Connect with us

NASIONAL

KORLANTAS POLRI Diwakili Kombes Arman Terima Cinderamata Dari IMO-Indonesia – siarminang.net

KORLANTAS POLRI Diwakili Kombes Arman Terima Cinderamata Dari IMO-Indonesia – Beritasumbar.com

JAKARTA,- Sekertaris Jenderal M. Nasir Umar dan Pembina IMO Indonesia Dr.Dr. Yuspan Zalukhu SH.MH, mewakili Ketua Umum Indonesia Yakub Ismail. SE, menyerahkan Cinderamata kepada Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Drs. Istiono. MH, yang diwakili Kombes Pol, Arman, Kasubdit Dikmas Lantas Korlantas Polri, pagi tadi (21/12/2020)

Sekjen dan Pembina IMO Indonesia, diterima Kombes Arman diruang kerjanya, penyerahan Plakat tersebut sebagai ucapan terima kasih dari IMO Indonesia atas kerjasama antara IMO Indonesia dengan Kakorlantas Polri dalam pelaksanaan Webiner SEFE N’ HEALTH, “Kiat Berlalu Lintas Di Masa Pandemi COVID-19” pada 17 Desember 2020 pekan kemarin.

Tujuan utama pelaksanaan Webiner ini bertujuan untuk memberikan arahan kepada masyarakat Indonesia, bagaimana berkendaraan yang baik saat mengemudi disituasi Pandemi COVID-19, khususnya bagi pengendara yang hendak melakukan perjalanan jauh dalam rangka pulang kampung untuk melaksanakan Natal dan Tahun Baru

Pada kesempatan ini Sekjen IMO Indonesia. M. Nasir Umar, meminta agar Kerjasama ini terus berlanjut antara IMO Indonesia dengan Korlantas, dan hal ini disambut baik oleh Kombes Pol Arman, yang disepakati untuk diadakan pertemuan lanjutan pada Minggu kedua Januari 2021

Diharapkan agar Januari 2021, IMO Indonesia telah menandatangani MOU dengan Korlantas Polri, bentuk kerjasama tersebut akan dituangkan pada MOU tersebut.



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUKITTINGGI

Wako Bukittinggi Erman Safar Buktikan Janji dan Komitmennya – siarminang.net

Wako Bukittinggi Erman Safar Buktikan Janji dan Komitmennya – Beritasumbar.com

Bukittinggi, siarminang.net — Sering memang, seseorang setelah duduk di tahta yang telah didapat, bakal banyak lupa apa yang telah dijanjikan. Penyakit lupa, terkadang harus menjadi alasan akibat janji telah dilontarkan tak bisa direalisasikan.

Tetapi semuanya itu bukan karena tidak bisa direalisasikan, mungkin saja pemimpin itu takut mengambil resiko dari yang telah dijanjikannya.

Sebenarnya, tak ada yang tidak bisa di dunia ini, sepanjang ikhlas, apa lagi untuk kesejahteraan rakyat. Aturan yang ada membelenggu dalam mengambil sebuah kebijakan, akan ada jalan keluarnya.

Mungkin ini lah salah satu yang dapat ditarik dari pertemuan Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar dengan sejumlah pedagang di kota dengan ikon Jam Gadang tersebut, pada Jumat malam (26/2/2021), bersama-sama dengan tokoh masyarakat Bukittinggi seperti Yulman Hadi, Tasmon dan lainnya.

Sesuai janji saat masa kampanye, yakni akan mencabut Perwako 40 – 41, pasca dilantik menjadi orang nomor satu di kota kelahiran Proklamator Bung Hatta ini, tak perlu tunggu waktu laman kurang 1×24 jam, janji itu ditunaikan yaitu mencabut perwako yang telah diterbitkan pemerintahan sebelumnya, dengan isu retribusi yang dibebankan kepada pedagang.

“Akhirnya kita menarik kesepakatan bersama, tetap dalam komitmen awal Perwako 40/41 dicabut,” tegas Erman.

Sebagai seorang pemimpin yang sudah menjalankan janjinya, tentu masyarakat harus lah faham juga. Makanisme mencabut sebuah peraturan di sebuah pemerintahan akan ada proses yang akan dilalui. Setelah komitmen wako mencabut perwako, di sinilah proses mulai dilalui untuk pencabutan itu.

Proses yang mulai dilaksanakan untuk mencabut perwako itu, sebagai seorang pemimpin perlu adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat supaya apa pun kebijakan akan dibuat bisa berjalan dengan baik.

Begitu juga halnya dengan pencabutan perwako. Agar semuanya dapat berjalan baik tanpa melabrak aturan, ia memohon dukungan dan doa dari masyarakat pedagang supaya bisa bergandengan tangan untuk merubah apa pun tahapan-tahapan sebagai proses kebijakan yang ada di pemerintah yang membebani masyarakat.

Sebagai langkah awal dalam memulai proses pencabutan perwako itu, Ketua Partai Gerindra Kota Bukittinggi ini, telah merencanakan pemanggilan kepala Dinas Pasar. Tentunya dalam pemanggilan tersebut sebagai bagian dalam menjalankan tata aturan untuk proses pencabutan perwako.

Rencananya, pemanggilan kadis pasar guna membahas proses pencabutan perwako dilakukan setelah selesainya acara serah terima jabatan, yang hari ini Sabtu (27/2/2021) dilaksanakan di Auditorium Pustaka Bung Hatta.

Komitmen dalam menjalankan janjinya, Erman Safar yang berpasangan dengan wakilnya Marfendi juga dapat dukungan dari Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Barat, Andre Rosiade.

Anggota DPR – RI itu mengapresiasi langkah wako Bukittinggi Erman Safar yang tegas menyatakan pencabutan perwako 40 – 41 tersebut. Tentu dengan pencabutan perwako, janji politik Partai Gerindra sudah ditunaikan.

Komitmen telah mencabut perwako ini, prosesnya akan dilalui setelah sertijab. Tentunya Erman Safar akan tancap gas, dan akan mempersiapkan tenaga ahli hukum untuk mensupport supaya bisa melaksanakan dan mengesekusinya.

“Saya instruksikan pak Haji Erman Safar dalam 100 hari pertama akan selesaikan Perwako 40/41, jadikan ini program kwalitas kita,” ucap Andre. (adil)



Sumber

Baca Selengkapnya

BUKITTINGGI

Dilantik Jadi Wako dan Wawako Bukittinggi, Erman Safar

Dilantik Jadi Wako dan Wawako Bukittinggi, Erman Safar

Padang, siarminang.net — Hari ini, Bukittinggi telah resmi memiliki wali kota dan wakil wali kota baru. Dilantik langsung Gubernur Sumbar, Erman Safar – Marfendi minta didoakan supaya bisa menjalankan program pemerintahan dalam waktu singkat.

Selain itu, Erman Safar minta didoakan juga adanya keharmonisasian dengan sejumlah perangkat daerah di Kota Bukittinggi, serta kerjasama ASN yang ada bisa terjalin dengan baik dan cepat.

“Kepemimpinan yang dilantik hari ini, kita hanya sampai tahun 2024,” katanya usai pelantikan di Auditorium Gubernur Sumbar, Jumat (26/2/2021).

Erman juga mengatakan, Alhamdulillah bahwa pelantikan langsung oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi telah sesuai dengan agenda.

Erman menyampaikan harapan kepada masyarakat Kota Bukittinggi di manapun berada, mengucapkan terimakasih banyak dan mohon maaf lahir batin, karena tidak dapat mengundang dan menghadiri untuk mengikuti acara pelantikan hari ini.

Disampaikan, sesuai janji kampanye, hari ini, 1×24 jam memulai tahapan untuk mengganti Perwako 40 – 41, yang telah diterbitkan pemerintahan sebelumnya, dengan isu retribusi yang dibebankan kepada pedagang.

“Pada jam 20.00 WIB, kami akan mengundang beberapa kawan-kawan untuk menyaksikan, bahwa kami komit untuk memulai proses tahapan pergantian perwako 40-41 itu,” tegasnya.

Selain itu, katanya, juga akan melaksanakan program-program cepat dalam masa pandemi covid-19, untuk membuat program peningkatan penghasilan dari UMKM.

“Lalu nantinya bagaimana mengemas kegiatan-kegiatan pariwisata di masa pandemi Covid-19 tetap tumbuh dan berpengaruh baik terhadap perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi juga menyampaikan, meminta doa kepada masyarakat Bukittinggi, di mana masa waktu yang pendek ini bisa mampu merealisasikan semua apa yang dijanjikan di masa kampanye.

“Kepada masyarakat tolong pelihara persatuan di Bukittinggi. Pilkada telah selesai, mari kita membangun Bukittinggi secara bersamaan-sama. Dengan kebersamaan insyaallah kita akan lebih baik di masa yang akan datang,” ungkapnya. (adil)



Sumber

Baca Selengkapnya

audy

Presiden Jokowi Lantik Mahyeldi-Audi bersama Dua Gubernur dan Wagub lainnya, Masa Bakti Hingga 2024 – siarminang.net

Presiden Jokowi Lantik Mahyeldi-Audi bersama Dua Gubernur dan Wagub lainnya, Masa Bakti Hingga 2024 – Beritasumbar.com

Jakarta, siarminang.net – Presiden Joko Widodo melantik tiga pasang gubernur dan wakil gubernur terpilih pada Kamis, (25/2), dimana pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pasangan calon gubernur dan wakilnya yang dilantik diantaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Audy Joinaldy, Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, dan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu
Rohidin Mersyah dan E.H. Rosjonsyah.

Ketiga pasangan terpilih tersebut terlebih dahulu menerima petikan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia yang dilakukan di ruang kredensial, Istana Merdeka.

Selanjutnya, para calon gubernur dan wakil gubernur tersebut menjalani prosesi kirab dari Istana Merdeka ke Istana Negara bersama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Pelantikan yang kemudian digelar di Istana Negara bagi ketiga pasangan terpilih tersebut dilakukan dengan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40/P Tahun 2021 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Kepulauan Riau, dan Bengkulu Masa Jabatan Tahun 2021-2024.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengambil sumpah jabatan bagi pihak-pihak yang dilantik.

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai gubernur/wakil gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap Presiden mendiktekan penggalan sumpah jabatan.

Dengan demikian, ketiga pasangan gubernur dan wakil gubernur tersebut telah secara resmi mengemban amanah jabatannya untuk periode 2021 hingga 2024 mendatang.

Acara pelantikan yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk kemudian diikuti oleh sejumlah tamu undangan terbatas yang hadir. (Rel)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer