Connect with us

News

Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar dan Sinar Pagi Sport Club Berbagi, Khitankan 100 Anak Gratis

Sinar Pagi Sport Club dan Masjid Taqwa Berbagi, Khitankan 100 Anak Gratis


Sabtu, 09 Juni 2018 – 11:53:12 WIB – 170

Konferensi pers kerjasama KL Lazismu dan Sinar Pagi Sport Club, Sabtu (9/6/2018)

Pilwako Kota Padang 2018

PADANG – Pengurus Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar melalui KL Lazismu berkerjasama dengan Sinar Pagi Sport Club menyelenggarakan khitanan massal gratis bagi 100 anak seKota Padang di ruang klinik pratama KH. Ahmad Dahlan, Sabtu (9/6/2018). Sebanyak 100 anak mendaftarkan diri di kegiatan tersebut.

“Memang untuk warga Kota Padang tapi tidak menutup kemungkinan untuk warga dari jauh mau mendaftar silakan. Ini gratis,” kata Wakil Ketua Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar, Datuk Hafid.

Datuk Hafid mengatakan, kegiatan ini juga sebagai cara Masjid Taqwa untuk memberi kontribusi kepada masyarakat di sekitarnya. Di samping menfasilitasi masyarakat dalam memenuhi syariat Islam, juga untuk menjaga kesehatan masyarakat di masa depan.

“Khitanan sendiri ini kan di samping memenuhi syariat agama Islam juga untuk kesehatan,” tambah Datuk Hafid.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan masjid Taqwa. Datuk berharap, tahun depan, diharapkan bisa menjangkau lebih banyak anak-anak lagi.

Khitanan massal kali ini bekerja sama dengan Sinar Pagi Sport Center. Metode yang digunakan adalah dengan laser sehingga perawatannya lebih praktis.

Bendahara PW Muhammadiyah Sumbar Abdurrahman Chan mengapresiasi kegiatan ini. Abdurrahman mengatakan rasa terima kasihnya pada Sinar Pagi Sport Club.

“Yang jelas sangat bersyukur terima kasih sekali karena perhatian dari SPSC ini luar biasa untuk dua kegiatan Khitanan dan pembagian paket Ramadhan,” imbuh Abdurrahman.

Kepada pengurus masjid agar dilakukan tiap tahun, khitanan dan paket Ramadhan, kami terima kasih kepada SPSC.

Peserta khitanan massal diutamakan untuk anak berusia 5 hingga 12 tahun. Pada acara tersebut, peserta juga diberi sarung, dan uang saku.

“Khitanan mendaftar dari mana saja, tetap dibuka hingga hari ini. Pendaftaran melalui PDA Padang dan langsung ke kantor,” ujarnya.

Sekretaris SPFC, Erwin Bustamam, SE, MSi didampingi Aldo dan Musri Muliamengatakan “Kami bangga dengan kerjasama ini, dimana tiap tahun kita kumpulkan Rp150 juta dari zakal mal anggota, kali ini kita berkerjasama dengan KL Lazismu Masjid Taqwa. “Saya harap kegiatan serupa akan dilakukan tahun depan,” harapnya

Tambahnya, para anggota klub tidak hanya olahraga juga bakti sosial ke panti asuhan dan menyantuni fakir miskin.

KL Lazismu Taqwa, Drs H. Solsafad mengatakan Pengurus Masjid dan KL berkolaborasi dengan dua kegiatan khitanan massal dan membagikan 350 paket 75 paket dibantu oleh SPSC.

“Besok kita serahkan 350 paket untuk fakir miskin, guru honor, garin masjid dan dai, besok jam09. 00wib. Nanti sore buka bersama masyarakat dhuafa dan keluarga besar Muhammadiyah,” ujar Solsafad.

Ketua Panitia Khitanan Massal Hendri Novigator mengatakan kegiatan khitanan ini merupakan rutin tahunan yang diprogramkan, dengan tema “Berkah ramadhan untuk umat”.

“Khitanan sehari penuh kerjasama medis dari rumah sakit Aisyiyah donasi dari masjid taqwa, lazismu dan Sinar pagi sport Club, kerjasama ini saya harap berlanjut tiap tahun,” tutupnya. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: metro,muhammadiyah,padang,reliji,sosial,sumatra-barat

Masihkah Kita Manusia Beragama?

Masihkah Kita Manusia Beragama?

Oleh : Riyan Betra Delza – Sulit rasanya menemukan ketenangan di tengah hiruk pikuk permasalah yang begitu semeraut….

Harlah Pancasila ke-73 di Pariaman, Kapolres Bacakan Sambutan Presiden RI

Harlah Pancasila ke-73 di Pariaman, Kapolres Bacakan Sambutan Presiden RI

PARIAMAN – Pemko Pariaman gelar Upacara dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-73 Tahun 2018 di Halaman…

Emre Can Resmi Tinggalkan Liverpool, Berlabuh di Juventus?

Emre Can Resmi Tinggalkan Liverpool, Berlabuh di Juventus?

BOLA – Melalui laman resminya, Liverpool mengkonfirmasi kepergian Emre Can plus Jon Flanagan yang kontraknya…

TSR 8 Pemko Padang Soroti Tingginya Tawuran dan Kekerasan Perempuan di Lubeg

TSR 8 Pemko Padang Soroti Tingginya Tawuran dan Kekerasan Perempuan di Lubeg

PADANG – TSR 8 Pemko Padang kembali mengunjungi masjid di Kota Padang, Kali ini hadir dan menyapa jemaah Masjid Rahmah…

Timsel KPU Sawahlunto Dilaporkan ke KPU RI, Ini Kata KPU Sumbar Izwaryani

Timsel KPU Sawahlunto Dilaporkan ke KPU RI, Ini Kata KPU Sumbar Izwaryani

PADANG – Empat komisioner incumbent melaporkan tim seleksi KPU Kota Sawahlunto 2018-2023 ke KPU RI, karena mereka…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer