Connect with us

News

Waspadai Bahaya Narkolema Dikalangan Anak-anak dan Remaja

Waspadai Bahaya Narkolema Dikalangan Anak-anak dan Remaja


Kamis, 28 November 2019 – 22:05:35 WIB – 18

Narasumber Kombespol Ricky Yanuardi,SH.M.Si, Kasubdit Lingkungan Kerja BNN RI dan Hanifah Hasna,M.Krim, Direktur Pratista Indonesia, Lembaga perlindungan anak dan perempuan dari tindak kekerasan

BUKITTINGGI — Emmalia Yuli Israwanti,S.Psi, Psikolog, Kasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan (P2KP) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Kota Bukittinggi dan juga sebagai Wakil sekertaris dan Psikolog pada Pusat Pelayan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Bukittinggi mengatakan, Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Bukittinggi bekerjasama dengan dinas P3APPKB Kota Bukittinggi menggelar Sosialisasi Pencegahan Peredaran narkoba Bagi Peserta Sekolah Keluarga.

Sosialisasi ini mengusung tema “Lindungi orang-orang terdekat anda dari bahaya narkoba” berlangsung di Istana Bung Hatta, Selasa (26/11).

Dihadiri Ny.Yesi Ramlan Nurmatias Ketua TP PKK beserta pengurus, Ny.Hj.Kardijah Ketua GOW, Ny. Muchlisah Yuen Karnova Ketua Darma Wanita dan ratusan peserta dari dua angkatan sekolah keluarga Kota Bukittinggi.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Kombespol Ricky Yanuardi,SH.M.Si, Kasubdit Lingkungan Kerja BNN RI dan Hanifah Hasna,M.Krim, Direktur Pratista Indonesia, Lembaga perlindungan anak dan perempuan dari tindak kekerasan.

Pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Bukittinggi dan juga Ketua Umum P2TP2A, Ny.Yesi Endriani Ramlan Nurmatias mengapresiasi dan mengatakan kegiatan yang diadakan ini sangat bagus dan menunjang dari pada ilmu pengetahuan tentang pola asuh anak di dalam rumah.

Iman dan takwa sejak usia dini sangat ditanamkan pada diri anak, agar sesuatu yang menggoda keimannya dapat langsung dicegah. “Kini banyak pengaruh-pengaruh yang meresahkan orang tua dan juga membuat suram masa depan si anak, seperti narkoba, pergaulan bebas, LGBT, dan kini ada lagi yang dinamakan Narkolema yaitu narkoba lewat mata berupa tontonan melalui internet yang mengarah pada pornografi,” ucap Ny.Yesi Endriani.

Sementara itu Ricky Yanuardi dari BNN RI memaparkan tentang narkotika dan obat-obatan terlarang, kini peredaran tersebut telah merambak yang sangat merusak perkembangan anak-anak generasi muda harapan keluarga dan juga penerus bangsa dan negara.

Berbagai macam jenis narkotika yang merusak masa depan anak-anak, seperti sabu-sabu, ganja, pil ektasi dan jenis lainnya, juga minuman keras.

Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang yang kini beredar dimana-mana, peran orangtua di dalam rumah harus mewaspadai perkembangan anak-anak terhadap pergaulan teman pergaulannya. “Jika menyimpang dari perkembangan sebelumnya, perlu diperhatikan,” ucapnya.

Narasumber lainnya, Hanifah Hasna menjelaskan tentang komunikasi dalam pengasuhan remaja, tidak hanya memfokuskan pada narkoba, kini ada narkolema yaitu narkoba lewat mata, narkolema sekarang ini sudah mengganggu dalam kehidupan anak-anak maupun remaja, yaitu pornografi dari game online. Pada sosialisasi tersebut lebih difokuskan pada pornografi.

Jika anak-anak sudah terpapar oleh narkolema yang bentuk pornografi itu akan merusak otak secara pisik terjadi penyusutan sampai 4,4 persen dan yang terjadi anak ini sudah sulit untuk berkonsentrasi mengganggu aspek kehidupan yang lainnya, seperti prestasinya menurun, yang sangat dikuatirkan nantinya pemikirannya mengarah pada pornografi-pornografi saja.

Narkolema ini yang disoroti tim Yayasan Kita dan Buah Hati, diingatkan kepada masyarakat untuk waspada. Korban dari narkolema sudah banyak, kekerasan terhadap pelecehan seksual itu umumnya diawali dari mereka mempunyai handphone dan ternyata ada tayangan-tayangan pornografi.

“Yang membahayakannya mereka mempraktekkan kepada teman atau adik kelasnya. Yang lebih parahnya ke manusia mereka tidak puas bisa mengarah ke binatang,” ucap Hanifah Hasna. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Rio Irawan

Tag: bukittinggi,sumatra-barat

Bupati Bersama Ribuan Guru Peringati HGN Di Sport Center Dharmasraya

Bupati Bersama Ribuan Guru Peringati HGN Di Sport Center Dharmasraya

DHARMASRAYA — Sejak pukul 07.30 WIB kesibukan di gelanggang olahraga Koto Padang, Kabupaten Dharmasraya sudah mulai…

Peringati HAN 2019, Bupati Berharap Pasbar Menjadi Kabupaten Layak Anak Kategori Madya di Tahun 2020

Peringati HAN 2019, Bupati Berharap Pasbar Menjadi Kabupaten Layak Anak Kategori Madya di Tahun 2020

PASAMAN BARAT – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) diartikan sebagai titik awal bagi bangsa dalam mempersiapkan…

Diklat CPNS Golongan III Pemprov Sumbar Telah Usai, Guru SMKN 1 Sutera Pessel Jadi Yang Terbaik

Diklat CPNS Golongan III Pemprov Sumbar Telah Usai, Guru SMKN 1 Sutera Pessel Jadi Yang Terbaik

PESISIR SELATAN — Pendidikan dan Latihan (Diklat) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III angkatan XVI dan XVII…

Berikut Upaya yang Harus Dilakukan Dalam Mengatasi Kesenjangan Sosial di Indonesia

Berikut Upaya yang Harus Dilakukan Dalam Mengatasi Kesenjangan Sosial di Indonesia

Oleh Faisal Wijaya, Mayang Oktaviani Malik Putri, Andini Alma Dita, Mey Sundari dan Fatkur Muhlis

Indonesia adalah…

Gelar Bhakti Sosial, Kapolda Sumbar Kunjungi Mentawai

Gelar Bhakti Sosial, Kapolda Sumbar Kunjungi Mentawai

MENTAWAI — Tepat hari Rabu besok, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar Irjen Polisi Drs. Fakhrizal SH, M Hum,…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi – Fadli Zon

Apresiasi Kinerja KPK, Fadli Zon: Semoga Bisa Juga Temukan Harun Masiku yang Hilang Seperti Ditelan Bumi


Politis Partai gerindra Fadli Zon merespons penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Edhy Prabowo diketahui sudah menyatakan mundur dari posisi sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra dan dari jabatan sebagai Menteri.

Fadli juga mengapresiasi kinerja KPK dalam penangkapan ini.

Namun, meskipun ia mengapresiasi kinerja KPK, Fadli berharap agar KPK juga bisa menemukan Harun Masiku yang menurutnya hingga kini masih hilang bagai ditelan bumi.

Stlh penetapan tersangka tengah malam ini, EP mundur dr Partai n Men KKP. Langkah bijak. Apresiasi kerja @KPK_RI. Smg bisa jg temukan Harun Masiku yg msh “hilang” spt ditelan bumi,” tulis Fadli Zon, Kamis (26/11/2020).

Dikutip dari detiknews, Usai jumpa pers penetapan tersangka, Edhy Prabowo meminta maaf ke sejumlah pihak termasuk ke Partai Gerindra dan menyatakan mengundurkan diri dari partai tersebut.

“Saya mohon maaf kepada seluruh keluarga besar partai saya. Saya dengan ini akan mengundurkan diri sebagai wakil ketua umum,” kata Edhy kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/11/2020) dini hari.Edhy Prabowo juga mundur dari jabatannya sebagai menteri. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjuk Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan menjadi Menteri KKP ad interim sejak Edhy ditangkap KPK.

“Juga nanti saya akan mohon diri untuk tidak lagi menjabat sebagai menteri dan saya yakin prosesnya sudah berjalan,” ucapnya.

“Saya bertanggung jawab penuh dan saya akan hadapi dengan jiwa besar,” sambung Edhy Prabowo.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC – Fadli Zon

Bela Anies Baswedan, Fadli Zon Ungkit Guyon Menteri Jokowi di ILC


Politisi Gerindra Fadli Zon kembali mengungkit guyonan  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi yang pernah bercanda soal Covid-19. Menhub Budi pernah bilang warga Indonesia kebal wabah mematikan itu lantaran setiap hari mengkonsumsi nasi kucing. 

Guyonan menhub Budi  diungkit Fadli dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di TVOne  pada Selasa (24/11/2020) malam. Menurutnya guyonan itu adalah sebuah pembiaran terhadap penularan wabah  mematikan itu di Jakarta  dan Indonesia.

Hal ini disampaikan  Fadli menanggapi pernyataan pembawa acara ILC Karni Ilyas yang  menyatakan isu pembiaran pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Gubernur DKI  Jakarta Anies Baswedan terkait acara  pernikahan anak Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq  Shihab pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

“Siapa yang membiarkan? Menteri kesehatan yang membiarkan bahkan sampai ke presiden. Kita tahu 23 Januari 2020 Wuhan sudah lockdown kita masih bercerita nasi kucing  ini pembiaran,” tegasnya.

Fadli mengaku Anies Baswedan merupakan salah satu kepala daerah yang paling tegas dalam penanganan wabah mematikan itu. Buktinya, Provinsi DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total setelah wabah  corona mulai masuk ke Jakarta. 

“Justru yang paling pertama (melakukan karantina wilayah) adalah Gubernur DKI dan saat itu terjadi perdebatan antara pusat terkesan  ada persaingan,” tegasnya 

Tidak hanya itu, keseriusan Anies dalam menekan penularan wabah ni juga terlihat dari sejumlah regulasi yang diambil setelah PSBB total,yakni PSBB masa transisi. Yakni membuka berbagai kegiatan di Jakarta  secara bertahap ketika penularan wabah mulai melandai 

“Selain PSBB (total) ada PSBB transisi, dan kalau kita lihat ini banyak yang menentang  adalah menteri  dalam kabinet pak Jokowi,” pungkasnya. 

Lebih dari itu dia menilai, Gubernur Anies Baswedan tidak bisa didepak dari jabatannya saat ini lantaran pelanggaran protokol kesehatan pada pernikahan Syarifah Najwa Shihab.

Menurutnya, Anies tidak bisa dicopot lantaran kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Kemudian sudah ada ketentuan yang mengatur sanksi kepada seorang kepala daerah yang dianggap melanggar etik.

“(Anies) tidak bisa dicopot hanya karena adanya instruksi dari kemendagri. Kedaulatan ada ditangan rakyat,” tuturnya. 

Menurutnya, Instruksi Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Protokol Kesehatan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) tidak cukup kuat untuk melengserkan seorang kepala daerah 

Adapun instruksi  dari Tito karnavian itu dikeluarkan saat masalah protokol kesehatan di Jakarta tengah menjadi  sorotan publik. 

“Menurut saya diskusi ini aja udah salah apakah Anies bisa dicopot? gubernur DKI tidak melanggar dia berusaha menegakan aturan, bahkan ada  sanksi RP50 juta,” tuntasnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ulama yang Jadi Panutan – Fadli Zon

Sarankan Pemerintah Rangkul Habib Rizieq, Fadli Zon: Ulama yang Jadi Panutan


Nama Habib Rizieq masih hangat untuk diperbincangkan, berawal dari kepulangannya hingga kerumunan massa dalam beberapa acaranya.

Kedatangannya kembali ke Indonesia disambut hirup para simpatisannya hingga membuat lalu linta sekitar Bandara Seokarno Hatta lumpuh.

Namun, kepulangannya ke Tanah Air justru menyita perhatian publik, hingga beberapa acara yang didatanginya membuat kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu membuat sebagian kalangan memberikan kritik bagi sang pimpinan FPI tersebut.

Berbeda dengan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra,Fadli Zon. Ia justru menganggap pemerintah terlihat seperti memusuhi Habib Rizieq Shihab.

Hal itu disampaikan lewat tayangan di kanal YouTube Fadli Zon Official yang diunggah pada Senin, 23 November 2020.

Fadli Zon mengungkapkan, seharusnya pemerintah dapat merangkul Habib Rizieq Shihab yang dinilai sosok yang sangat berpengaruh di Indonesia.

“Habib Rizieq adalah seorang habib, seorang habaib, seorang sayyid, keturunan Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.

Dia pun mengatakan, informasi yang mengatakan Habib Rizieq Shihab seorang keturunan Nabi Muhammad SAW didapat dari sumber yang memiliki data valid.

“Itu juga dikonfirmasi oleh sebuah institusi Rabithah ‘Alawiyyin yang memang mempunyai data tentang kekerabatan keturunan Nabi Muhammad,” terangnya.

Dia menjelaskan, Habib Rizieq merupakan pemimpin organisasi yang cukup banyak pengikutnya di Negara Indonesia.

“Habib Rizieq memimpin sebuah organisasi FPI, sebuah organisasi yang secara de facto mempunyai pengikut yang cukup banyak di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer