Connect with us

News

Wujudkan Kerukunan Antar Agama, IAIN Bukittinggi Adakan Youth Peace Festival

Wujudkan Kerukunan Antar Agama, IAIN Bukittinggi Adakan Youth Peace Festival


Minggu, 17 November 2019 – 01:37:24 WIB – 120

Mahasiswa peserta Festival Pemuda Cinta Damai IAIN Bukittinggi [Humas IAIN Bukittingi]

BUKITTINGGI — Maraknya paham radikalisme, yang berujung pada sikap intoleransi dalam beragama tentunya menuai perhatian serius bagi semua kalangan. IAIN Bukittinggi juga terus berupaya melahirkan orang-orang yang terdidik, agamis serta mampu berinteraksi dengan baik, tanpa harus menjadi ekstremis.

Hal itu disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Nunu Burhanuddin, saat menyampaikan sambutannya pada acara Youth Peace Festival (Festival Pemuda Cinta Damai) di IAIN Bukittinggi, Sabtu (16/11/2019).

“Saya apresiasi sekali kegiatan seperti ini, karena memadukan antara keilmuan, penelitian sekaligus penguatan kerukunan umat beragama di Kota Bukittinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang dihelat selama dua hari tersebut, dirasa moment yang pas dalam menyambut kebijakan baru dari Kementrian Agama.

“Kementrian agama kan mau dirikan rumah moderasi beragama di perguruan tinggi islam, jadi kita sudah selangkah lebih dulu menyambut itu,” tuturnya.

Sementara itu, ketua Prodi Akidah Filsafat Islam Zulfan Taufik mengatakan, dimana Youth Peace Festival ini ajang mempelajari agama Islam dan juga sejarah dan pemikiran agama-agama lain. Sekaligus relasi antar-agama, intra-agama, dan terkait dengan konflik serta resolusi dari konflik tersebut.

“Jadi secara akademik, sangat perlu mendatangkan sumber primer dari agama-agama yang dikaji dengan kemasan acara yang menarik bagi mahasiswa dan anak muda,” ucapnya.

Youth Peace Festival tersebut, mendatangkan beberapa orang narasumber berkompeten di Sumatra Barat dan Tokoh nasional baik dari kalangan akademisi maupun tokoh agama, termasuk satu orang pendeta yakni Hencje Cunrat Ohoiwutun (Pendeta GBI Bukittinggi) dan seorang pastor Enrique Vazques SV, SX dari Gereja Xaverius Bukittinggi. (BgZ)

Editor/Sumber: Rio Irawan

Tag: bukittinggi,sumatra-barat

Gelar Apel Hari Kesehatan Nasional HKN ke-55, Ini Pesan Wabup Mentawai

Gelar Apel Hari Kesehatan Nasional HKN ke-55, Ini Pesan Wabup Mentawai

MENTAWAI — Pemerintah melalui Dinas Kesehatan gelar Apel Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55, berlangsung di…

Peduli Sesama, Polsek Pinggir, Bengkalis Gelar Jumat Berbagi

Peduli Sesama, Polsek Pinggir, Bengkalis Gelar Jumat Berbagi

BENGKALIS — Kapolsek Pinggir, Kompol Firman V.W.A Sianipar SH MH bersama jajaran Jumat (1/11) berbagi dalam giat…

Siswa SMKN 1 Sutera Pessel Terpilih Jadi Duta Karakter Bangsa

Siswa SMKN 1 Sutera Pessel Terpilih Jadi Duta Karakter Bangsa

PESISIR SELATAN — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat dibawah pimpinan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat,…

Jelang Pilbup Pasbar, Rusdan Nasution Daftar ke DPD Gerindra Pasbar

Jelang Pilbup Pasbar, Rusdan Nasution Daftar ke DPD Gerindra Pasbar

PASAMAN BARAT – Sejumlah elemen masyarakat mendaftarkan Kolonel CAJ Purn. Rusdan Nasution MA,p ke DPD Partai Gerindra…

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Bagi OPD Yang Kumpulkan Sampah Plastik Terbanyak

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Bagi OPD Yang Kumpulkan Sampah Plastik Terbanyak

LUBUK SIKAPING – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Pasaman yang ke-74 tahun 2019, Pemerintah…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer