Connect with us

News

Sebelum Ditemukan Akhiri Hidup dengan Seutas Tali, Seorang Istri di Agam Mengatakan Ini

Sebelum Ditemukan Akhiri Hidup dengan Seutas Tali, Seorang Istri di Agam Mengatakan Ini


Selasa, 10 September 2019 – 12:17:24 WIB – 114

Petugas Kepolisian Saat dirumah Korban, Senin, (9/9/2019).

AGAM – Diduga merasa bersalah terhadap suami, Desi (nama samaran) warga Jorong Data Baringin, Nagari Baringin, Palembayan, Agam, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah tiang di dapur rumahnya, Senin (9/9/2019) sekira pukul 19.15 Wib.

Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi melalui Paur Humas Aiptu Sapta Beni mengatakan, peristiwa ini terjadi setelah suami korban pergi ke warung, setiba di warung istri pemilik warung melihatkan foto korban di dalam HP genggam sedang berpelukan dengan suaminya.

“Menangapi hal tersebut, suami korban langsung pulang ke rumah dan menanyakan kebenaran foto tersebut. Korban mengaku bersalah dan langsung meminta maaf,” kata Aiptu Sapta Beni kepada MinangkabauNews.com, Selasa (10/9/2019).

Dilanjutkannya, sekira pukul 18.45 suami korban pergi ke rumah seorang warga untuk meminta upah, di sana ia bertemu dengan suami pemilik warung.

Kemudian, ia melihatkan foto tersebut dan terjadilah pertengkaran, kemudian warga langsung melerai.

Setelah itu, suami korban langsung pulang ke rumah, setiba di rumah ia mendapati Desi sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi tergantung di sebuah tiang di dapur.

Menurut pengakuan suami korban, setelah ia meminta maaf, korban sempat mengatakan jika ia sudah tidak ada, tolong jaga anak-anak. Ia tidak meyangka istrinya bisa berbuat senekat itu.

“Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian dan telah dilakukan pemeriksaan untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Aiptu Sapta Beni. (JNS)

Editor/Sumber: Romeo

Tag: agam,hukum,metro,peristiwa,sumatra-barat

Nahas, Minibus Merk Kijang dan Minibus Sedan Civic Adu Kambiang Depan Mapolres Pariaman

Nahas, Minibus Merk Kijang dan Minibus Sedan Civic Adu Kambiang Depan Mapolres Pariaman

PARIAMAN — Minibus Toyota Kijang Milik Sekretaris Dinas Pertanin Kabupaten Padang Pariaman BA 81 F terlibat kecelakaan…

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Thailand di Kualifikasi Piala Dunia 2022

BOLA – Timnas Indonesia akan melajutkan kiprah mereka pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia….

Sebelum Ditemukan Akhiri Hidup dengan Seutas Tali, Seorang Istri di Agam Mengatakan Ini

Sebelum Ditemukan Akhiri Hidup dengan Seutas Tali, Seorang Istri di Agam Mengatakan Ini

AGAM – Diduga merasa bersalah terhadap suami, Desi (nama samaran) warga Jorong Data Baringin, Nagari Baringin,…

Komentar Menpora Soal Penghentian Audisi Bulutangis PB Djarum

Komentar Menpora Soal Penghentian Audisi Bulutangis PB Djarum

NASIONAL – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) Imam Nahrawi angkat bicara soal Audisi Umum…

Peringati Haornas 2019, Wabup Pasaman: Ayo Olah Raga di Mana Saja dan Kapan Saja

Peringati Haornas 2019, Wabup Pasaman: Ayo Olah Raga di Mana Saja dan Kapan Saja

LUBUK SIKAPING — Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama memimpin langsung upacara dalam rangka memperingati Hari Olah…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer