Connect with us

News

Mukhlis Rahman: Ini Terakhir Kali Saya Shalat IED Selaku Walikota Pariaman

Mukhlis Rahman: Ini Terakhir Kali Saya Shalat IED Selaku Walikota Pariaman


Jumat, 15 Juni 2018 – 16:22:28 WIB – 83

Ribuan jamaah shalat IED 1439 H memadati halaman Balaikota Pariaman, Jumat (15/6).

Pilwako Kota Padang 2018

PARIAMAN – Pemerintah Kota Pariaman melalui PHBI (Panitia Hari Besar Islam) pusatkan Shalat Idul Fitri 1439 H pada Jumat pagi (15/6) pagi di halaman Balaikota Pariaman.

Shalat IED 1439 H/2018 M menghadirkan Khatib dari UIN Padang DR. Ikhwan Matondang dan di imami oleh Zahardi SAg, MAG dari Kemenag.

Tampak hadir Walikota Pariaman dan istri, Sekdako. Forkopimda, DPRD dan OPD.

Dalam sambutan dengan suara serak Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menyampaikan bahwa ini terakhir kalinya ia shalat IED selaku Kepala Daerah.

“Hari ini merupakan terakhir kalinya selaku Walikota Pariaman, saya menunaikan shalat Idul Fitri, karena pada 10 oktober mendatang jabatan saya sudah berakhir. Setelah 2 kali periode atau lebih kurang 10 tahun kita menjalankan roda pemerintahan di Kota tercinta ini,” tutur Mukhlis.

Oleh karena itu ulasnya, di hari kemenangan ini pertama kali yang dapat di ucapkan atas nama keluarga adalah minal aidin walfaizin mohon maaf lahir dan bathin.

“Hampir 17 tahun Pariaman berdiri sebagai kota otonom dengan visi dan misi menjadikan kota pariaman sebagai kota wisata yang religus dan agamais,” sambungnya.

Ia mengatakan, pembangunan yang selama ini gencar dilakukan adalah semata-mata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata.

“Hanya sektor pariwisata yang mampu kita harapkan di Kota kecil ini, Karena daerah ini tidak memiliki kekayaan sumber daya alam yang lain untuk menghasilkan PAD selain hanya laut sebagaimana letaknya di tepi garis pantai yang panjangnya sekira 13 km,” ungkap Mukhlis.

Intuk itulah lanjutnya, semenjak walikota definitif terpilih pertama th 2008 Pemko. Pariaman terus membenahi sektor pariwisatanya demi meningkatkan kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat kecil.

“Pesat dan majunya pembangunan kota Pariaman saat ini, tidak hanya berkat Walikotanya saja melainkan itu adalah berkat dukungan seluruh elemen masyarakat yang terlibat didalamnya,”pungkas Walikota.

Selain itu Mukhlis Rahman mengucapkan terimakasih pada Forkopimda dan DPRD atas kerjasamanya selama ia menjabat sebagai Walikota Pariaman.

“Kemudian tak lupa pula kepada Wakil Walikota Helmi Darlis dan Genius Umar yang telah membantu saya dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga dari tahun ke tahun Kota Pariaman terus menunjukkan kemajuan,” sambung Alumni FMIPA Unand itu.

Di akhir kata Mukhlis mengajak dan menghimbau seluruh masyarakat yang telah mempunyai hak pili untuk datang ke TPS pada tgl 27 Juni mendatang dalam memilih walikota dan wakilnya.

“Mudah-mudahan masyarakat dapat memilih pemimpinnya yang lebih baik dari sekarang,” tutup Mukhlis. (Warman)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri

Tag: daerah,metro,pariaman,reliji,sumatra-barat

Berbagi Itu Indah, Lazismu dan Dikdasmen Antarkan Kado Lebaran kepada 800 Guru Honor

Berbagi Itu Indah, Lazismu dan Dikdasmen Antarkan Kado Lebaran kepada 800 Guru Honor

Gempa Mentawai Dini Hari, Kota Padang Ikut Bergetar

Gempa Mentawai Dini Hari, Kota Padang Ikut Bergetar

PADANG -Gempa bumi berkekuatan 5,9 SR menggoyang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat pada Rabu,…

Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Padang Diisi dengan Pertunjukan Wayang

Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Padang Diisi dengan Pertunjukan Wayang

PADANG – Santri peserta Pesantren Ramadhan yang berasal dari pelajar SD dan SMP di Kota Padang memperingati Hari Tanpa…

Muhammadiyah Siapkan Bantuan Hukum pada Andi Mahfuri Kader IMM yang Dituduh Melanggar UU ITE

Muhammadiyah Siapkan Bantuan Hukum pada Andi Mahfuri Kader IMM yang Dituduh Melanggar UU ITE

PADANG – PP Muhammadiyah melalui Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah akan memberikan bantuan hukum untuk Kader IMM…

Mudik Lebaran ke Pasbar, Para Pengguna Jalan Dihimbau Agar Berhati-hati Melewati Jalur Ini

Mudik Lebaran ke Pasbar, Para Pengguna Jalan Dihimbau Agar Berhati-hati Melewati Jalur Ini

PASAMAN BARAT – Jelang mudik lebaran, Kasat Lantas Polres Pasaman Barat menghimbau masyarakat Pasaman Barat khusuSnya…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer