Connect with us

News

Bupati Pessel: Tak Ada Ampun dan Mentoleril Bila Kedapatan ASN Terindikasi Narkoba

Bupati Pessel: Tak Ada Ampun dan Mentoleril Bila Kedapatan ASN Terindikasi Narkoba


Sabtu, 07 September 2019 – 20:32:24 WIB – 501

Bupati Pessel, Hendrajoni. (Ist)

PESISIR SELATAN – Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni menegaskan agar seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemkab Pessel tidak terlibat dalam penggunaan narkoba.

Sanksi pemecatan akan diberikan Pemkab Pessel kepada pegawai yang terlibat peredaran maupun penggunaan barang haram tersebut.

“Kalau nanti ditemui ada aparatur baik honorer maupun ASN yang positif narkoba melalui tes urine, maka siap-siap untuk ditindak tegas. Tidak sampai disitu saja, yang bersangkutan juga akan saya rekomendasikan untuk diproses oleh pihak kepolisian,” kata Bupati Hendrajoni, saat memimpin apel gabungan, di halaman Kantor bupati setempat, melalui keterang tertulis diterima Minangkabaunews.com, Sabtu, (7/9/2019).

Bupati mengungkapkan, selaku kepala daerah, ia mengaku akan tetap komitmen untuk memberantas peredaran narkoba di daerah yang berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu.

Bahkan, tak tanggung-tanggung, untuk membuktikan keseriusannya dalam memberantas narkoba, Pemkab Pessel juga akan melaksanakan tes urine kepada sejumlah ASN di Kabupaten Pessel.

“Saya tegaskan, tak ada ampun dan tidak akan mentolerir bila didapatkan yang terindikasi positif narkoba, apalagi sampai ikut terlibat sebagai pelaku,” ucapnya.

Lebih jauh Bupati mengatakan, pihaknya mendapatkan info adanya indikasi oknum ASN di lingkup Pemkab Pessel yang terlibat narkoba. Bahkan yang bersangkutan merupakan pejabat eselon.

“Meninandak lanjuti hal ini, maka saya akan bekerja sama dengan Polres Pessel. Sebab, perbuatan oknum tersebut tidak saja merusak diri sendiri, tapi juga keluarga, bangsa dan negara,” pungkasnya.

Sementara itu, Polres Pessel gencar menindak para pelaku yang terjerat narkoba, baik itu pengedar juga pemakai. Bahkan salah satu di antaranya disebut-sebut berprofesi sebagai PNS. (Rio)

Editor/Sumber: Siel Saputra

Tag: pesisir-selatan,sumatra-barat

Inilah Pernyataan MUI Pusat terkait Disertasi Abdul Aziz Seks Nonmarital Konsep Milk Al-Yamin

Inilah Pernyataan MUI Pusat terkait Disertasi Abdul Aziz Seks Nonmarital Konsep Milk Al-Yamin

JAKARTA — Menyikapi kegaduhan di tengah publik, Majelis Ulama Indonesia pusat mengeluarkan pernyataan resmi terkait…

Jadwal Siaran Langsung Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia vs Malaysia

Jadwal Siaran Langsung Kualifikasi Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia vs Malaysia

BOLA – Kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia dengan Malaysia, akan digelar pada malam ini, Kamis (5/9/2019)….

Bawa Dua Paket Ganja, Seorang Warga Agam Diciduk Polisi

Bawa Dua Paket Ganja, Seorang Warga Agam Diciduk Polisi

AGAM – Satuan Reserse Narkoba Polres Agam berhasil mengamankan terduga tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis ganja…

Berusaha Kabur, Pelaku Curanmor di Solsel Dihadiahi Timah Panas

Berusaha Kabur, Pelaku Curanmor di Solsel Dihadiahi Timah Panas

PADANG ARO –Timah panas Polisi jajaran Polres Solok Selatan berhasil melumpuh salahsatu pelaku curanmor (pencurian…

Bertekad Raih Kota Tertib Ukur 2019, Inilah yang Dilakukan Pemko Pariaman

Bertekad Raih Kota Tertib Ukur 2019, Inilah yang Dilakukan Pemko Pariaman

PARIAMAN — Walikota Pariaman melalui Asisten II Sumiramis mengungkapkan Pemko Pariaman bertekad menjadi kota tertib…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer