Connect with us

News

Usai Pengajian, Gadis Padang Pariaman Ini Tewas Tenggelam di Muara Sungai Batang Piaman

Usai Pengajian, Gadis Muda Ini Tewas Tenggelam di Muara Sungai Batang Piaman


Selasa, 12 Juni 2018 – 22:05:48 WIB – 881

Alenta (12) gadis belia warga warga Korong Pasir Baru, Padang Pariaman tewas tenggelam di Muara Sungai Batang Piaman, Selasa (12/6).

Pilwako Kota Padang 2018

PADANG PARIAMAN – Alenta (12) gadis belia warga Korong Pasir Baru, Dusun I, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, tewas tenggelam di Muara Sungai Batang Piaman, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (12/6/2018).

Kronologi kejadian berawal ketika korban pulang bersama teman sepengajiannya Raisa (11) melewati muara sungai pada pukul 06.30 WIB. Kemudian korban dan temannya ini berniat untuk berenang di muara dekat pantai.

Kejadian berawal ketika korban Alenta pulang dari pengajian sekitar pukul 06.30 Wib dan setelah itu korban dan saksi pergi ke muara pasir berniat untuk berenang di muara pantai.

“Menurut saksi Raisa, korban bermain air di tepi muara lalu secara tiba-tiba tanah di sisi muara amblas dan korban terjatuh ke air,” ujar Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan S.Ik, Selasa (12/6)

Ia mengatakan, saksi dan korban sempat hanyut terbawa arus dan dilihat oleh salah seorang pengunjung pantai, Aras (18).

“Melihat kedua korban tersebut hanyut saksi mencoba untuk menolong keduanya namun yang dapat tertolong oleh saksi hanya Raisa dan malang bagi korban Alenta, ia sudah jauh terbawa arus bawah muara,” tuturnya.

Aras sempat berteriak meminta tolong kepada warga sekitar setelah itu datang lah beberapa warga menolong dan mencari korban.

“Pada akhirnya korban dapat ditemukan setelah 30 menit kemudian atau sekitar pukul 07.30 Wib, setelah ditemukan korban langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Limau,” ulasnya.

Dari hasil pemeriksaan visum etrepidtum pihak Puskesmas dan keterangan dokter Lenny bahwa korban sudah meninggal dunia.

Beberapa saat kemudian pihak keluarga menjemput jenazah untuk dibawa ke rumah duka. (Warman)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: metro,padang-pariaman,peristiwa,sumatra-barat

Amankan Lebaran 2018, Polres Tanah Datar dan Tim Gabungan Terjunkan 315 Personil

Amankan Lebaran 2018, Polres Tanah Datar dan Tim Gabungan Terjunkan 315 Personil

TANAH DATAR – Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas.SH menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam apel gelar…

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

Video Viral, Bule Marah-marah Karena Suara Shalawat Dikira Karaoke

VIDEO – Beberapa hari terakhir viral di media sosial sebuah video warga negara asing (WNA) yang marah-marah akibat…

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Tanah Datar Ini Berusaha Kabur Saat Ditangkap Polisi

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pria Tanah Datar Ini Berusaha Kabur Saat Ditangkap Polisi

TANAH DATAR – Seorang pria berinisial MH (48) warga Jorong Situgar, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara,…

Darurat Urbanisasi, Padang Mendesak Pengembangan Kota Baru

Darurat Urbanisasi, Padang Mendesak Pengembangan Kota Baru

PADANG – Pemko Padang berkomitmen merealisasikan perencanaan pemukiman kota baru, sesuai arahan Rencana Pembangunan…

Darul Siska Ingatkan Kader Muhammadiyah Punya Tanggung Jawab Moral Beri Pencerahan kepada Masyarakat

Darul Siska Ingatkan Kader Muhammadiyah Punya Tanggung Jawab Moral Beri Pencerahan kepada Masyarakat

PADANG – Ratusan warga Muhammadiyah menghadiri Silaturahim dan buka bersama kader Muhammadiyah Drs. H. Darul Siska, di…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer