Connect with us

Politik

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan – siarminang.net

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan – Beritasumbar.com

Sijunjung, siarminang.net – Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas kontribusi membantu pihak kepolisian dalam menangani tindak kejahatan.

Apel pemberian reward di jajaran Polres Sijunjung atas keberhasilan penangkapan penjahat kelas kakap komplotan Rori Irawan dan Edi Lambau yang beroperasi di Riau, Jambi, Sumbar dan Sumsel diberikan di Halaman Mapolres Sijunjung,  Kamis (8/4).

Kapolres menyebutkan berkat kerja sama yang baik kepolisian dengan masyarakat patut diberi apresiasi dan penghargaan.

Ia mengakui apa yang diberikan Polres Sijunjung tidak sebanding apa yang telah dilakukan masyarakat terhadap keberhasilan kita dalam meringkus komplotan pencuri yang dicari-cari yang sudah meresahkan masyarakat selama ini.

“Untuk atas nama Kapolres Sijunjung mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan ucapan kepada personel,” kata kapolres.

Andry mengatakan bagi petugas yang bekerja dengan sungguh-sungguh, akan berbuah hasil yang tidak mengecewakan.

Penghargaan yang diberikan ini, untuk memotivasi kinerja yang lebih baik lagi.Semoga semua ini menjadi titik awal untuk memberikan pelayanan dan memberikan rasa aman dengan pekerjaan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Para personil yang mendapat penghargaan dari Kapolres Sijunjung diantaranya Kapolsek Koto Vll dan lima anggotanya yakni Kanit Reskrim Polsek Sumpur Kudus dan dua anggotanya. Kapolsek Kamang Baru dan sembilan orang anggotanya. Kasat Reskrim Polres sijunjung dan  empat anggotanya. Kasat Nakorba bersama dan empat anggotanya.

Sementara masyarakat yang mendapat penghargaan dari kapolres sebanyak enam orang, yang terdiri dari empat laki-laki dan dua perempuan.

Sebelumnya, komplotan cukup sadis beroperasi di Wilayah Hukum Polres Sinjung, malahan dalam melakukan tindakan terhadap korbannya, mereka ada yang mempergunakan senjata api. Komplotan itu sudah dicari pihak kepolisian, tapi mereka berhasil lolos dari penyergapan.

“Sewaktu terjadi pencurian dengan pemberatan dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil di SPBU Kumanis pada Sabtu (3/4), kalau tidak ada informasi dari masyarakat maka komplotan ini bisa juga kabur dari pengejaran anggota polisi,” katanya.

Ketika pelaku kabur ke semak belukar dan polisi sempat kehilangan jejak, ternyata para pencuri ini masuk ke kebun durian masyarakat di Nagari Pamuatan Kecamatan Kupitan Kabupaten Sijunjung.  Ketika itu bertemu dengan Mona Munarti dan Lili Angraini yang lagi menunggu durian jatuh, lalu terjadi dialog diantara mereka ” lagi ngapo pak, kami cari kayu gaharu buk” kemudian menghilang masuk rimba.

Sementara Mona pulang ke rumahnya, dan memberi tahu kepada suaminya bahwa ada orang di ladang durian mereka. Wajah dan penampilan mereka bukan orang kampungnya.

Lalu suami Nona melaporkan cerita istrinya kepada Polsek Koto Vll, Iptu Ependi. Sebelumnya Suami Nona sudah mengetahui ada pencurian di SPBU Kumanis yang sedang di cari polisi dan masyarakat. Menurut keterangan Polsek Koto Vll, di mapolres siang itu, mereka sudah mulai kehilangan jejak, sudah mau balik kanan, atas informasi yang disampaikan masyarakat, timbul semangat dan masyarakat semakin banyak membantu. Akhirnya mereka berhasil diringkus yang lari ke ladang masyarakat dan yang terjun ke Batang Ombilin, papar Efendi. (Alim)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Payakumbuh

5 Bangunan Tak Berizin Di Segel Tim Penertiban Bangunan PUPR Kota Payakumbuh – siarminang.net

5 Bangunan Tak Berizin Di Segel Tim Penertiban Bangunan PUPR Kota Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh ,siarminang.net,- Sebanyak lima bangunan tak berizin dan melanggar peraturan perundang-undangan disegel oleh Tim Penertiban Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Payakumbuh, Senin (19/04).

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh Muslim Mengatakan, berdasarkan rapat persiapan pelaksanaan penyegelan bangunan yang dilaksanakan Jumat (16/04) lalu, terdapat enam bangunan yang rencananya akan ditertibkan.

“Tapi dari rentang persiapan sampai tahap penyegelan hari ini ada satu unit bangunan yang sebelumnya telah diberikan teguran karena melanggar dan tidak berizin, dan pemiliknya langsung melakukan pembongkaran bangunannya sendiri berupa kios di Kelurahan Padang Data Tanah Mati,” kata Kadis PUPR Muslim kepada media setelah proses penyegelan.

Lima bangunan yang disegel tersebut terdapat di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Payakumbuh Utara sebanyak dua bangunan dan di Kecamatan Payakumbuh Barat sebanyak tiga bangunan dan Payakumbuh Timur satu bangunan.

Dikatakan Muslim, sebelum dilakukan penyegelan terhadap bangunan tersebut, Dinas PUPR telah terlebih dahulu memberikan teguran beberapa kali terhadap pemilik bangunan.

“Penyegelan ini merupakan tahapan setelah diberikan teguran, dimana kita memberikan teguran sebanyak 3 kali, karena tidak ada respon dari pemilik bangunan makanya dilakukan penyegelan,” terang Muslim.

Lebih lanjut, “Untuk segel akan kita buka setelah pemilik bangunan mengurus semua perizinannya,” tukuknya.

Kadis PUPR juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Payakumbuh yang akan mendirikan bangunan agar tidak ragu dalam pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) karena pengurusannya tidak sulit dan cepat.

“Jika masyarakat melakukan pengurusan dan syaratnya lengkap, paling lama pengurusan IMB Hanya 6 hari kerja, dan untuk biayanya berdasarkan luas dan jenis bangunan,” ucapnya.

Ditambahkannya “Kepada seluruh warga Payakumbuh sebelum mendirikan bangunan uruslah izinnya terlebih dahulu karena pengurusannya mudah dan cepat,” ajaknya.

Dalam penyegelan tersebut, Dinas PUPR Payakumbuh dibantu oleh Satpol PP, kepolisian, dan unsur TNI. Dan apabila setelah penyegelan tidak ada tindaklanjut dari pemilik bangunan maka tahapan lebih lanjut akan dilakukan pembongkaran.

“Kalau menurut aturan, itu dua minggu setelah penyegelan tidak ada tindak lanjut dari pemilik bangunan kita akan surati yang bersangkutan untuk melakukan pembongkaran sendiri agar bahan bangunan yang dibongkar itu tetap bisa dimanfaatkan. Kalau tidak dilakukan baru kita lakukan pembongkaran,” pungkasnya. (humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Wawako Buka Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa – siarminang.net

Wawako Buka Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa – Beritasumbar.com

Payakumbuh ,siarminang.net,— Dengan mengusung tema “perbanyak ibadah, ilmu bertambah, Ramadhan berkah”, Sagara Muhapa (semarak gema Ramadhan SMP Muhammadiyah Payakumbuh) gelar kegiatan pesantren Ramadhan tahun 2021, di Mesjid Ansharullah Muhammadiyah Payakumbuh.

Kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19 April sampai 1 Mei 2021 tersebut bertujuan untuk meningkatkan akhlak agar lebih bagus, ibadah dan pemahaman terhadap hadist semakin lebih baik lagi bagi anak didik SMP Muhammadiyah Payakumbuh.

Pesantren Ramadhan yang digelar SMP Muhammadiyah Payakumbuh di tahun 2021 merupakan tahun keempat, akan tetapi di tahun 2020 tidak digelarnya pesantren Ramadhan karna dilanda musibah wabah virus Covid-19.

Ditunjuk sebagai pembuka kegiatan pesantren Ramadhan Sagara Muhapa, wakil walikota Erwin Yunaz menyampaikan cukup banyak pelajaran yang dapat diambil dari kegiatan ini, seperti pembinaan akhlak, peningkatan keimanan, ilmu pengetahuan dan membentuk karakter yang baik bagi generasi muda. Sehingga dengan itu pengaruh – pengaruh negatif akan terhindar dan terjauh di kalangan mereka.

“Melalui pesantren Ramadhan kita harapkan terbentuknya prilaku generasi penerus yang berakhlakuk karimah. Kemudian senantiasa terhindar dari kasus kenakalan remaja, narkoba, minum miras, pergaulan bebas dan hal merugikan lainnya,” ujar Wawako, Senin (19/4).

Wawako juga menekankan, dalam pelaksanaan Pesantren Ramadhan memerlukan adanya dukungan penuh dari guru, instruktur, pengurus masjid serta orangtua di rumah.

“Untuk itu, mari kita saling bersinergi, Insya Allah Pesantren Ramadhan di tahun ini lebih meningkat kualitasnya. Karena ini momen meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus membentuk karakter anak didik yang berakhlak baik,” harap orang nomor dua di kota Payakumbuh itu.

Wawako Payakumbuh berpesan kepada para peserta, agar mengikuti setiap rangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa ini dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Fokus dalam menerima setiap materi yang disampaikan, dan cermat mengambil hikmah dari informasi dan wawasan yang telah disampaikan.

“Dengan kegiatan Pesantren Ramadhan Sagara Muhapa ini, diharapkan Kota Payakumbuh akan memiliki generasi muda yang bertaqwa, serta berakhlakul karimah, yaitu generasi yang kuat imannya, mantap ilmunya, baik amalnya, dan mulia akhlaknya,” pungkas Erwin Yunaz.

Sementara itu, kepala sekolah SMP Muhammadiyah Payakumbuh Antonius Budiarto dalam sambutannya juga menyampaikan jika ditahun keempat ini ada sebanyak 87 orang siswa/siswi yang akan mengikuti kegiatan Sagara Muhapa yang digelar selama dua pekan kedepan.

“Kegiatan kita ini akan berlangsung setiap hari kecuali hari minggu, yang mana kegiatan pesantren Ramadhan akan dimulai pada jam 8 pagi dan diakhiri dengan sholat zuhur berjamaah di mesjid ansharullah ini”, kata Anton.

Lebih lanjut, dengan semangatnya Kepala Sekolah itu mengatakan jika ada seorang Qori dari SMP Muhammadiyah Payakumbuh yang akan mewakili kota Payakumbuh untuk mengikuti MTQ Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat pada bulan November 2021.

“Dan semoga kedepannya SMP Muhammadiyah akan banyak melahirkan Qori dan Qoriyah terbaik yang ada di kota Payakumbuh hendaknya”, pungkas Anton mengakhiri.



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Ustadz Irsyad Safar Serahkan Bantuan Pemprov Sumbar Untuk Masjid Baitussalam – siarminang.net

Ustadz Irsyad Safar Serahkan Bantuan Pemprov Sumbar Untuk Masjid Baitussalam – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net,-Wakil Ketua DPRD Sumbar Ustadz Irsyad Syafar gelar safari Ramadan ke Masjid Baitussalam, Kelurahan Koto Baru Balai Janggo, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Sabtu malam (17/4).

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Irsyad menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumbar sebanyak Rp 20 juta yang diterima secara simbolis oleh pengurus masjid, Heri Iswandi Dt. Rajo Muntiko Alam yang juga Anggota DPRD Kota Payakumbuh.

Dalam sambutannya, Ustaz Irsyad menyampaikan bantuan untuk masjid Baitussalam sebenarnya sudah diajukan sejak 2019 untuk diberikan pada Ramadan 2020. “Namun karena waktu itu kita tidak bisa melaksanakan ibadah salat tarawih, makanya bantuannya dirapel pada tahun ini,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Ustaz Irsyad memohon doa dan restu warga agar perjuangan mengubah Bank Nagari menjadi benar-benar 100 persen syariah, dapat segera terwujud. “Mudah-mudahan menjadi keberkahan bagi Sumbar,” ucapnya.

Selain itu, Ustaz Irsyad juga sedang memperjuangkan rancangan Perda Zakat mengingat potensi zakat di Sumbar yang begitu besar. “Potensi zakat kita mencapai Rp 2 sampai 3 triliun per tahun. Kalau dikelola secara profesional, jumlah tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menanggulangi kemiskinan. Semoga Perda Zakat ini dapat memberikan efek positif bagi umat Islam di Sumbar,” tuturnya.

Terkait momen Ramadan, rang sumando Koto Baru Balai Janggo itu berpesan agar jamaah jangan menjadi lemah di Ramadan ini karena pada bulan penuh berkah ini sudah dikondisikan oleh Allah agar pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.

“Kalau kondisi sudah seperti itu untuk lebih mudah beramal, tetapi kita tak memanfaatkannya semaksimal mungkin, tentu lemah sekali kita. Makanya jangan jadi orang lemah beramal di bulan Ramadan,” kata Ustaz Irsyad.

Sementara itu, dalam ceramah Ramadannya, Ustaz Radison AR dari Padang Panjang menyampaikan agar kita tidak berputus asa dari rahmat Allah sebesar apapun dosa. Ramadan menjadi momen bagi kita untuk benar-benar bertaubat kepada Allah.

“Kepada Ustaz Irsyad, kita doakan beliau tetap amanah memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumbar sesuai dengan falsafah adat basandi syara, syara basandi kitabullah,” pungkasnya.



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer