Connect with us

News

Jalan Sumbar Steril dari Angkutan Barang pada H-3 Lebaran 2018

Jalan Provinsi di Sumbar Layak Dilewati Pemudik


Padang, (Antaranews Sumbar) – Jalan yang dimanfaatkan sebagai jalur mudik di Sumatera Barat steril dari angkutan barang dari pada H-3 atau 12 Juni pukul 00.00 WIB hingga 20 Juni 2018 pukul 00.00 WIB, kata Kepala Dinas Perhubungan setempat, Amran di Padang, Jumat.

“Angkutan barang yang terkena aturan ini adalah mobil dengan Jumlah Berat yang Diizinkan (JBI) lebih dari 7000 kilogram, yang mengangkut bahan galian, bahan tambang, minyak sawit dan bahan bangunan,” ujarnya.

Larangan itu dilakukan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada libur lebaran 2018 agar pemudik bisa merasa labih nyaman dalam berkendara.

Aturan itu termaktub dalam Surat Edaran Dinas Perhubungan Sumbar Nomor 551.2/654/DISHUB-SB/2018 tertanggal 8 Juni 2018.

Sesuai Permenhub nomor 34 tahun 2018 tentang pengaturan lalu lintas pada masa angkutan lebaran 2018 angkutan barang yang diperbolehkan melintas yakni mengangkut bahan bakar minyak dan bahan bakar gas, ternak, hantaran pos dan uang, angkutan mudik dan mobil yang mengangkut sepeda motor.

“Edaran ini sudah disampaikan pada Dinas Perhubungan kabupaten dan kota, untuk membantu pengawasan di lapangan, kata Amran.

Selain itu untuk memberikan kenyamanan pada pemudik, dua Jembatan Timbang Oto (JTO) di Sumbar yang telah berfungsi masing-masing JTO Kiliran Jao di Kabupaten Sijunjung dan JTO Tanjung Balit di Kabupaten Limapuluh Kota difungsikan sebagai rest area.

Pemudik dapat memanfaatkan lokasi yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan tersebut untuk beristirahat dan melepas penat sejenak, sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Arus mudik ke Sumbar diperkirakan mencapai puncak pada H-3 dan arus balik pada H+4.

Jumlah pemudik tahun ini diprediksi turun dari 2017 yang mencapai 3,5 juta orang. Hal itu dipicu karena melemahnya perekonomian dan bertepatan dengan tahun ajaran baru.

Diperkirakan jumlah pemudik Sumbar pada 2018 dua juta orang.*





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer