Connect with us

News

Penemuan Mayat Pria di Belakang Warung, Warga Muaro Kalaban Sawahlunto Geger

Penemuan Mayat Pria di Belakang Warung, Warga Muaro Kalaban Sawahlunto Geger


Senin, 11 Juni 2018 – 19:42:08 WIB – 95

Penemuan mayat di belakang warung sup, di depan SPBU Muaro Kalaban, Sawahlunto, Minggu (10/6).

Pilwako Kota Padang 2018

SAWAHLUNTO – Menjelang berbuka, warga Muaro Kalaban, Kota Sawahlunto digegerkan dengan penemuan mayat di belakang warung sup, di depan SPBU Muaro Kalaban, Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) Minggu (10/6) sore.

Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Resort Silungkang IPTU Efriadi melalui Kanit Reskrim Aipda M. Yusin SH.

“Benar, sekitaran pukul 17.30 tadi sore, kita menerima laporan bahwasanya ditemukan mayat seorang pria atas nama Darlis (65), beralamat di sawah taratak Desa Muaro kalaban,” ungkap kanit.

Kronologis kejadian, sore sebelum berbuka puasa saksi bernama Nuraini sedang membereskan warung. Ketika saksi mau membuka layar terpal di belakang warungnya, ditemukan pria yang diidentifikasi bernama Darlis dalam keadaan tidur terlentang. Curiga dengan kondisi korban, Nuraini memanggil suaminya dan memastikan korban dalam keadaan tidak bernyawa.

Saksi segera menghubungi Polsek Muaro Kalaban dan memberikan informasi terkait dengan meninggalnya korban. Tidak lama berselang, pihak Kepolisian Resort Silungkang Muaro Kalaban datang beserta tim medis dari Puskesmas Silungkang. Kepolisian pun langsung melakukan gelar TKP beserta tim Puskesmas. Dari pemeriksaan tersebut dinyatakan Korban Darlis meninggal diduga karena sakit.

Menindaklanjuti kejadian ini, polisi menghubungi pihak keluarga. Adik Korban yamg bernama Yusnimar datang ketempat kejadian dan membenarkan bahwa korban adalah kakaknya.

Dari informasi kepolisisan pihak keluarga membenarkan bahwa korban memang dalam keadaan sakit dan sempat datang kerumah adiknya untuk meminta menguruskan surat untuk berobat.

“Iya, betul dua hari yang lalu beliau datang kerumah karena mengeluh sakit dan meminta diuruskan surat keterangan untuk keperluan berobat,” ungkap Yusnimar.

Oleh adiknya korban diberi pengobatan alternatif. Merasa sehat korban kembali melakukan aktifitas sehari-hari sebagai pemulung.

Pihak keluarga korban menolak untuk melakukan visum dan membawa anggota kelurganya pulang untuk disemayamkan di rumah duka. (Dyko/Putra/AMOI)

Editor/Sumber: Romeo/AMOI/Pasbana

Tag: daerah,hukum,metro,peristiwa,pos-polisi,sawahlunto,sumatra-barat

Inilah Pesan Yang Disampaikan Anggota DPRD Tanah Datar Kepada Peserta Sunaik Massal

Inilah Pesan Yang Disampaikan Anggota DPRD Tanah Datar Kepada Peserta Sunaik Massal

TANAH DATAR – Gelaran Sunaik (red*Sunatan) Massal Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar, Sumbar, berlangsung…

Ratusan Miras dan Petasan Dimusnahkan di Solok

Ratusan Miras dan Petasan Dimusnahkan di Solok

SOLOK – Polres bersama Forkopimda Kota Solok melakukan pemusnahan ribuan botol minuman keras (miras) dan ratusan…

Foto Amien Rais-Habib Rizieq Dihapus Instagram, PA 212: Kelihatan Rezim dan Cebongnya Panik

Foto Amien Rais-Habib Rizieq Dihapus Instagram, PA 212: Kelihatan Rezim dan Cebongnya Panik

POLITIK – Foto-foto pertemuan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, dan imam besar…

Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Sumbar Akan Direalisasikan

Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Sumbar Akan Direalisasikan

JAKARTA – Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menghadiri Rapat Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan…

Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Inovasi Bappelitbang Kota Bandung

Kunjungan Kerja Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Inovasi Bappelitbang Kota Bandung

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung, menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Pusat dengan membentuk Struktur Organisasi Tata…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer