Connect with us

News

Tim Gabungan Polisi dan BNK Kota Bukittinggi Lakukan Tes Urine Pegawai Lapas Kelas IIA Bukittinggi

Tim Gabungan Polisi dan BNK Kota Bukittinggi Lakukan Tes Urine Pegawai Lapas Kelas IIA Bukittinggi


Jumat, 11 Oktober 2019 – 23:34:13 WIB – 51

Tim gabungan dari BNK Bukittinggi dan Polres Bukittinggi saat memeriksa urine (Ist)

BUKITTINGGI — Tim gabungan dari Badan Narkotika Kabupaten/Kota (BNK) Bukittinggi dan Polres Bukittinggi melakukan tes urine di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Bukittinggi yang diikuti sebanyak 76 (tujuh puluh enam) pegawai Bapas dan Lapas kelas IIA Bukittinggi, Jumat (11/10/2019).

Sebelum kegiatan tes urine tim BNK Kota Bukittinggi disambut oleh Ka Lapas kelas IIA Bukittinggi Marten Bc.IP., S.H dan pegawai Lapas di Aula Lapas Bukittinggi sekaligus memberikan penjelasan kepada seluruh pegawai Bapas dan Lapas perihal tujuan dilaksanakannya tes urine, juga memberikan sosialisasi kepada petugas Lapas terkait berbagai jenis obat terlarang. Sehingga diharapkan barang haram itu tak dapat masuk atau beredar kedalam lapas.

Wakapolres Bukittinggi Kompol Sumintak, SH sebagai Kalakhar BNK Bukittinggi dalam keterangannya mengatakan untuk kegiatan tes urine hari ini (Jumat) dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bukittinggi Kompol Partahian Pane, S. Sos yang didampingi oleh Kepala Kesbangpol Kota Bukittinggi Aldiasnur, Kasat Pol PP Kota Bukittinggi Syafnir, Pasi Intel Kodim 0304/Agam Kapten Inf. Darius B serta anggota gabungan Polres Bukittinggi, Denpom I/4-3 Bukittinggi, Kodim 0304/Agam, Sat Pol PP, Kesbangpol dan Tim Kesehatan Kota Bukittinggi.

Selanjutnya dijelaskan Wakapolres Bukittinggi, selain pegawai Bapas dan Lapas, test Urine ini juga diikuti oleh Ka Lapas kelas II A Kota Bukittinggi Marten Bc.IP., S.H yang mana dengan hasil seluruhnya Negatif (tidak ditemukan urine yang mengandung unsur-unsur Narkotika), kata Kompol Sumintak, SH. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rio Irawan

Tag: bukittinggi,sumatra-barat

575 Anggota DPR RI 2019-2024 Resmi Dilantik

575 Anggota DPR RI 2019-2024 Resmi Dilantik

JAKARTA — Sebanyak 575 Anggota DPR RI resmi mengemban tugas sebagai wakil rakyat untuk 5 tahun ke depan.

Pelantikan…

Meriahkan Hut Kabupaten Mentawai ke 20, Dandim 0319 Mentawai Adakan Turnamen Futsal Antar SD

Meriahkan Hut Kabupaten Mentawai ke 20, Dandim 0319 Mentawai Adakan Turnamen Futsal Antar SD

MENTAWAI – Masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang ke – 74, Komandan Kodim (Dandim) 0319 Mentawai Didid…

50 Korban Kerusuhan Wamena Tiba di Ranah Minang

50 Korban Kerusuhan Wamena Tiba di Ranah Minang

PADANG — Sebanyak 50 orang perantau Minangkabau selamat sampai di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pukul 20.50…

Waspada Jangan Minum Obat Ini, BBPOM Tarik Peredaran Ranitidin

Waspada Jangan Minum Obat Ini, BBPOM Tarik Peredaran Ranitidin

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

Sanksi Berat BPJS Menunggu, Ini Kata Anggota DPR RI Saleh Daulay

JAKARTA — BPJS akan mengeluarkan intruksi presiden mulai tanggal 1 Januari 2020 penunggak BPJS tidak bisa menikmati…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer