Connect with us

headline

Dua Proyek Program KoTaKu Diresmikan

Dua Proyek Program KoTaKu Diresmikan


Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Diwaktu yang bersamaan namun di lokasi yang berbeda, Walikota Riza Falepi dan Wakil Walikota Erwin Yunaz meresmikan dua proyek pembangunan yang berada dalam kerangka Program Kota Tanpa Kumuh (KoTaKu) di Kelurahan Parik Muko Aia, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, dan Kelurahan Balai Jariang, Kecamatan Payakumbuh Timur, Sabtu (25/1).

Walikota Riza Falepi yang hadir meresmikan program KoTaKu di Tanjuang Salo Kelurahan Parik, Muko Aia, Kecamatan Lampasi Tigo Nagari melakukan pemotongan pita didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Marta Minanda, Camat Latina, David Bachri, lurah, Korkot Kotaku Hendri Gunawan, tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Dalam sambutannya, Walikota Riza Falepi menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat sehingga pekerjaan ini dapat selesai tepat pada waktunya, kualitas pekerjaannya rapi, hasilnya maksimal, dana terpakai melebihi perhitungan yang ada.

“Misalnya, target pekerjaan yang tadinya hanya 100 meter dapat diselesaikan 120 meter,” kata Wako Riza.

Wako Riza juga mengharapkan fasilitas yang telah dibuat ini agar dijaga dan dipelihara dengan baik. Sebagaimana tujuan program KoTaKu ini, agar pemukiman warga terbebas dari keadaan kumuh dan kotor, diharapkan pula agar warga memberikan perhatian terhadap kebersihan lingkungan kampung masing-masing terutama selokan dan drainase harus terawat dan bersih dari sampah.

“Harapannya kita semua bisa memelihara dan merawat fasilitas ini dan menjaga lingkungan kita tetap bersih dan asri,” ucap Wako Riza lagi.

Dikatakan Walikota dua periode ini bahwa program KoTaKu ini sebagai bukti keseriusan dan kesungguhan pemerintah dalam memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Dikesempatan yang sama Kadis Perkim, Marta Minanda, dalam laporannya menyampaikan sejak 2017, program KoTaKU telah merambah 14 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan dengan pengurangan luasan kumuh kota sebesar 59,8 Ha dan anggarannya pun cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

“Hal ini patut kita syukuri. Pada tahun 2019 ini saja 5 Milyar digelontorkan untuk menangani sejumlah titik kumuh. Meski keterbatasan anggaran daerah, Pemko Payakumbuh masih mampu melaksanakan program ini dengan baik,” ungkap Marta Minanda.(humas)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘1410885915625287’,
xfbml : true,
version : ‘v2.10’
});
FB.AppEvents.logPageView();
};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));
(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&appId=322156664622039&version=v2.3”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.7&appId=322156664622039”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#berjamaah

Rabu 25 November 2020 –

Ini Jadwal Shalat untuk Kabupaten Agam: Minggu 11 Oktober 2020


AGAM – Dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah sholat pada waktunya, berbakti kepada orang tua dan jihad di jalan Allah.

Dalam al-quran Allah Ta’ala berfirman,

فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا إِلَّا مَنْ تَابَ وَآَمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui al ghoyya, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh.” (QS. Maryam : 59-60)

Mengutib dari laman BimasIslam Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), berikut Singgalang ingatkan bagi sobat muslim waktu shalat untuk wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya: Rabu 25 November 2020:

  • IMSAK     : 04:33
  • SUBUH     : 04:43
  • TERBIT     : 06:00
  • DUHA       : 06:28
  • ZUHUR     : 12:10
  • ASAR        : 15:34
  • MAGRIB   : 18:14
  • ISYA’         : 19:27

Apakah yang memasukkan (menyebabkan) kamu kedalam neraka saqor? Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan sholat”.(QS. Al Mudatsir: 42-43).(rz)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#wisata

NA-IC Akan Manfaatkan Pariwisata untuk Genjot Perekonomian –

NA-IC Akan Manfaatkan Pariwisata untuk Genjot Perekonomian


PADANG – Sumatera Barat (Sumbar) merupakan daerah yang memiliki paket lengkap pariwisata. Alam di provinsi ini memiliki hampir semua destinasi, seperti gunung, laut, pulau, air terjun, panorama, sungai, dan wisata budaya.

Namun, masih banyak destinasi wisata yang belum tergarap maksimal. Padahal, sektor ini sangat dibutuhkan untuk menggenjot perekonomian masyarakat. Karena itu, Indra Catri bertekad mengutamakan sektor pariwisata jika terpilih menjadi Wakil Gubernur Sumbar.

“Sebagai daerah yang tidak memiliki banyak industri, Sumbar harus mementingkan pariwisata untuk menggenjot perekonomian masyarakat,” katanya, Senin (23/11).

Jika sektor pariwisata hidup, katanya, hal itu otomatis akan berimbas pada perekonomian masyarakat dan bertambahnya lapangan kerja. Sebagai Bupati Agam dua periode, ia sudah paham strategi mengelola pariwisata.

Dalam sektor pariwisata, Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC) sudah menyusun beberapa langkah, antara lain, mensinergiskan semua pemangku kepentingan kepariwisataan untuk memajukan sektor pariwisata, meningkatkan kualitas pengelolaan infrastruktur, sarana dan prasarana destinasi wisata.

“Sarana dan prasarana menjadi poin penting di lokasi wisata agar wisatawan nyaman dan tidak kapok berwisata ke daerah ini,” tutur Indra Catri.

Pihaknya juga berencana memfasilitasi penciptaan produk pariwisata berbasis kearifan lokal sebagai objek wisata Nusantara dan mancanegara. Indra Catri menjelaskan bahwa Sumbar memiliki adat dan budaya yang beragam. Menurutnya, hal itu bisa dijadikan salah satu objek wisata.

Program lain NA-IC dalam sektor pariwisata ialah meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata, mempromosikan pariwisata Sumbar dengan melibatkan pemengaruh (influencer) media sosial, dan menyediakan pelatihan-pelatihan bagi biro perjalanan dan masyarakat penggiat wisata.

“Langkah-langkah strategis ini nantinya menjadi pekerjaan rumah yang harus kami implementasikan demi terwujudnya Sumbar Unggul,” tutur Indra Catri.(107)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#nasrulabit

Nasrul Abit Akan Bangun Pabrik Pengolah Pisang di Mentawai –

Nasrul Abit Akan Bangun Pabrik Pengolah Pisang di Mentawai


MENTAWAI – Kabupaten Kepulauan Mentawai tidak hanya kaya dengan hasil lautnya, tetapi juga kaya dengan hasil pertanian. Hasil pertanian, seperti rotan, pisang, cengkeh, pinang, dan kelapa, melimpah di Bumi Sikerei itu. Namun, nilai jual komoditas itu sangat rendah.

Hal itu disampaikan Laban, warga Dusun Puro, Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Mentawai, kepada calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, Sabtu (21/11).

“Inilah nasib kami, Pak Nasrul. Mentawai susah maju. Ditanam pisang, pisang murah. Ditanam pinang, pinang murah. Begitu juga cengkeh. Jika dijual keluar mahal di ongkos, Pak, padahal produksi pisang kami melimpah di sini,” tuturnya.

Dia meminta Nasrul Abit mencarikan solusi atas persoalan itu jika terpilih menjadi gubernur. Nasrul Abit mengatakan bahwa ke depan setiap daerah di Mentawai harus ditentukan komoditas unggulannya. Hal ini dilakukan agar pengembangan sektor ini bisa terfokus.

Menurutnya, komoditas pertanian Mentawai harus dikembangkan menjadi bahan bernilai guna. Caranya ialah dengan memanfaatkan teknologi atau dikelola dalam jumlah besar.

“Kami ingin ada komoditas yang bisa dikembangkan, seperti pisang. Kita bisa bangun pabrik pengolahan pisang. Jadi, pisang tidak dijual per tandan lagi. Pisang kita olah agar tidak berat di ongkos. Pisang bisa diolah menjadi keripik atau yang lainnya,” ujarnya.

Jika terpilih menjadi gubernur, kata Nasrul Abit, hal pertama yang ia lakukan ialah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kerja sama itu dilakukan agar pemerintah provinsi bisa masuk untuk menuntaskan persoalan Mentawai.

“Gubernur dan bupati harus sejalan. Harus ada sinkronisasi sehingga kita bisa tuntaskan masalah bersama-sama, termasuk pemerintah pusat,” ucapnya.

Nasrul Abit menuturkan bahwa masih banyak persoalan yang harus dibenahi untuk mengeluarkan Mentawai dari status daerah tertinggal. Ia menyebut bahwa ada enam kriteria dengan 27 indikator yang harus dibenahi bila suatu daerah ingin entas dari status tertinggal.

“APBD kabupaten yang sangat terbatas dipastikan tidak akan bisa ‘meng-upgrade’ semua indikator itu. Karenanya, butuh sinkronisasi program dengan pemerintah provinsi dan pusat,” ucapnya.(104)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer