Connect with us

News

Sosialisasi Anti Narkoba di Tanah Datar,Eka Putra: Bentuk Kepedulian IKLB Terhadap Anak Nagari

Sosialisasi Anti Narkoba di Tanah Datar,Eka Putra: Bentuk Kepedulian IKLB Terhadap Anak Nagari


Senin, 04 November 2019 – 12:49:27 WIB – 199

IKLB bersama anak nagari Tanah Datar menggelar sosialisasi anti narkoba (Ist)

TANAH DATAR — Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat akan mengadakan kegiatan sosialisasi anti narkoba di Kecamatan Lintau Buo dan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Senin-Selasa 4-5 November 2019. Kegiatan ini akan diikuti sebanyak 1.600 masyarakat yang bakal dipusatkan di SMAN 1 Lintau Buo Utara dan SMKN 1 Lintau Buo.

Ketua Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) Jabodetabek Eka Putra menyatakan, kegiatan sosialisasi anti narkoba ini adalah sebagai bentuk keprihatinan perantau dan anak nagari terhadap maraknya peredaran narkoba dan banyaknya anak nagari yang terkontaminasi dan tertangkap karena peredaran narkoba di Lintau.

Kegiatan ini merupakan program kerja IKLB Jabodetabek bekerja sama dengan tokoh-tokoh masyarakat dan pemuda Lintau yang menetap di kampung halaman.

“Kita miris mendengar berita bahwa setiap ada penangkapan narkoba di Tanah Datar ini, selalu saja ada masyarakat Lintau yang terlibat. Mungkin kita tidak bisa melakukan penindakan, namun kita berusaha memberikan pemahaman untuk yang belum terkontaminasi. Kita berikan pemahaman betapa bahayanya narkoba ini,” kata Eka Putra didampingi Sekretaris .IKLB Jabodetabek Suherman Dyka.

Eka mengatakan, turut hadir dari BNN Pusat akan hadir Komjen Pol (Purn) Ahwil Luthan, mantan Kepala BNN Pusat yang sekarang menjadi pimpinan staf ahli BNN.

Juga ada Brigjen Pol (Purn) Dr. Victor Pudjiadi, SPB, FICS, DFM (Staff Ahli BNN) dan narasumber lainnya dari BNN Pusat.

Ketua Panitia, Des Rizhal Bustamam menambahkan, untuk menyukseskan kegiatan ini, IKLB Jabodetabek bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pemuda Lintau IX Koto.

“Sosialisasi akan diikuti oleh 1.600 orang terdiri dari siswa-siswi, guru, bundo kandung, ninik mamak, mubaligh, perangkat nagari, jorong dan pemuda,” ujarnya didampingi Wakil Ketua Vicky Azhari. (**)

Editor/Sumber: Rio Irawan/forumsumbar

Tag: sumatra-barat,tanah-datar

Ternyata Pengolahan Produk Makanan Berbahan Dasar Jagung Menguntungkan Petani

Ternyata Pengolahan Produk Makanan Berbahan Dasar Jagung Menguntungkan Petani

PASAMAN – Kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Universitas Andalas (Unand) Padang, melalui Lembaga…

278 Mahasiswa Ikuti Wisuda ke-65 UMSB, Begini Pesan Rektor

278 Mahasiswa Ikuti Wisuda ke-65 UMSB, Begini Pesan Rektor

PADANG — Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat menggelar Wisuda ke-65 gelombang II tahun akademik 2018/2019 di…

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

BOLA — Misi Kabau Sirah mengobati kekalahan pada pekan k-26 Liga 1 2019 nyaris terwujud di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu…

Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, SD IT Madani Lubuk Basung Gelar Program Market Day

Tanamkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini, SD IT Madani Lubuk Basung Gelar Program Market Day

AGAM – Perkenalkan anak didik dunia Usaha di usia dini, SD IT Madani Lubuk Basung, Kabupaten Agam gelar program Market…

Padang Panjang Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Padang Panjang Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

PADANG PANJANG –Pemko Padang Panjang mulai gencar sosialisasi Perpres 95 tahun 2018, yakni tentang Sistem Pemerintahan…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer