Connect with us

Ekonomi

HKTDC Fairs 2019, Perkuat Kerja Sama Dagang Hongkong dengan Indonesia

HKTDC Fairs 2019, Perkuat Kerja Sama Dagang Hongkong dengan Indonesia


JAKARTA – Hongkong dan Indonesia telah menjalin hubungan dagang bilateral yang kuat, pada berbagai produk dan layanan selama bertahun-tahun.

Hal tersebut, untuk meningkatkan sinergitas perekonomian antara Indonesia dan Hongkong, HKTDC (Hong Kong Trade Development Council) kembali menyelenggarakan pameran dagang ke-30 2019.

Pada ajang bergengsi ini menyelenggarakan lebih dari 30 pameran, sebanyak 11 di antaranya dari Asia seperti produk elektronik, perhiasan, jam tangan dan penerangan terbesar di dunia.

Hongkong dan Indonesia adalah mitra dagang dan pemasok impor terbesar ke-23, yang memiliki posisi cukup strategis bagi perekonomian Hong kong bersama Indonesia. Bertujuan untuk perkuat menjalin kerjasama dagang Hongkong dan Indonesia.

Direktur Regional lndonesia HKTDC Leung Kwan Ho, kepada Singgalang di Jakarta Selasa (27/8) menjelaskan, tahun ini menggelar sembilan pameran internasional yang mencakup jam tangan, design pakaian, produk elektronik, pencahayaan ramah lingkungan, optik dan berbagai merk minuman, akan diadakan di Hongkong.

HKTDC kali ini, sebagai platform pemasok dari Vietnam memperluas bisnis mereka ke pasar baru, terdapat 30 jenis barang dagangan lebih dari 39.000 peserta pameran yang dihadiri sekitar 770.000 pengunjung dari seluruh dunia, tambahnya.

Pada tahun ini akan menggelar beberapa pameran terbesar diantaranya, HKTDC Hongkong Watch & Clock Fair, Centrestage, Hongkong Electronic Fair, HKTDC Hong Kong International Lighthing Fair, dan Electronic Asia, dan HKTDC Hongkong lntemational Wme & Spirits Fair, yang akan berlangsung selama September-November 2019 mendatang.

Berharap dapat menyambut lebih banyak perusahaan di Indonesia untuk mengeksplorasi peluang bisnis dan memasuki pasar global melalui pameran HKTDC. Dia juga sangat mendorong semua pembeli, distributor dan pengecer dan’ Indonesia mencari peluang dengan datang ke Hongkong.

Indonesia adalah mitra dagang terbesar ke-23 Hong Kong. Hingga Mei 2019, memiliki nilai kerjasama dagang sebesar 1.2 juta di antara kedua negara. Di mana, lndonesia adalah pasar ekspor utama ke 23 Hong Kong dengan besaran nilai ekspor USD 1,2 miliar dan sumber impor terbesar dengan nilai impor USD 0,9 miliar. (smn)

 



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Telkomsel Perluas Pemerataan Akses Broadband 4G LTE hingga Pelosok Negeri

Tak Perlu ke Kelok HP, Dengan Telkomsel Pelajar Pasia Laweh Sudah Bisa Belajar di Rumah 


JAKARTA – Telkomsel berupaya untuk memastikan pemerataan ketersediaan akses broadband di seluruh penjuru negeri yang mampu memberdayakan masyarakat dalam menjalani kegiatan sehari-hari. Hal tersebut pun berlaku bagi masyarakat di daerah terpencil, pulau terluar, hingga wilayah perbatasan yang konsisten Telkomsel rangkul dari waktu ke waktu selama lebih dari 25 tahun melayani negeri.

Maka dari itu, Telkomsel terus bergerak maju menghadirkan akses 4G terdepan di lebih banyak daerah, khususnya wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terpencil), agar manfaat jaringan internet terkini dari Telkomsel semakin tersebar luas dan merata untuk dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, terutama dalam beradaptasi dengan kebiasaan baru melalui pemanfaatan teknologi digital.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan, Telkomsel menaruh perhatian yang besar terhadap pemerataan layanan telekomunikasi di seluruh Indonesia. Berbagai inisiatif seperti Telkomsel Merah Putih telah hadir sebagai solusi yang memberikan solusi bagi masyarakat untuk menikmati standar kualitas jaringan yang sama antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.

“Semangat ini yang akan kami terus bawa dalam memperluas kehadiran jaringan broadband terdepan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat di Tanah Air,” katanya.

Telkomsel melakukan perluasan ketersediaan jaringan 4G di Indonesia secara menyeluruh, mencakup semua pengelompokkan wilayah operasional yang terbagi menjadi empat area. Keempatnya adalah Area 1 (Sumatera), Area 2 (Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat), Area 3 (Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB), dan Area 4 (Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan). Telkomsel pun melakukan pendekatan yang sesuai dengan kondisi tiap-tiap daerah demi memberikan layanan 4G LTE terbaik bagi masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan Telkomsel di area Sumatera adalah menghadirkan layanan 4G di Desa Pasiah Laweh, Sumatera Barat, dengan memanfaatkan infrastruktur Compact Mobile BTS (COMBAT). Inisiatif tersebut memudahkan masyarakat dalam menikmati akses jaringan broadband terdepan, yang sebelumnya harus menuju lokasi bernama “Kelok HP” di pinggir jalan puncak bukit untuk mendapatkan konektivitas internet yang memadai. Pendekatan serupa pun diterapkan Telkomsel dalam memastikan ketersediaan jaringan 4G di Desa Woloklibang, Nusa Tenggara Timur. Penggunaan COMBAT juga dipilih karena kondisi geografis wilayah yang cukup menantang. Butuh satu jam perjalanan laut dan tiga jam perjalanan darat untuk sampai di Desa Woloklibang dari Kota Larantuka, Nusa Tenggara Timur.

Telkomsel juga menanggapi kesulitan akses internet di Desa Petir, Daerah Istimewa Yogyakarta. Solusi yang diberikan adalah dengan memasang alat penguat sinyal (repeater) khusus yang. Hal tersebut dilakukan sebagai optimalisasi jaringan Telkomsel yang sudah ada di wilayah tersebut, namun terhalang oleh banyaknya perbukitan, sehingga kini jaringan 4G yang terpancar jadi lebih kuat. Penanganan khusus turut dilakukan Telkomsel di Desa Nain, Sulawesi Utara. Desa yang berada di pulau kecil di sebelah utara Taman Nasional Bunaken tersebut kini dapat menikmati layanan 4G terdepan berkat peningkatan transmisi dan teknologi dengan mengalihkan akses yang sebelumnya melalui satelit menjadi lewat IP Radio yang termasuk ke dalam infrastruktur BTS Merah Putih milik Telkomsel.

“Sebagai leading digital telco company, Telkomsel berkomitmen untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air. Maka dari itu, kehadiran akses jaringan broadband terdepan di setiap wilayah di negeri ini menjadi penting agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat teknologi terkini di kehidupannya, termasuk dalam menjalani kegiatan belajar jarak jauh hingga berjualan secara daring yang berguna bagi para pelaku UMKM dalam memperluas usahanya. Berbagai inisiatif yang selama ini dilakukan Telkomsel juga diharapkan mampu mendukung pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika yang tengah mengupayakan ketersediaan jaringan 4G di seluruh desa di Indonesia pada 2022.” kata Denny menutup. (mat)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Rupiah Ditutup Melemah Dipengaruhi Mandeknya Persetujuan Paket Stimulus AS

Rupiah Menguat Seiring Terhambatnya Pemulihan Ekonomi AS


JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup melemah seiring penantian pasar atas persetujuan paket stimulus lanjutan di Amerika Serikat yang masih mandek. Rupiah ditutup melemah 8 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.698 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.690 per dolar AS.

“Pekan ini Rupiah banyak didorong faktor domestik, yaktu rilis data neraca perdagangan kemarin yang surplus cukup besar. Ini akan berdampak kepada current account deficit sepanjang tahun ini yang akan menyusut,” kata analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Jumat (16/10/2020), dikutip dari antara.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (15/10) kemarin mencatat neraca perdagangan RI pada September 2020 mengalami surplus 2,44 miliar dolar AS dengan nilai ekspor 14,01 dan impor 11,57 miliar dolar AS, sehingga Indonesia mengalami surplus untuk kelima kalinya tahun ini sejak Mei 2020.

Selain itu, lanjut Arya, pelaku pasar juga tengah menunggu UU Cipta Kerja ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo setelah disahkan oleh DPR.

“UU Cipta Kerja ini diharapkan akan meningkatkan investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Rully.

Dari eksternal, pasar masih menunggu persetujuan stimulus fiskal di AS. Saat ini terlihat mulai ada kemajuan antara pemerintahan Presiden AS Donald Trump dengan Partai Demokrat mengenai jumlah stimulus yang akan dikeluarkan.

“Untuk pekan depan, saya perkirakan rupiah masih akan tetap stabil, menunggu pengesahan omnibus law dan stimulus fiskal di AS. Tapi memang ada risiko peningkatan kasus covid di berbagai negara,” kata Rully.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp14.699 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.695 per dolar AS hingga Rp14.748 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.766 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.760 per dolar AS. (ant/rin)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#na-ic

NA-IC Prioritaskan Program Koperasi dan UMKM

Ketua DPD Organda Sebut Nasrul Abit Berhasil Pimpin Sumbar


PADANG—Koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pergerakan perekonomian, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar). Sektor ini juga menjadi catatan penting bagi calon kepala daerah yang ikut Pilkada Sumbar 2020.

Pasangan nomor urut 2, Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC), menjadikan koperasi dan UMKM sektor penting dalam mewujudkan Sumbar Unggul, apalagi dalam masa pandemi saat ini. Sektor ini sangat terpukul akibat anjloknya ekonomi di Sumbar.

“Inilah pekerjaan rumah ke depan bagi kepala daerah, apalagi Sumbar memiliki banyak koperasi dan UMKM,” kata calon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Kamis (15/10).

Beberapa poin penting yang menjadi catatan NA-IC dari sektor koperasi dan UMKM ialah melakukan pendataan riil terhadap keberadaan koperasi dan UMKM hingga super mikro. Kemudian, memberikan pinjaman modal kerja super ringan kepada pelaku usaha super mikro. Selanjutnya, memfasilitasi pemasaran hasil produksi UMKM secara rutin, melalui bazar atau sejenisnya serta aplikasi pemasaran berbasis daring (online). Pemasaran berbasis daring ini harus diterapkan agar pangsa pasar UMKM lebih luas.

“Pelaku usaha harus melek teknologi, agar distribusi hasil usaha mencakup lebih luas dan UMKM terus berkembang,” tutur Nasrul Abit.

Pihaknya juga mendorong pembelian produk UMKM oleh aparatur sipil negara (ASN). Beberapa strategi tersebut sudah dirancang NA-IC untuk diwujudkan jika terpilih pada Pilgub Sumbar 2020.

“Skema-skema ini nantinya bakal diterapkan untuk koperasi dan UMKM sehingga UMKM yang terdampak saat ini bisa bangkit kembali,” ujarnya. (yos)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer