelajaran sejarah dan geografi diserang remaja berusia 18 tahun pada Jumat 16 Oktober 2020.

Remaja tersebut tewas ditembak polisi tak lama kemudian.

Di depan para muridnya, Samuel memamerkan karikatur dari majalah satir Charlie Hebdo dalam diskusi tentang kebebasan berpendapat.

Sebelum menunjukkan karikatur tersebut, Samuel dikabarkan mempersilakan murid-muridnya yang beragama Islam untuk meninggalkan kelas jika mereka ingin.

Korban sedang berjalan dari sekolah menuju rumahnya saat penyerangan terjadi.

“Dia menderita banyak luka di kepala…dan kepalanya telah dipenggal,” ujar Jean-François Ricard, jaksa anti-terorisme Prancis, sebagaimana dikutip PORTAL JEMBER dari The Guardian.

Pernyataan Macron juga mendapat peringatan dari Iran yang mengatakan bahwa responsnya terhadap pembunuhan tersebut “tidak bijak”.

Dilaporkan televisi negara Prancis bahwa Kementerian Luar Negeri Iran telah menuduh Prancis sebagai promotor kebencian terhadap Islam yang bersembunyi di balik kebebasan berekspresi.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Prancis Gérard Darmanin mengatakan bahwa lawan mereka adalah ideologi, bukan agama.

Darmanin menambahkan bahwa mayoritas umat Islam di Prancis sudah menyadari bahwa mereka yang paling dipengaruhi gelombang ideologi dari Islam radikal.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Optimalkan Peran Pemuda di Tengah Pandemi – Fadli Zon

Hari Sumpah Pemuda, Fadli Zon: Optimalkan Peran Pemuda di Tengah Pandemi


Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon, mengajak generasi muda untuk tetap menjunjung tinggi nilai persatuan di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-92 pada hari ini, Rabu (28/10/2020)

“Selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-92. Mari menjadi generasi muda yang menjunjung tinggi semangat untuk bersatu dan bangkit,” Cuit Fadli melalui akun twitter pribadinya pada Rabu (28/10/2020).

Dalam cuitan itu, dia meminta agar peran generasi muda semakin dioptimalkan di tengah pandemi Covid-19.

Tingkatkan semangat juang serta optimalkan peran pemuda di masa pandemi saat ini,” tulisnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan peran seluruh anak muda saat ini sangat diperlukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berdampak luas pada aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, sosial hingga ekonomi.

“Di tengah suasana sulit yang menimpa bangsa kita saat ini akibat pandemi Covid-19, peran aktif kaum muda dalam upaya memutus rantai penularan virus dan menanggulangi dampak pandemi yang multidimensi sangat diperlukan,” kata Ma’ruf Amin dalam keterangan video ucapan Hari Sumpah Pemuda 2020 dari Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Ma’ruf mengimbau kepada seluruh generasi muda untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus membangkitkan inovasi dalam mencapai cita-cita Indonesia sebagai negara maju.

“Mari jadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini sebagai momentum bersatu dan bangkitnya pemuda Indonesia untuk terus berinovasi, bergerak dan bergotong royong mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” tukasnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Di Hari Sumpah Pemuda, Fadli Zon Terima 9 Kategori Rekor MURI – Fadli Zon

Di Hari Sumpah Pemuda, Fadli Zon Terima 9 Kategori Rekor MURI


 Rabu, 28 Oktober 2020, Fadli Zon menerima 9 Anugerah dari Museum Rekor Dunia – Indonesia Rekor MURI untuk kategori kolektor dan inisiator. Sembilan Kategori MURI tersebut diantaranya: 1) Kolektor Color Proof Prangko Seri 25 Tahun Queen Wilhelmina Terlengkap; 2) Kolektor Prangko Label/Stiker Terpanjang; 3) Kolektor Cap Sampul Hari Pertama Terbanyak; 4) Kolektor Wayang Nusantara Terlengkap dan Terbanyak; 5) Insan Indonesia Pertama yang menjabat Ketua Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC); 6) Pemrakarsa Konferensi Indonesia-Pacific Parlaimentary Partnership (IPPP) yang melibatkan 16 negara pasifik; 7) Pemrakarsa Open Parliament; 8) Pemrakarsa Perlombaan Panjat Bambu Betung di DPR RI selama  5 tahun berturut-turut dimulai tahun 2015-2019; 9) Pemrakarsa Pameran Seni Rupa “Kepada Republik” di DPR RI selama 5 tahun berturut-turut.

Penghargaan MURI untuk kategori kolektor diantaranya; (1) Kolektor Color Proof Prangko Seri 25 Tahun Queen Wilhelmina Terlengkap sebanyak 58 Buah, 2) Kolektor Prangko Label/Stiker Terpanjang = 92 Meter atau sebanyak 1389 Keping Prangko yang bersambung; 3) Kolektor Cap Sampul Hari Pertama Terbanyak dari Bahan Karet Terbanyak = 400 buah periode tahun 1980 – 2000an; 4) Kolektor Wayang Nusantara Terlengkap dan Terbanyak (total lebih dari 6700 buah). 

Sejak Agustus 2017 silam Fadli Zon terpilih sebagai Ketua Umum Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI). PFI sendiri selain menjadi ajang perkumpulan para kolektor, PFI juga selalu berusaha menjadi agen atau promotor yang mempromosikan kegiatan filateli kepada kalangan pelajar. Kita ingin turut membentuk karakter bangsa melalui kegiatan yang bisa mendorong orang pada kegiatan literasi

Sudah sejak lama Fadli Zon mengoleksi prangko. Rekor MURI terakhir untuk kategori kolektor prangko di tahun 2018 mendapat 4 Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) diantaranya: 1) Kolektor Kartu Pos Bergambar Periode Hindia Belanda Terlengkap dan Terbanyak; Kolektor Sampul Hari Pertama (SHP) Prangko Indonesia Terbanyak; Kolektor Lukisan Prangko Indonesia (Artist Drawing) Terbanyak; Kolektor Cetak Percobaan (Proof) Prangko Indonesia Terpanjang. Selain kolektor prangko, Fadli Zon juga memiliki beragam koleksi wayang di antaranya wayang tengul, klitik, suket, dan wayang kulit purwa. Koleksi ini sebagai upaya melestarikan wayang sebagai salah satu budaya bangsa yang sudah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda tahun 2020, selain menerima empat rekor MURI sebagai kolektor, Fadli Zon juga menerima lima Rekor Dunia-Indonesia untuk kategori Inisiator sebagai berikut: 1) Insan Indonesia Pertama yang menjabat Ketua Global Organization of Parliamentarians Against Corruption (GOPAC). Fadli Zon telah dua periode memimpin Organisasi Parlemen Dunia Anti Korupsi tersebut, yakni tahun 2015 – 2017 dan Periode Tahun 2017-2019. GOPAC adalah organisasi anggota parlemen dunia berbasis di Kanada dengan fokus utama pada pemberantasan korupsi. GOPAC hingga saat ini memiliki 50 cabang di lima benua. GOPAC Indonesia merupakan salah satu bagian dari GOPAC di level internasional;

2) Pemrakarsa Konferensi Indonesia-Pacific Parlaimentary Partnership (IPPP) yang melibatkan 16 negara pasifik. Konferensi IPPP dilaksanakan pada tanggal 23-24 Juli 2018 di hotel Grand Hayatt, Jakarta. Konferensi IPPP diikuti oleh 16 negara Anggota Pacific Island Forum (PIF) seperti: Cook Islands, Micronesia, Fiji, Kiribati, Nauru, Nieu, Palau, Papua Nugini, Marshall Islands, Samoa, Solomon Islands, Tonga, Tuvalu, Polynesia dan Kaledonia Baru, dan Vanaatu;

3) Pemrakarsa Open Parliament. Di tahun 2018, Fadli Zon sebagai Wakil Ketua DPR RI berkomitmen untuk mendukung dan menginisasi Open Parliament.  DPR RI bersama Westminster Foundantion for Democracy (WFD) sepakat mendukung semangat dan praktik Keterbukaan Parlemen atau Open Parliament. Pelaksanaan keterbukaan parlemen bertujuan untuk mendorong parlemen semakin terbuka, transparan, akuntabel dan inklusif. Inisiatif Open Parliament adalah kesinambungan dari Open Government Partnership (OGP), dimana Indonesia memegang andil penting sebagai salah satu pendiri OGP. Sedikitnya sembilan parlemen yang telah mendeklarasikan keterbukaan parlemen, yakni Chile, Perancis, Georgia, Ukraina, Kostarika, Kolombia, Guatemala, Paraguay, dan Kosovo;

4) Pemrakarsa Perlombaan Panjat Bambu Betung di DPR RI selama  5 tahun berturut-turut dimulai tahun 2015-2019. Lomba Panjat Bambu Betung merupakan salah satu lomba di Pesta Rakyat di DPR RI dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan.  Lomba Panjat Bambu Betung ini sekaligus upaya mensosialisasikan bambu betung bagi masyarakat yang sangat bermanfaat dan mudah tumbuh tanpa harus menunggu dalam waktu yang lama. Tak hanya itu, melalui lomba ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran setiap peserta dalam kesadaran ramah lingkungan;

5) Pemrakarsa Pameran Seni Rupa “Kepada Republik” di DPR RI selama 5 tahun berturut-turut. Pameran Seni Rupa dengan tema “Kepada Republik” dilaksanakan selama 5 tahun berturut-turut dimulai pada tahun 2015-2019. Pameran ini diselenggarakan di pelataran Gedung DPR RI. Fadli Zon mengatakan parlemen sebagai rumah rakyat perlu menyediakan art space (ruang seni) bagi para seniman sebagai bentuk apresiasi atas hasil karya seni anak bangsa. Apalagi, seni dan politik kerap tak bisa dipisahkan. Menurutnya, menyikapi perbedaan politik dengan wajar dan cerdas merupakan bagian dari ekspresi seni pula.

Penyerahan Rekor MURI tersebut diberikan secara simbolik oleh Panitia MURI dan disaksikan secara virtual oleh Jaya Suprana. Acara penganugerahan digelar secara sederhana di Rumah Kreatif Fadli Zon, Bumi Cimanggis Indah Blok B1 no.9, Depok. Sejumlah koleksi prangko dan wayang turut dipamerkan dalam acara tersebut. Turut hadir beberapa sahabat diantaranya; Neno Warisman, Gita Noviandi, Mahpudi, Refly Harun, Gunawan, Wahyu Dewanto, Sadar Subagyo,  Clara Sinta, Helmy Faishal Zaini, Iis Sugianto.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer