Connect with us

AGAM

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan

Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung Diperhatikan


Masyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanReviewed by Iskandar Rahmanon.This Is Article AboutMasyarakat Resah, Sudah 5 Bulan Tanah Terban di Kecamatan Palembayan Tak Kunjung DiperhatikanAGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini. Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Organisasi Gerakan Pemuda Peduli […]

AGAM, Redaksisunbar.com – Tebing Jalan longsor menutupi setengah akses badan jalan provinsi yang berada di Jalan kecamatan Palembayan kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat, belum ada terlihat perbaikan dari PU dan BPBD Sumbar Rabu, 02 Januari 2019 ini.

Redaksisumbar.com  – Tebing longsor yang berada di Jalan provinsi, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Organisasi Gerakan Pemuda Peduli Kecamatan Palembayan (GPPKP), Ketum Rusman Hakim yang melewati jalan dilokasi longsor mengatakan kalau longsor tersebut sudah terjadi sekitar dua kali dan lima bulan yang lalu.

“Longsor pada waktu itu terjadi saat malam hari ketika hujan turun dengan deras,” katanya kepada Redaksisumbar.com, Rabu (02/01/2019).

Ia menambahkan, dari longsor itu, membawa kerusakan akses jalan masyarakat sekitar dan menimbun badan jalan provinsi yang berada di bawah.

“Namun sampai saat ini perbaikan jalan antar Nagari dan Jorong tersebut sudah dilakukan perbaikan atau pengalihan jalan, akan tetapi pembersihan badan jalan provinsi yang tertimbun oleh longsoran tanah dan berbatuan tersebut belum ada realisasi pemulihan atau pembersihan dari pihak pemerintahan PU dan BPBD Sumbar,” jelasnya.

Rusman Hakim : Tanah Terban di Jalan Status Privinsi di Kecamatan Palembayan

Agusmanto, perantau Batam yang berasal dari Palembayan juga pulang kampung pada liburan akhir tahun ini juga menyayangkan atas keterlambatan pihak terkait untuk pembersihan longsoran pada badan jalan, Agus, melontarkan komentarnya di Group Whats App kampuang tacinto GPPKP,
“jalan ini udah di perlebar dan di perbaiki udah bagus,
Dengan dana miliran..
Tetapi kenapa untuk merawatnya tidak ada..??
Kalau tidak ada perawatan sebentar aja udah rusak
Sungguh di sayangkan,” ungkapanya.

Demi kepentingan orang banyak ini GPPKP mengharapakan agar pihak terkait, PU dan BPBD Sumbar supaya segera menanggapi pembersihan badan jalan provinsi yang sudah lama menutupi badan jalan ini. Tidak itu saja beberapa titik jalan provinsi kecamatan palembayan juga di temukan badan jalan yang amblas dan longsor, kurang lebih 7 titik badan jalan longsor yang mengakibatkan dampak yang buruk parahnya lagi jalan tersebut bisa saja putus kalau dibiarkan belama-lama tanpa ada perbaikan.

Jalan provinsi di kecamatan palembayan ini adalah jalan akses terdekat masyarakat Pasaman Barat ke Kota Bukittinggi maupun ke Provinsi Riau, kalau melewati lubuk basung atau kelok 44 akan menempuh jalan lebih jauh lagi bagi masyarakat Pasaman Barat ke Bukittinggi.

Semoga perbaikan jalan provinsi di Kecamatan Palembayan ini tetap berlanjut setiap tahunnya dari pemerintahan Sumbar dan pusat menguncurkan anggaran, akses jalan untuk orang banyak ini kurang lebih 38.272 Jiwa dan 8.492 KK dengan panjang jalan 70 KM, Palembayan – Matur 35 Km, Palembayan – Simpang Patai Palupuh 12 Km dan Palembayan – Padang Koto gadang 23 Km Kurang lebih, Saat ini 2018 sudah di lakukan perbaikan -+ 4 Km dari PU Sumbar.

[Red/Tim]

Topik: , ,

http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

AGAM

Kecelakaan di Pendakian Kodok Palupuh, 20 Penumpang Nyaris Tewas – siarminang.net

Kecelakaan di Pendakian Kodok Palupuh, 20 Penumpang Nyaris Tewas – Beritasumbar.com

Bukittinggi, siarminang.net — Sebanyak 20 penumpang mobil travel BA 7993 nyaris tewas, setelah mobil hilang kendali di Simpang Pendakian Kodok, Jorong Batang Palupuh, Kanagarian Koto Rantang Palupuh, Kabupaten Agam, Minggu ( 21/2/2021), sekitar pukul 16.00 WIB.

Beruntung, dalam insiden tersebut sopir membanting stir ke kiri, hingga mobil oleng lalu rebah. Jika sopir kurang cekatan, mobil akan terjun ke jurang berkedalaman puluhan meter, di bagian kanan jalan.

Jika hal itu terjadi, sebanyak 20 orang penumpang dari arah Rao, Kabupaten Pasaman tujuan Bukittinggi, bakal tak satu pun selamat dari maut mengingat jurang yang cukup dalam tersebut.

Informasi didapatkan di tempat kejadian peristiwa (TKP). Saat tiba di pendakian kodok, supir travel Rahmat Ramto (24) sudah berupaya merem mobil. Namun sayang, usaha tersebut tak berhasil, mobil terus melaju lalu rebah ke bagian kiri jalan.

“Saya sudah merem, tapi memang tidak bisa. Kalau saya ke kanan, mobil bisa masuk jurang. Ke kiri banyak tebing kan, mobil jatuh terguling di samping tebing,” ia menceritakan.

Semua penumpang di dalam mobil selamat, tanpa mengalami cedera dan luka-luka. Hanya saja kejadian sangat menegangkan itu, membuat sejumlah penumpang mengalami shock.

Bunyi keras ditimbulkan akibat mobil rebah ke aspal, sontak mengudang perhatian masyarakat di sekitar TKP. Warga bersama pengguna jalan lainnya, berusaha membantu penumpang yang berada di dalam mobil.

Usai diselamatkan warga, semua para penumpang dibawa ke kedai terdekat. Mereka penumpang mobil disuguhkan minum serta disarankan beristirahat untuk meredam keterkejutannya.

“Hampir sebagian penumpang mobil, saat peristiwa terjadi tengah sedang beristirahat. Dapat dipastikan, mereka dalam keadaan tak sadar saat mobil rebah,” ujar seorang penumpang mobil SN (20).

Kecelakaan di simpang pendakian Kodok, menurut informasi masyarakat sudah sering terjadi. Hingga berita ini dinaikkan, kecelakaan tunggal tersebut sudah ditangani aparat berwajib. (adil)



Sumber

Baca Selengkapnya

AGAM

Mobil Rombongan Pemkab Agam Alami Kecelakaan Di Kota Nopan – siarminang.net

Mobil Rombongan Pemkab Agam Alami Kecelakaan Di Kota Nopan – Beritasumbar.com

Agam,siarminang.net,- Kabar duka selimuti pemkab Agam. Mobil rombongan pejabat Agam yang melakukan kunjungan kerja ke Aceh dilaporkan alami kecelakaan. Mobil bus yang ditumpangi pejabat Pemkab Agam tercebur masuk sungai di daerah Kota Nopan Sumatera Utara, pada Senin (8/2) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dari informasi yang didapat topsatu.com dikabarkan ada dua penumpang yang meninggal.
Staf Ahli Bupati Agam Isman Imran, melalui telepon nya mengatakan semua penumpang dirawat di rumah sakit tedekat.

Di antara penumpang diketahui yang luka berat adalah Fatimah Kadis Tenaga Kerja dan Ariyati Kadis Perdagangan.

Bus yang membawa mereka jatuh masuk sungai di Simpang Angin Barat, Kotanopan, Madina.

Tiga buah foto yang diposting oleh IG kotanopan madina, memperlihatkan posisi bus. Bus dengan logo pariwisata dan lukisan marawa itu, berada dalam sungai di dekat sebuah jembatan. link IG: https://www.instagram.com/p/CLBd5KGrdud/

https://platform.instagram.com/en_US/embeds.js



Sumber

Baca Selengkapnya

#bawaslu agam

Hasil Rapid Test Petugas Reaktif, 10 TPS di Agam Tak Punya Pengawas

Hasil Rapid Test Petugas Reaktif, 10 TPS di Agam Tak Punya Pengawas


LUBUK BASUNG – Sebanyak 10 dari 1.380 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat tidak memiliki pengawas TPS akibat hasil rapid test mereka reaktif dua kali berturut-turut. 10 TPS itu tersebar di Kecamatan Malalak dua TPS, Banuhampu satu TPS, Canduang dua TPS, Kamangmagek satu TPS dan Tanjungraya empat TPS.

Menurut Ketua Bawaslu Agam, Elvys di Lubukbasung, Selasa (8/12), sebelumnya 1.380 orang pengawas TPS mengikuti rapid test di lima Puskesmas. Dari 1.380 orang itu, 94 orang dinyatakan reaktif pada hari pertama, Sabtu (28/11).

Setelah itu, dilanjutkan rapid test kedua bagi mereka reaktif pada Rabu (2/12). Hasil rapid test lanjutan ditemukan 77 orang reaktif. Dengan kondisi itu, mereka yang reaktif dilakukan pergantian antar waktu (PAW) dengan calon lainnya. Namun, yang terisi hanya 67 orang dan kosong atau tidak ada PAW untuk 10 orang.

Menurut Elvys, tidak adanya pengganti pengawas TPS akibat calon sebelumnya mengundurkan diri, tidak bersedia menjadi PAW dan lainnya.

“Untuk mengatasi itu, kita melibatkan staf Bawaslu dan Pengawas Kelurahan atau Desa dalam mengawasi pelanggaran di TPS,” katanya. (ant/mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer