Connect with us

News

Wujud Solidaritas Sesama, PW Muhammadiyah Sumbar Terus Galang Donasi untuk Gempa Lombok

Wujud Solidaritas Sesama, PW Muhammadiyah Sumbar Terus Galang Donasi untuk Gempa Lombok


Kamis, 23 Agustus 2018 – 23:06:12 WIB – 104

Lazismu turun galang donasi lombok

PADANG — PW Muhammadiyah Sumbar melalui Lazismu terus melakukan aksi penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat. Aksi kemanusiaan itu sudah dilakukan sejak tanggal 6 Agustus 2018 lalu.

Ketua PW Muhammadiyah Sumbar Dr. Shofwan Karim Elhusein mengungkapkan Penggalangan dana untuk saudara di lombok NTB ini merupakan bentuk kepedulian dan empati dari keluarga Muhammadiyah Sumbar kepada saudara kita yang tertimpa musibah gempa secara terus menerus yang telah menghancurkan semua bangunan rumah, tempat ibadah dan fasilitas lainnya.

“Sampai hari Kamis tanggal 23 Agustus 2018 kemarin donasi gempa melalui Lazismu Sumater Barat telah terkumpul Rp20 juta dari amal usaha Muhammadiyah di Sumbar,” ujar Shofwan pada Kamis, (23/8/2018)

Sementara itu, Ketua Lazismu Sumbar, Deri Rizal Bendang mengatakan, Aksi penggalangan dana kepada amal usaha Muhammadiyah itu adalah bentuk kepedulian Muhammadiyah terhadap masyarakat Lombok. Deri menjelaskan aksi galang bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban pengungsi gempa Lombok.

“Kami mengajak kita semua untuk memberikan rasa kepedulian kita dengan bentuk bantuan untuk saudara kita di Lombok sana,” ucap Deri Rizal, Kamis (23/8/2018).

Menurut Deri Rizal, dana yang didapat dari sumbangan warga Muhammadiyah akan diberikan ke pengungsi dalam bentuk uang dan barang yang disalurkan melalui Lazismu PP Muhammadiyah.

“Hingga saat ini sudah terkumpul Rp20 juta, kita akan terus melakukan aksi penghimpunan ini hingga Lazismu pusat keluarkan intruksi pemberhentian aksi galang dana,” ujar Deri.

Dia melanjutkan, selanjutnya uang ini langsung dikirim ke rekening Lazismu pusat untuk disalurkan ke mereka yang membutuhkan.

“Semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban mereka yang sedang tertimpa musibah,” ucap Deri Rizal. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag:

Grand Opening HIJUP Store di Padang, HIJUP Kembangkan Bisnis Online to Offline (O2O)

Grand Opening HIJUP Store di Padang, HIJUP Kembangkan Bisnis Online to Offline (O2O)

PADANG — HIJUP menggelar grand opening HIJUP Store, Jalan Gajah No.13, Gunung Pangilun, Kota Padang, Sabtu, (11/8/18)….

419 Napi Lapas Muaro Padang Peroleh Remisi Kemerdekaan, Dua Langsung Bebas

419 Napi Lapas Muaro Padang Peroleh Remisi Kemerdekaan, Dua Langsung Bebas

PADANG — Sebanyak 419 narapidana di Kota Padang mendapat potongan masa tahanan atau remisi Hari Ulang Tahun (HUT)…

Heboh Pawai Anak TK Bawa Senjata, Begini Reaksi Mendikbud

Heboh Pawai Anak TK Bawa Senjata, Begini Reaksi Mendikbud

NASIONAL – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy menelusuri maksud dan tujuan pawai budaya anak-anak TK…

Inilah Pesan Wali Kota Padang Mahyeldi di HUT RI ke-73

Inilah Pesan Wali Kota Padang Mahyeldi di HUT RI ke-73

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah bertindak sebagai inspektur Upacara Peringatan HUT ke 73 RI. Ia minta…

Padang Pariaman Punya Cerita, Ketua Geng Kena Lemparan Batu, Anak Buah Serang Warung Nasgor

Padang Pariaman Punya Cerita, Ketua Geng Kena Lemparan Batu, Anak Buah Serang Warung Nasgor

PADANG PARIAMAN – Satpol PP Padang Pariaman kembali mengamankan lima remaja yang melalukan penyerangan ke sebuah pondok…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Beri Kritik Soal Anggaran Dana Kartu Prakerja – Fadli Zon

Juliari Korupsi Bansos, Fadli Zon: Kesempatan Bikin Orang Jadi Maling


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak henti-hentinya memberikan kritik kepada pemerintah. Kali ini, ia mengkritik terkait anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program Kartu Prakerja yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia menilai program itu hanya buang-buang uang saja dan seharusnya program tersebut bisa diberikan pemerintah secara gratis, apalagi kini masyarakat banyak terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli di akun Twitternya yang dilihat Selasa, 20 Juli 2021.

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. 

elain itu anggaran Rp 10 triliun juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan ditambahnya anggaran senilai Rp 10 triliun, diharapkan peserta program Kartu Pra Kerja dapat meningkat hingga 2,8 juta orang. Totalnya, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 30 triliun untuk Program Kartu Pra Kerja dengan 8,4 juta peserta yang terlibat.

Perempuan yang kerap di sapa Ani itu mengatakan penambahan anggaran program Kartu Pra Kerja itu berdasarkan hasil survei internal. Adapun harapannya penambahan anggaran tersebut bisa membantu masyarakat yang sedang mencari kerja ataupun terkena PHK

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Buang-buang Uang, Sebaiknya Bayar Insentif Nakes! – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Kebijakan Bansos COVID-19 Bermasalah Sejak Awal


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, Program Kartu  Prakerja merupakan program yang hanya buang-buang uang. Oleh sebab itu, dia mengkritik keras ketika pemerintah mengumukan akan menambah Rp10 triliun untuk program tersebut.

Penambahan anggaran itu diklaim pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Fadli Zon menilai, seharusnya pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma.

“Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon pada Minggu (18/07/2021).

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp10 triliun juga dikatakan Fadli Zon bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

“Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit,” tuturnya.

Sebelumnya disebutkan, Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja hingga Rp10 triliun sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi COVID-19. Semula, pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program tersebut dengan sasaran 5,6 juta orang peserta.

“Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/07/2021). 

Lebih jauh Sri Mulyani memaparkan, kenaikan anggaran tersebut karena hasil survei menunjukkan bahwa program terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK selama pandemi COVID-19. 

Mekanisme program Kartu Prakerja tambahan ini masih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta dan mendapatkan insentif Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan.

Adapun total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta. Tiap peserta juga akan mendapatkan dana sebesar Rp50 ribu setiap kali mengisi survei.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ngawur Mana Militernya? – Fadli Zon

Dana Haji Mau Dipakai Perkuat Rupiah, Tanya Fadli Zon: Pemilik Dana Rela Uangnya Dipakai?


Anggota DPRI RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam pernyataannya, Muhadjir menyebut Indonesia berada di kondisi darurat militer dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui akun Twitter–nya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir asal-asalan alias ngawur.

Ia menyesalkan penggunaan istilah darurat militer dalam pernyataan Menko PMK ini.

Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya ?” tulis Fadli Zon, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, pernyataan dari Muhadjir menambah bukti, koordinasi pemerintah penanganan Covid-19 yang kurang. https://d-1023473858618586686.ampproject.net/2107030008001/frame.html

Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep n pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” katanya.

Selain Fadli Zon, kritik juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua PKS Sukamta, pernyataan Menko PMK ngawur dan semakin menunjukkan pemerintah masih gagal membangun koordinasi di internal mereka.

“Sudah hampir satu setengah tahun pandemi covid, masih saja pejabat pemerintah buat pernyataan-pernyataan yang membingungkan dan tidak punya pijakan hukum yang jelas,” katanya kepada Tribunnews, Minggu (17/7/2021).

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer