Connect with us

News

DIshub : angkutan barang tidak beroperasi selama libur lebaran

30 persen angkutan mudik lebaran di Sumbar belum layak jalan


Padang, (Antaranews Sumbar) – Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat mengtimbau truk angkutan barang tonase berat beroperasi di daerah itu selama 15 hari mulai dari H-7 hingga H+7 Idul Fitri 1439 Hijriah agar tidak mengganggu arus mudik.

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Amran di Padang, Minggu mengatakan imbauan ini berlaku untuk seluruh angkutan barang kecuali truk yang mengangkut segala jenis kebutuhan pokok, bahan bakar minyak dan lainnya.

Dalam Permenhub nomor 34 tahun 2018 tentang pengaturan lalu lintas pada masa angkutan lebaran 2018 angkutan barang yang diperbolehkan melintas yakni mengangkut bahan bakar minyak dan bahan bakar gas, ternak, hantaran pos dan uang, angkutan mudik dan mobil yang mengangkut sepeda motor.

Peraturan ini bertujuan agar mengurangi kepadatan kendaraan yang melintas baik saat arus mudik maupun arus balik. Pada waktu tersebut volume kendaraan di jalan raya meningkat sehingga dapat menimbulkan kemacetan biasanya.

Kebijakan ini juga demi kenyamanan masyarakat saat melakukan perjalanan mudik lebaran bersama keluarga.

Selanjutnya pengawasan truk akan dilakukan oleh pihak kepolisian, jika masih ada yang melanggar kepolisian berhak menangkap dan memprosesnya sesuai aturan yang berlaku.

Sebelumnya, ia juga mengatakan jumlah pemudik yang melakukan perjalanan menuju Sumatera Barat pada Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah diperkirakan mengalami penurunan 30 persen dibanding tahun lalu.

“Hal ini mengacu pada tingkat keterisian moda transportasi sejak 2017 lalu, jika jumlah pemudik pada lebaran 2017 sebanyak 3,5 juta orang, maka tahun ini diperkirakan sekitar dua juta pemudik,” katanya

Menurutnya penurunan paling signifikan terjadi pada angkutan darat yang biasanya mengangkut masyarakat yang menjalankan tradisi “pulang basamo” (mudik bersama)

Menurunnya jumlah pemudik juga diyakini karena lesunya ekonomi yang membuat sebagian masyarakat di perantauan berpikir ulang untuk mengeluarkan biaya mahal demi pulang kampung. (*)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer