Connect with us

Ekonomi

MAXstream Rilis 20:21, Serial Orisinal Unik dengan Plot Time Loop yang Misterius

MAXstream Rilis 20:21, Serial Orisinal Unik dengan Plot Time Loop yang Misterius


JAKARTA – MAXstream kembali hadir dengan film MAXstream Original yang memberikan pilihan yang lebih luas bagi pelanggan dalam menikmati hiburan digital berkualitas. Kali ini, produksi MAXstream Original terbaru hadir dalam bentuk serial berjudul 20:21 yang terdiri dari enam episode. Serial yang menggabungkan genre romance, drama, dan thriller tersebut tayang perdana Minggu, 14 Februari 2021, eksklusif hanya di aplikasi MAXstream.

Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana mengatakan, kemunculan serial 20:21 menjadi bukti konsistensi Telkomsel untuk memberikan lebih banyak film dan tayangan digital berkualitas bagi pelanggan melalui MAXstream sebagai platform video on-demand (VOD) terdepan dari Telkomsel. “Dengan plot cerita yang unik dan menarik, kami berharap 20:21 bisa mendapatkan respon positif dari penonton. Kehadiran 20:21 juga akan semakin memperkaya pilihan film di dalam MAXstream yang dapat dinikmati kapan pun dan di mana pun,” katanya.

Cerita pada serial 20:21 berpusat pada karakter bernama Eddie yang secara misterius terjebak dalam lingkaran waktu (time loop) dan menjalani hari yang sama secara berulang-ulang. Di setiap pengujung hari, Eddie selalu mengalami kematian, namun ia tetap terbangun keesokan harinya dan mengulangi kembali kesehariannya. Eddie yang menyadari ada yang salah dengan kehidupannya pun berupaya untuk memecahkan masalahnya dengan memperbaiki hubungan dengan orang-orang yang pernah disakitinya demi mendapatkan kembali hidupnya yang normal.

20:21 dibintangi oleh aktor dan aktris muda seperti Ajil Ditto yang memerankan karakter Eddie dan Aisyah Aqillah yang berperan sebagai Citra. Selain itu, serial tersebut turut dibintangi oleh sineas kawakan seperti Widi Mulia. Film ini disturadari oleh Denny Pusung, yang merupakan sutradara film Ajari Aku Islam dan Penulis Skenario Terpuji Festival Film Bandung, Lintang Pramudya Wardhani.

Dalam menggarap 20:21, Telkomsel melalui MAXstream berkolaborasi dengan rumah produksi lokal Ceria Art Entertainment untuk mendukung industri kreatif di Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan. Selain itu, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel Nirwan Lesmana juga menjadi Executive Producer untuk memastikan keterlibatan langsung Telkomsel dalam produksi film orisinal MAXstream ini agar memiliki nilai tambah bagi penontonnya dan selaras dengan upaya Telkomsel sebagai leading digital telco company dalam mengakselerasi sekaligus melengkapi gaya hidup digital pelanggan secara inklusif dan berkelanjutan.

MAXstream sebagai The Home of Entertainment

MAXstream terus konsisten menghadirkan produksi film MAXstream Original berupa serial dan film, maupun professional generated content melalui kolaborasi dengan sineas lokal, content creator professional dan YouTuber Tanah Air. Dari sejak awal hadir di tahun 2018, hingga kini telah hadir lebih dari 670 Judul MAXstream Original berupa film dan serial, serta lebih dari 50 professional generated content. MAXstream juga terus memperkuat eksistensi dalam industri hiburan digital dengan berfokus pada film bergenre komedi romantis, reality show, drama keluarga dan horror.

Selain diperkaya dengan ragam film MAXstream Originals lainnya, berbagai platform over-the-top (OTT) seperti HBO GO, iflix, Vidio, dan VIU juga tersedia di dalam ekosistem MAXstream. Secara keseluruhan, MAXstream menyediakan 56 saluran televisi lokal dan internasional, 14 platform OTT, serta lebih dari 10.000 koleksi film dan serial. MAXstream pun kini telah menjadi platform marketplace OTT terdepan di Indonesia dengan total unduhan sebanyak lebih dari 30 juta kali di Google Play Store serta App Store, serta mencatatkan total 130 juta total views dan sekitar 55 juta menit waktu menonton per bulannya.

“Telkomsel melalui MAXstream akan terus bergerak maju menjadi The Home of Entertainment yang mampu menghadirkan lebih banyak tayangan yang tidak hanya menghibur, namun juga memberikan nilai tambah bagi pelanggan dengan mengedepankan prinsip customer-centric di setiap produksi film yang dijalankan. Kami pun turut berkomitmen untuk membuka peluang dan kesempatan yang lebih luas bagi lebih banyak sineas dan pelaku industri kreatif Tanah Air untuk bersama-sama menciptakan film asli Indonesia yang berkualitas,” kata Nirwan menutup. (mat)

 

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Rupiah Loyo, Dolar AS Pagi Ini Rp14.092

Pagi Ini, Rupiah Menguat Tipis


JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan pagi ini. Rupiah berada di level Rp14.000-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Kamis (25/2/2021) pada pukul 09.20 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 7.5 poin atau 0,05% ke level Rp14.092 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.082 hingga Rp14.092 per USD.

Sementara itu, yahoofinance mencatat rupiah melemah ke level Rp14.085 per USD. Di mana, dalam pergerakan harian Rp14.085 – Rp14.085 per USD.

Sebelumnya, Dolar AS menyentuh posisi terendah dalam tiga tahun terakhir terhadap mata uang terkait komoditas seperti dolar Kanada, Australia dan Selandia Baru. Di sisi lain, dolar AS melemah karena kebijakan The Fed.

Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa suku bunga AS akan tetap rendah dan The Fed akan terus membeli obligasi untuk mendukung ekonomi AS. Pernyataan Powell mendorong dolar ke dalam perdagangan reflasi, yang mengacu pada peningkatan aktivitas ekonomi serta inflasi.

Di sisi lain, mata uang terkait dengan komoditas mendapat manfaat dari kenaikan dalam perdagangan global. Seperti mata uang di negara-negara seperti Inggris telah diuntungkan dengan membuat kemajuan dalam pemulihan dari pandemi virus corona. (aci)


window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan

Rupiah Baru Mirip Yuan, Ketua Kadin: Semua Negara Desainnya Beda


JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan untuk rupiah pada Bank Umum dan BPR masing-masing sebesar 25 bps (basis point) serta menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan untuk valuta asing pada Bank Umum sebesar 25 bps (basis point).

Dengan demikian, Tingkat Bunga Penjaminan untuk Rupiah pada Bank Umum ditetapkan menjadi sebesar 4,25% dan untuk valuta asing pada Bank Umum sebesar 0,75%.

Sementara itu, Tingkat Bunga Penjaminan untuk Rupiah pada BPR menjadi sebesar 6,75%. Tingkat Bunga Penjaminan tersebut berlaku mulai tanggal 25 Februari 2021 hingga tanggal 28 Mei 2021.

Selanjutnya, LPS akan tetap melakukan monitoring dan membuka ruang evaluasi atas Tingkat Bunga Penjaminan sebelum akhir periode tersebut sesuai dinamika kondisi perekonomian dan perbankan.

Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono menyampaikan bahwa kebijakan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan LPS tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan antara lain arah suku bunga simpanan perbankan yang terus menunjukkan tren penurunan, kondisi dan prospek likuiditas perbankan yang relatif longgar serta perkembangan terkini dari pemulihan perekonomian yang memerlukan dukungan berupa sinergi kebijakan dari otoritas keuangan.

“LPS menurunkan Tingkat Bunga Penjaminan dengan pertimbangan bahwa kondisi likuiditas perbankan saat ini berada pada kondisi yang cukup stabil yang ditandai dengan penurunan suku bunga pasar simpanan. LPS juga memandang bahwa pemulihan aktivitas ekonomi perlu diakselerasi dengan penguatan intermediasi perbankan. Oleh karena itu, LPS berharap kebijakan ini dapat memberikan ruang lanjutan bagi penurunan suku bunga kredit perbankan yang pada gilirannya digunakan mendukung pembiayaan sektor riil,” ujar Didik Madiyono di Jakarta, Rabu (24/2/2021), dikutip dari okezone. (rn/*)


window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Ekonomi

Menguat Tipis, Rupiah Berada di Rp14.085/Dolar

Rupiah Menguat Seiring Terhambatnya Pemulihan Ekonomi AS


JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tipis di perdagangan hari ini. Rupiah pagi ini berada di level Rp14.000-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rabu (24/2/2021) pada pukul 10.02 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange menguat 7,5 poin atau 0,05% ke level Rp14.085 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.072 hingga Rp14.085 per USD.

Sementara itu, yahoofinance mencatat rupiah berada di level Rp14.122 per USD. Dalam pergerakannya Rupiah landai di Rp14.122 per USD.

Adapun kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta berada di Rp14.073 per USD, menguat dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.093.

Pagi ini, indeks dolar AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa sore (Rabu pagi WIB). Dolar menguat setelah ketua Federal Reserve AS Jerome Powell menolak pernyataan bahwa kebijakan moneter yang longgar berisiko melepaskan inflasi, sementara pound Inggris naik ke level tertinggi baru dalam tiga tahun terakhir.

Meningkatnya kemungkinan Kongres akan meloloskan rencana stimulus Presiden Joe Biden sebesar USD1,9 triliun telah memicu kekhawatiran tentang kemungkinan lonjakan inflasi. Seiring meningkatnya ekspektasi tersebut, begitu pula popularitas dari apa yang disebut perdagangan reflasi, yang bulan ini telah menarik dolar lebih rendah. (aci)


window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer