Connect with us

News

Narkoba Masuk Lapas, Kalapas IIB Karan Aur: Tidak Tertutup Kemungkinan Adanya Oknum Petugas Bermain

Narkoba Masuk Lapas, Kalapas IIB Karan Aur: Tidak Tertutup Kemungkinan Adanya Oknum Petugas Bermain


Rabu, 13 Juni 2018 – 02:10:42 WIB – 146

Press release bersama wartawan oleh Polres Pariaman dihadiri Ka. Lapas Karan Aur di Mapolres Pariaman, Selasa (12/6).

Pilwako Kota Padang 2018

PARIAMAN – Kepala Lapas Kls II B Karan Aur Pariaman Pudjono Gunawan mengakui bahwa ada oknum penjaga Lapas yang diduga terlibat persekongkolan dengan Napi terkait peredaran Narkoba di dalam tahanan,” demikian disampaikannya saat press rilis bersama media di Mapolres Pariaman, Selasa (12/6).

Dalam pres rilis Kapolres Pariaman AKBP Andry Kurniawan S.Ik didampingi Kabag Ops dan Kasat Narkoba dalam rangka temuan Shabu di Lapas Karan Aur pada Sabtu, (9/6/2018), mengatakan Narkoba jeni Shabu seberat 25 gram yang ditangkap tangan melalui pengunjung yang kini berstatus tersangka ME (23) yang berprofesi sebagai petani di Bari Sicincin yang diantarkan kepada Wen, Napi Narkoba di Lapas Karan Aur.

“Sedangkan yang menyuruh ME untuk mengantarkan shabu tersebut ke salah satu tahanan tadi adalah War yang berdomisi di Bukittinggi,” ulas Kapolres.

Sedangkan barang bukti yang diamankan pihak kepolisian saat ini 1 plastik klep bening yang berisi shabu seberat 25 gram, 1 unit hp, 1 unit sepeda motor dan uang sejumlah Rp2.150.000.

Sedangkan ME tersangka kurir pembawa shabu diancam dengan pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba dengan kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Lapas Karan Aur Pudjiono, Gunawan tak menampik adanya keterlibatan oknum petugas Lapas yang bermain dengam Napi Narkoba dalam menyelundupkan barang haram tersebut ke dalam Lapas.

“Harus kita akui dari beberapa kali temuan Narkoba dalam bungkusan atau kemasan yang dibawa pengunjung untuk Napi Narkoba, disini terlihat adanya semacam kerjasama antara petugas jaga lapas dengan tahanan narkoba di dalam Lapas,” sebut Pudjiono.

Namun ulasnya, hingga saat ini pihak Lapaz masih belum menemukan bukti yang terang atas siapa oknum penjaga Lapas yang terlibat dalam transaksi Narkoba di Lapas tersebut. (warman)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: kriminal,pariaman,peristiwa,pos-polisi,sumatra-barat

Hotel Halal Alternatif Tempat Bermalam Pemudik

Hotel Halal Alternatif Tempat Bermalam Pemudik

Oleh: Abdullah Amrin, SE.,M.M.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2018 , pada umumnya okupansi …

Lago Kambiang Sepeda Motor di Padang Panjang, 1 Meninggal 3 Luka-luka

Lago Kambiang Sepeda Motor di Padang Panjang, 1 Meninggal 3 Luka-luka

PADANG PANJANG – Lagi-lagi, kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Padang Panjang, tepatnya di Jalan…

Masihkah Kita Manusia Beragama?

Masihkah Kita Manusia Beragama?

Oleh : Riyan Betra Delza – Sulit rasanya menemukan ketenangan di tengah hiruk pikuk permasalah yang begitu semeraut….

Kapolres Tanah Datar Patroli Bagi-bagi Sembako Bersama Dandim 0307

Kapolres Tanah Datar Patroli Bagi-bagi Sembako Bersama Dandim 0307

TANAH DATAR – Untuk lebih meningkatkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat di bulan Ramadhan serta…

Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Padang Diisi dengan Pertunjukan Wayang

Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Padang Diisi dengan Pertunjukan Wayang

PADANG – Santri peserta Pesantren Ramadhan yang berasal dari pelajar SD dan SMP di Kota Padang memperingati Hari Tanpa…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer