Connect with us

News

Timsel KPU Sawahlunto Dilaporkan ke KPU RI, Ini Kata KPU Sumbar Izwaryani

Timsel KPU Sawahlunto Dilaporkan ke KPU RI, Ini Kata KPU Sumbar Izwaryani


Kamis, 07 Juni 2018 – 22:52:13 WIB – 170

Ilustrasi

Pilwako Kota Padang 2018

PADANG – Empat komisioner incumbent melaporkan tim seleksi KPU Kota Sawahlunto 2018-2023 ke KPU RI, karena mereka menduga tim seleksi telah bekerja di luar kewenangan dan hasil seleksi dinilai ilegal atau tidak sah.

Empat orang anggota KPU Kota Sawahlunto Periode 2013-2018 menyurati KPU RI melalui KPU Sumbar, untuk permohonan evaluasi dan peninjauan ulang Hasil Seleksi Calon Anggota KPU Kota Sawahlunto Periode 2018-2023 dan meminta KPU RI mengambil alih proses seleksi KPU Kota Sawahlunto.

Surat keberatan tersebut ditandatangani oleh Akhaswita, Indra Yosef Datmy, Desy Fardila dan Zawil Husni tertanggal 4 Juni 2018.

Anggota KPU Sumbar Divisi Hukum KPU Sumbar, Izwaryani kepada minangkabaunews.com mengatakan Pertama, Sah-sah saja melaporkan timsel ke KPU RI asalkan memenuhi syarat formil dan materil, jika laporan ditindak lanjuti

Kedua, tidak benar KPU Sawahlunto secara kelembagaan melakukan upaya administratif, apa yang dilakukan Indra Yosef dan kawan-kawan adalah sikap personal individual peserta seleksi tidak ada hubungannya dengan KPU Kota Sawahlunto.

Tambahnya, keberatan terhadap timsel itu bukanlah kewenangan KPU Sumbar melainkan kewenangan KPU RI.

Menyikapi itu, Timsel KPU Kota Sawahlunto mendatangi KPU Sumbar umtik melakukan koordinasi ke KPU Sumbar.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU Kota Sawahlunto, Prof. Dr. Sri Zul Chairiyah mengakui memang kita menerima laporan keberatan dari 4 orang peserta seleksi KPU Kota Sawahlunto, yang melaporkan timsel ke KPU.

“Yang penting kami sudah melaporkan hasil seleksi ke KPU tugas kami telah selesai, biasa saja ada orang kecewa, ibarat mahasiswa tidak lulus terus kecewa, itu biasa saja kok,” kata Sri Zul melalui Whatapps, Kamis (7/6)

Lanjutnya, Timsel telah bekerja dengan baik dan profesional sesuai dengan aturan perundang-undangan. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: padang,sumatra-barat

Yuk Nobar Film Surau dan Silek di Pustaka Bung Hatta Bukittinggi Sekaligus Nyumbang Palestina

Yuk Nobar Film Surau dan Silek di Pustaka Bung Hatta Bukittinggi Sekaligus Nyumbang Palestina

BUKITTINGGI – Fakultas Pariwisata Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) kampus Kota Bukittinggi mengambil…

Sejarah Islam Indonesia Berasal dari Azerbaijan?

Sejarah Islam Indonesia Berasal dari Azerbaijan?

AZERBAIJAN – Dubes Indonesia untuk Azerbaijan Dr. H. Husnan Bey Fananie, MA yang didampingi oleh Dosen dan peneliti…

Wagub Nasrul Abit Ajak Warga Sumbar Sukseskan TORA

Wagub Nasrul Abit Ajak Warga Sumbar Sukseskan TORA

JAKARTA – Untuk tahun 2019 Tanah Objek Reformasi Agraria (TORA) di Sumatera Barat target penyelesaian seluas 70.785, 75…

Bandung Planning Galery Wisata Edukasi Di Kota Metropolis

Bandung Planning Galery Wisata Edukasi Di Kota Metropolis

BANDUNG – Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pendidikan di Indonesia….

Amankan Lebaran 2018, Polres Tanah Datar dan Tim Gabungan Terjunkan 315 Personil

Amankan Lebaran 2018, Polres Tanah Datar dan Tim Gabungan Terjunkan 315 Personil

TANAH DATAR – Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas.SH menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam apel gelar…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer