Connect with us

News

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kota Bukittinggi

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kota Bukittinggi


Jumat, 24 Agustus 2018 – 22:25:26 WIB – 449

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Kota Bukittinggi

Hujan deras disertai angin kencang landa KotaBukittinggi, Jumat (24/8).

BUKITTINGGI – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat siang (24/8/2018). Kejadian cepat di saat umat muslim sedang melaksanakan ibadah shalat Jumat tersebut membuat warga panik khawatir tertimpa pohon dan tiang reklame.

Kekhawatiran itupun rupanya terjadi, banyak tiang reklame dan ranting pohon berjatuhan, bahkan menimpa sejumlah kendaraan yang terparkir. Salah satunya tiang bangunan di sebelah Bank Nagari Bukittinggi tiba-tiba roboh dan menimpa tiga unit mobil yang tengah terparkir di tepi jalan.

Begitupun tiang reklame di areal Jam Gadang dan tiang bangunan di depan Bank Nagari ikut runtuh, dan atap bangunan bagian belakang kantor Balaikota lama di jalan Jenderal Sudirman yang dekat komplek Kodim dihempas angin dan jatuh ke bawah.

Kaca dinding rumah dinas Ketua DPRD Kota Bukittinggi pecah diterjang angin badai, serta pohon tumbang di kawasan Bukit Ambacang. Sehingga mengakibatkan ranting pepohonan dan dedaunan berserakan di sepanjang jalan Kota Bukittinggi.

Meri Tan anggota tim Tagana Kota Bukittinggi mengatakan, tiga unit mobil yang sedang parkir tertimpa tiang bangunan yang roboh.

“Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya material saja,” ucap Meri Tan.

Pasca angin badai menerjang Kota Bukittinggi, secara langsung BPBD Kota Bukittinggi, Tim Tagana, pihak kepolisian serta dibantu masyarakat tengah berupaya membersihkan reruntuhan. BPBD menghimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap kondisi yang terjadi. (Iwin SB)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri

Tag: bukittinggi,daerah,metro,peristiwa,sumatra-barat

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Ngobrol 5 Jam Hingga Subuh dengan Habib Rizieq di Makkah

Fahri Hamzah dan Fadli Zon Ngobrol 5 Jam Hingga Subuh dengan Habib Rizieq di Makkah

POLITIK – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bertemu dengan imam besar…

Minim Fasilitas Pengawasan dan Kesehatan, Kalapas Karan Aur Pariaman Minta Bantuan Pemda

Minim Fasilitas Pengawasan dan Kesehatan, Kalapas Karan Aur Pariaman Minta Bantuan Pemda

PARIAMAN – KaLapas Kls II Karan Aur Pariaman Pudjiono Gunawan minta bantuan Kepala Daerah setempat terkait minimnya…

Jokowi Ajak TNI-Polri Sosialisasi Kinerja, Fadli Zon: Pernyataan Berbahaya, Sangat Politis

Jokowi Ajak TNI-Polri Sosialisasi Kinerja, Fadli Zon: Pernyataan Berbahaya, Sangat Politis

POLITIK – Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon mengkritik Presiden Jokowi yang meminta aparat TNI-Polri…

Polemik Jenderal Kardus, Gerindra Bercerai dengan Demokrat

Polemik Jenderal Kardus, Gerindra Bercerai dengan Demokrat

POLITIK – Politisi Partai Demokrat Andi Arief mengirim sinyal mengejutkan di detik-detik akhir pendaftaran calon…

Jelang Idul Adha, Dinas DTPHP Pasbar Lakukan Pemeriksaan Hewan Qurban

Jelang Idul Adha, Dinas DTPHP Pasbar Lakukan Pemeriksaan Hewan Qurban

PASAMAN BARAT – Untuk Memastikan kesehatan hewan Qurban, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Beri Kritik Soal Anggaran Dana Kartu Prakerja – Fadli Zon

Juliari Korupsi Bansos, Fadli Zon: Kesempatan Bikin Orang Jadi Maling


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak henti-hentinya memberikan kritik kepada pemerintah. Kali ini, ia mengkritik terkait anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program Kartu Prakerja yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia menilai program itu hanya buang-buang uang saja dan seharusnya program tersebut bisa diberikan pemerintah secara gratis, apalagi kini masyarakat banyak terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli di akun Twitternya yang dilihat Selasa, 20 Juli 2021.

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. 

elain itu anggaran Rp 10 triliun juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan ditambahnya anggaran senilai Rp 10 triliun, diharapkan peserta program Kartu Pra Kerja dapat meningkat hingga 2,8 juta orang. Totalnya, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 30 triliun untuk Program Kartu Pra Kerja dengan 8,4 juta peserta yang terlibat.

Perempuan yang kerap di sapa Ani itu mengatakan penambahan anggaran program Kartu Pra Kerja itu berdasarkan hasil survei internal. Adapun harapannya penambahan anggaran tersebut bisa membantu masyarakat yang sedang mencari kerja ataupun terkena PHK

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Buang-buang Uang, Sebaiknya Bayar Insentif Nakes! – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Kebijakan Bansos COVID-19 Bermasalah Sejak Awal


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, Program Kartu  Prakerja merupakan program yang hanya buang-buang uang. Oleh sebab itu, dia mengkritik keras ketika pemerintah mengumukan akan menambah Rp10 triliun untuk program tersebut.

Penambahan anggaran itu diklaim pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Fadli Zon menilai, seharusnya pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma.

“Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon pada Minggu (18/07/2021).

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp10 triliun juga dikatakan Fadli Zon bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

“Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit,” tuturnya.

Sebelumnya disebutkan, Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja hingga Rp10 triliun sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi COVID-19. Semula, pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program tersebut dengan sasaran 5,6 juta orang peserta.

“Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/07/2021). 

Lebih jauh Sri Mulyani memaparkan, kenaikan anggaran tersebut karena hasil survei menunjukkan bahwa program terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK selama pandemi COVID-19. 

Mekanisme program Kartu Prakerja tambahan ini masih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta dan mendapatkan insentif Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan.

Adapun total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta. Tiap peserta juga akan mendapatkan dana sebesar Rp50 ribu setiap kali mengisi survei.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ngawur Mana Militernya? – Fadli Zon

Dana Haji Mau Dipakai Perkuat Rupiah, Tanya Fadli Zon: Pemilik Dana Rela Uangnya Dipakai?


Anggota DPRI RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam pernyataannya, Muhadjir menyebut Indonesia berada di kondisi darurat militer dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui akun Twitter–nya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir asal-asalan alias ngawur.

Ia menyesalkan penggunaan istilah darurat militer dalam pernyataan Menko PMK ini.

Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya ?” tulis Fadli Zon, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, pernyataan dari Muhadjir menambah bukti, koordinasi pemerintah penanganan Covid-19 yang kurang. https://d-1023473858618586686.ampproject.net/2107030008001/frame.html

Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep n pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” katanya.

Selain Fadli Zon, kritik juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua PKS Sukamta, pernyataan Menko PMK ngawur dan semakin menunjukkan pemerintah masih gagal membangun koordinasi di internal mereka.

“Sudah hampir satu setengah tahun pandemi covid, masih saja pejabat pemerintah buat pernyataan-pernyataan yang membingungkan dan tidak punya pijakan hukum yang jelas,” katanya kepada Tribunnews, Minggu (17/7/2021).

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer