Connect with us

News

Bocah Tanah Datar yang Hanyut itu, Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Bocah Tanah Datar yang Hanyut itu, Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa


Jumat, 08 Juni 2018 – 22:46:02 WIB – 151

Bocah Tanah Datar yang Hanyut itu, Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Suasana duka keluarga korban, setelah AS (8th) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Jumat (8/6)

Pilwako Kota Padang 2018

TANAH DATAR – AS (8 th), pelajar kelas 2 SD 17 Nusa Indah, Jorong Nusa Indah Nagari Lubuk Jantan Lintau Buo Utara yang dibawa arus Sungai Batang Sinamar pada Kamis (7/6/2018) lalu, akhirnya ditemukan.

Dikonfirmasi, Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas.SH membenarkan kejadian tersebut. “AS dibawa arus pada Kamis (7/6) dialiran Batang Sinamar di Lubuak Sibotuang Jorong Pamusian Nagari Tanjuang Bonai, Lintau Buo Utara, Tanah Datar, Sumbar. Saksi mata Hendra alias ujang, (39 th) yang merupakan paman korban,” ungkap Kapolres.

Disampaikan AKBP. Bayu, bahwa dari keterangan saksi, pada saat kejadian Ujang paman korban bersama Naldi (29th) sedang memancing di Sungai itu. Lalu korban dan temannya mandi di pinggir sungai tersebut, yang berjarak lebih kurang 7 meter dari posisi berdiri saksi.

“Kemudian tiba-tiba teman korban bernama Dafa berteriak kepada saksi Ujang kalau AS tenggelam. Mendengar teriakan Dafa, kemudian Ujang segera mencoba menolong Korban yang sudah mulai tenggelam, namun tidak dapat diselamatkan, “cerita Kapolres.

Lanjutnya, sekira pukul 15.45 sampai 17.45 wib, sesaat setelah kejadian langsung dilakukan pencarian oleh masyarakat setempat kepada korban dengan memanfaatkan penyelam lokal, BNPB Tanah Datar, Personil Polsek Lintau Buo Utara, BPCB beserta anggota Koramil Lintau Buo.

“Penyisiran aliran sungai Batang Sinamar pada Kamis itu dilakukan sampai pukul 23.30 wib. Karena hari sudah larut malam dan arus sungai semakin deras pencarian dihentikan dan dilanjutkan Jumat (8/6). Pada Jumat pencarian melibatkan anggota Basarnas Provinsi Sumbar, BNPB Tanah Datar , BNPB Payakumbuh, Personil Polsek Lintau Buo Utara, dan Masyarakat lokal,” ujar AKBP. Bayuaji.

Berkat kerjasama tim, dikatakan Kapolres, akhirnya sekira Pukul 11.30 wib korban ditemukan. Korban dilihat pertama kali oleh seorang warga Sembayan Tanjung Bonai yang sedang memancing yang berjarak lebih kurang 1 km dari titik hanyutnya.

“Korban dilihat oleh Aprizal (55th) dibawa oleh arus sungai dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian mengevakuasi korban ke pinggir sungai dengan segera memberitahukan kepada masyarakat. Pada pukul 12.00 wib Korban dievakuasi bersama-sama masyarakat dan di bawa ke Puskesmas Lintau 1 untuk dilakukan pemeriksaan mayat,” tutur Kapolres. (fernando stroom)

Editor/Sumber: Romeo

Tag: daerah,metro,payakumbuh,peristiwa,pos-polisi,sumatra-barat,tanah-datar

Ketika Tentara Israel Kalang Kabut Karena Layang-layang Api Palestina

Ketika Tentara Israel Kalang Kabut Karena Layang-layang Api Palestina

INTERNASIONAL – Warga Palestina punya cara terbaru untuk meluapkan kemarahan mereka atas terbunuhnya warga Palestina…

Antisipasi Terorisme dan Radikalisme, Polres Pariaman Gelar Apel 3 Pilar

Antisipasi Terorisme dan Radikalisme, Polres Pariaman Gelar Apel 3 Pilar

PARIAMAN – Kepolisian Resort Pariaman (Polres Pariaman) menggelar Apel Kebangsaan Tiga Pilar yang diikuti…

Bocah Tanah Datar yang Hanyut itu, Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Bocah Tanah Datar yang Hanyut itu, Akhirnya Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

TANAH DATAR – AS (8 th), pelajar kelas 2 SD 17 Nusa Indah, Jorong Nusa Indah Nagari Lubuk Jantan Lintau Buo Utara yang…

Lago Kambiang Sepeda Motor di Padang Panjang, 1 Meninggal 3 Luka-luka

Lago Kambiang Sepeda Motor di Padang Panjang, 1 Meninggal 3 Luka-luka

PADANG PANJANG – Lagi-lagi, kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Padang Panjang, tepatnya di Jalan…

Kunjungi KL Lazismu Taqwa, Mahyeldi Siap Support Pembangunan Muallaf Center Muhammadiyah di Padang

Kunjungi KL Lazismu Taqwa, Mahyeldi Siap Support Pembangunan Muallaf Center Muhammadiyah di Padang

PADANG – Tokoh Muhammadiyah H. Mahyeldi mengunjungi kantor layanan LazisMu Masjid Taqwa Muhammmadiyah Sumbar Jl. Bundo…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer