Connect with us

Ekonomi

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Selasa, 10 November 2020, pukul 20.00-22.00 WIB, sejumlah aktivis koperasi atau yang biasanya disebut sebagai kooperator di Indonesia menyelenggarakan diskusi dalam jaringan (daring) dengan tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”. Diskusi ini dipimpin oleh Vincentius Arnold seorang kooperator di Bandung dan dibuka serta ditutup oleh Suroto, seorang kooperator di Jakarta yang juga dikenal karena pernah menantang debat Menteri Koperasi dan UMKM Indonesia Teten Masduki pada pertengahan tahun ini.

Diskusi tersebut dihadiri oleh hampir 30 orang kooperator di koperasi pekerja/buruh perusahaan, koperasi seni budaya, koperasi mahasiswa, dan sebagainya dari berbagai daerah di Indonesia yang terkumpul melalui undangan di berbagai media sosial daring seperti WhatsApp Group (WAG), Facebook (FB), Instagram (IG), dan sebagainya.

Dalam pengantar diskusi, Panitia menyatakan bahwa demokrasi politik adalah persamaan hak politik dan kebebasan setiap orang dalam menentukan pilihan dan ekspresi politiknya. Sementara demokrasi ekonomi dapat dilihat dari persamaan hak untuk turut terlibat secara partisipatif dalam proses ekonomi baik produksi, distribusi, dan konsumsi. Permasalahannya adalah dalam ranah ekonomi di Indonesia, demokrasi belum dijumpai karena kekuasaan masih tersentral pada pemilik modal besar sebagai penentu kebijakan. Untuk itu, sudah saatnya para kooperator bangkit untuk memperbesar dan memperluas perjuangannya bukan hanya dengan berkoperasi, namun juga berpartai koperasi di Indonesia. Menurut Suroto, berpartai koperasi berarti membangun kepemimpinan dalam memperjuangkan kedaulatan rakyat dengan menganut paham koperasi yang mengakui kesetaraan semua orang sebagai saudara dengan menciptakan persamaan, kesejahteraan ekonomi, dan keadilan sosial.

Meskipun belum pernah ada sebelumnya di Indonesia, partai koperasi bukan sesuatu yang baru di dunia. Partai koperasi ada di Inggris, Kanada, Filipina, Jepang, dan sebagainya. Sebagian partai koperasi di berbagai negara tersebut masih bertahan dan terus mengalami kemajuan sampai saat ini, namun ada juga yang mengalami kemunduran atau decline dalam teori gerakan sosial. Salah satu yang mengalami kemunduran adalah Partai Koperasi Nasional di Jepang atau yang disebut sebagai Kokumin Kyōdōtō, didirikan pada 8 Maret 1947, mundur pada 28 April 1950 dengan bergabung bersama yang lainnya untuk membentuk Partai Demokratik Nasional.

Sedangkan partai koperasi yang eksis sampai saat ini misalnya di Inggris dan menyebut diri mereka sebagai bagian dari gerakan koperasi yang berkomitmen untuk membangun masyarakat di mana kekuasaan dan kekayaan dibagi. Mengandalkan program kerja yang berprinsip demokrasi, kepemilikan publik atas layanan dan utilitas, menangani krisis perumahan melalui perumahan koperasi, klub olahraga yang dimiliki penggemarnya, serikat kredit sebagai alternatif, dan toko milik pelanggan mereka yang memberikan keuntungan kembali kepada masyarakat. Keberadaan para anggotanya di pemerintahan atau oposisi, selama seabad Partai Koperasi telah menjadi instrumen perjuangan untuk menyuarakan nilai dan prinsip koperasi di mana keputusan diambil, dan hukum dibuat.

Bagi Partai Koperasi di Inggris,prinsip kerja sama tidak berhenti di depan toko. Sebagai mitra kerja, mereka mempercayai bahwa prinsip-prinsip yang ada di balik koperasi yang sukses dengan kontrol demokratis oleh pelanggan dan pekerja, dan bagian yang adil dari kekayaan yang diciptakan bersama, harus diperluas ke ekonomi yang lebih luas dan masyarakat. Platform kebijakan ini mengacu pada pengalaman para anggotanya, masyarakat yang menjadi pelanggan usaha mereka, dan gerakan mereka yang lebih luas. Partai ini memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang tanpa diskriminasi untuk memberi masukan di dalam Konferensi Tahunan mereka.

Belajar dari pengalaman partai koperasi di berbagai negara tersebut, maka para peserta diskusi partai koperasi di Indonesia juga menginginkan bahwa partai ini menjadi sebuah instrumen pembesaran atau perluasan (scaling up) dari kerja-kerja koperasi yang memperjuangkan demokrasi ekonomi selain demokrasi politik. Dibangun dari kesadaran bahwa praktik berkoperasi di Indonesia selama ini menghadapi tantangan berat khususnya dalam paradigma, regulasi, dan kebijakan perkoperasian yang belum sepenuhnya berpihak. Sehingga dibutuhkan perjuangan politik kongkrit karena ketiga tantangan berat berkoperasi di Indonesia tersebut memang berada di dalam domain politik, termasuk khususnya demokrasi ekonomi yang selalu menjadi jargon perjuangan para kooperator.

Meskipun demikian, para peserta diskusi menyadari bahwa berpartai koperasi sama beratnya dengan berkoperasi itu sendiri di Indonesia. Selain koperasi itu sendiri masih sering dilihat negatif oleh sebagian besar masyarakat Indonesia karena kegagalannya selama ini dalam penyelenggaran koperasi yang baik dan benar, partai politik pun kurang lebih sama buruknya karena akhirnya dikuasai para kapitalis dan membentuk oligarki di negeri ini.

Bahkan merekapun menyadari bahwa sebagian para kooperator lainnya di Indonesia belum memahami dan tidak mendukung partai koperasi didirikan di Indonesia. Namun setidaknya, keberhasilan mewacanakan atau membangun diskursus dan narasi perlunya berpartai koperasi di Indonesia, menjadi keberanian mereka yang layak dan patut diapresiasi. Para peserta diskusi partai koperasi di Indonesia akhirnya menyepakati bahwa mereka akan segera menyusun manifesto politik, platform dan program kerja nyata untuk membentuk partai kader yang non-elektoral atau tidak ikut pemilihan umum (pemilu), namun menggunakan strategi dan taktik lainnya untuk memperjuangkan prinisp-prinsip koperasi di Indonesia.

Virtuous Setyaka, Dosen HI FISIP Unand dan Ketua KMDM.      



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Jelang Idul Fitri, Ungkit Perekonomian Masyarakat Melalui THR Hingga Perlinsos

Sambut Lebaran 2019, Bank Indonesia Siapkan Rp217,1 Triliun


JAKARTA – Pemerintah terus menjaga keseimbangan antara upaya penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN), termasuk di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1442 Hijriah ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/04/2021).

Dipaparkan Airlangga, dalam upaya pengendalian COVID-19 jelang Idulfitri, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembatasan kegiatan masyakakat baik untuk mudik maupun bepergian. Juga dilakukan pengetatan persyaratan perjalanan, termasuk keharusan melakukan tes COVID-19, baik dengan PCR test, swab antigen, maupun GeNose test.

Sementara untuk pengungkit ekonomi dan daya beli masyarakat, antara lain dilakukan melalui pemberian Tunjangan Hari Rayat (THR) baik untuk pekerja/buruh maupun Aparatur Sipil Negara, prajurit TNI, dan anggota Polri.

“THR untuk pekerja sudah ada SE [Surat Edaran] Menaker Nomor: M 6 tahun 2021, dibayar secara penuh dan paling lama dibayarkan H-7. Kemudian [THR] untuk ASN dan prajurit TNI-Polri, ini juga difinalisasi oleh Ibu Menteri Keuangan dan dibayarkan H-10,” ujar Ketua KPCPEN.

Selain itu, pemerintah juga terus melakukan percepatan penyaluran program perlindungan sosial (perlinsos) dan Kartu Sembako.

“Terkait program perlindungan sosial dan sembako, ini juga terus dilakukan [percepatan] dan Mei dan Juni akan dibayarkan di awal bulan Mei. Kemudian bantuan sosial berupa beras, ini sedang dalam pematangan, 10 kilogram dengan sasaran peserta Kartu Sembako non PKH [Program Keluarga Harapan],” papar Airlangga.

Kemudian, ditambahkan Ketua KPCPEN, juga diadakan Program Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Ramadan yang akan dilaksanakan selama 5 hari menjelang Idulfitri (H-10 sampai H-6). “Ongkos kirim ditanggung oleh pemerintah ataupun platform digital,” ujarnya.

Dalam keterangan persnya, Airlangga juga memaparkan bahwa pada bulan April 2021 terjadi peningkatan pertumbuhan belanja nasional yang cukup tajam.

“Dari hasil monitor data big data dari perbankan, sudah terlihat pertumbuhan belanja nasional di bulan April, mengalami kenaikan yang cukup besar di mana tumbuh 32,48 persen (year-on-year/YoY) untuk yang non-seasonally adjusted dan 13,11 persen (YoY) untuk yang seasonally adjusted,” ungkapnya.

Selain capaian Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Maret 2021 yang mencatatkan rekor tertinggi di level 53,2, sektor industri juga mencatatkan pertumbuhan penerimaan yang cukup signifikan.

“Penerimaan sektor industri, ini mengalami kenaikan, yaitu tumbuh 10,26 persen (YoY), itu untuk non-seasonally adjusted dan 1,46 persen (YoY) yang seasonally adjusted,” ujar Airlangga. (aci)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Rupiah Tekan Dolar AS ke Rp14.547

Rupiah Pagi Ini Menguat Rp13.980


JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan pagi ini. Namun Rupiah masih di kisaran Rp14.500-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Selasa (20/4/2021) pada pukul 09.06 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 17,5 poin atau 0,12% ke level Rp14.547 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.530 hingga Rp14.567 per USD.

Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah pada level Rp14.565 per USD. Dalam pergerakan harian Rupiah berada di Rp14.565- Rp14.565 per USD.

Menurut Pengamat Pasar Keuangan Ariston Tjendra, pergerakan Rupiah menanti keputusan suku bunga acuan yang segea diumumkan Bank Indonesia.

“BI kemungkinan akan mempertahankan tingkat Suku bunga acuannya,” kata Ariston di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Sementara Pasar sendiri sudah mulai memproyeksikan Bank Sentral AS akan mengetatkan kebijakan moneter. Jadi bila BI melakukan pemangkasan, potensi pelemahan rupiah lebih besar.

“Bila BI mempertahankan kebijakan suku bunganya, pelemahan rupiah mungkin bisa tertahan,” katanya.

Lihat juga: Gempa Bumi 6,6M Guncang Jogja, BMKG Pastikan Tidak Ada Potensi TsunamiLalu, Yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun mendaki lagi ke atas 1,60% pada Perdagangan kemarin. Hal ini berpotensi menekan turun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS Hari ini.

“Hari ini Rupiah berpotensi melemah ke kisaran Rp14.580 dengan potensi support Di kisaran Rp14.500,” tandasnya. (aci)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis dengan Vision+

Telkomsel Jalin Kemitraan Strategis dengan Vision+


JAKARTA –  Sebagai aplikasi penyedia layanan streaming Over The Top (OTT) terkemuka di Indonesia, Vision+ semakin memudahkan pengguna dengan menghadirkan ragam kontennya dalam aplikasi video digital MAXstream. Mulai 16 April 2021, pengguna dapat mencoba konten-konten pilihan dari Vision+ melalui MAXstream. Berkomitmen memberikan ragam tayangan yang lengkap dan berkualitas, Vision+ mengajak MAXstream sebagai partner agar dapat memberikan pengalaman baru dalam hal menonton tontonan favorit kapan saja dan di mana saja kepada seluruh pengguna.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, kolaborasi bersama Vision+ sebagai salah satu upaya berkelanjutan dalam menghadirkan MAXstream sebagai platform streaming video yang komprehensif bagi masyarakat. Hal tersebut juga menjadi perwujudan dari komitmen Telkomsel dalam memperkuat perannya sebagai ‘The Home of Entertainment’.

Clarissa Tanoesoedibjo selaku Director of OTT Product, Marketing, & Programming MVN menjelaskan, Vision+ akan semakin memudahkan pengguna dalam hal mengakses konten-konten yang beragam dan tentunya berkualitas kepada seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah dengan memberikan kenyamanan untuk menyaksikannya di aplikasi MAXstream.

“Tidak hanya menghadirkan live TV Nasional & MNC Channels yang dimiliki oleh Vision+, para pelanggan MAXstream juga dapat menikmati judul-judul Vision+ Originals mulai dari ‘Twisted’, ‘Ketawa Di Mana Aja’, hingga yang terbaru, ‘Skripsick’. Untuk kolaborasi di tahap awal ini, kami hadirkan konten-konten tersebut secara gratis kepada seluruh pengguna,” katanya.

Bagi MAXstream, layanan streaming video terdepan dari Telkomsel, kolaborasi dengan Vision+ memperkuat komitmen dalam memberikan pengalaman digital lifestyle terdepan bagi pelanggan. Kini, MAXstream memberikan nilai tambah pelanggan untuk mengakses seluruh konten premium dari berbagai saluran video on demand maupun TV lokal dan internasional dengan menghadirkan konten-konten pilihan dari Vision+. Salah satu konten terbaik yang bisa disaksikan secara eksklusif di Vision+ adalah Ikatan Cinta, yang merupakan sinetron peraih MURI sebagai Sinetron Prime Time dengan audience share nasional tertinggi.

Saat ini, MAXstream menyediakan 56 saluran televisi lokal dan internasional, 14 platform OTT, serta lebih dari 10.000 koleksi film dan serial. Aplikasi MAXstream yang tersedia secara gratis di Google Play Store dan App Store pun sudah mencapai total unduhan sebanyak lebih dari 30 juta kali. Secara keseluruhan, MAXstream telah mencatatkan total 130 juta total views dan sekitar 55 juta menit waktu menonton per bulannya.

Adapun konten Vision+ yang juga dapat dinikmati secara gratis oleh pelanggan Telkomsel dan nonTelkomsel mulai 16 April 2021 di aplikasi MAXstream di antaranya 16 live TV nasional & MNC Channels seperti RCTI, MNCTV, GTV, iNews, MNC Shop Smart, MNC Shop Trendy, IDX Channel, MNC News, LIFE, Muslim TV, Infotainment, Entertainment, Music TV, Lifestyle and Fashion, OK TV, dan Be Smart.

Ada lebih dari 70 channel lokal, internasional, dan premium, lebih dari 10.000 jam film dan series terlengkap serta premium unggulan yaitu Vision+ Originals yang rilis judul baru setiap bulannya.

Untuk mendapatkan pengalaman langsung dalam menikmati konten-konten live streaming TV, film, serial, dan Vision+ Originals, unduh aplikasi Vision+ di Google Play Store/App Store atau kunjungi www.visionplus.id. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Vision+, silakan mengikuti akun sosial media resmi Vision+ di @visionplusid (Facebook, Instagram, Twitter, & TikTok). (mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer