Connect with us

Tanah Datar

Wali Murid Sesalkan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Sekolah Kembali Di Tunda – siarminang.net

Wali Murid Sesalkan Proses Belajar Mengajar Tatap Muka Sekolah Kembali Di Tunda – Beritasumbar.com

Tanah Datar,siarminang.net – Wali murid menyesalkan Proses Belajar Mengajar (PBM) tatap muka di sekolah kembali tertunda dari jadwal sebelumnya yang di tetapkan pada hari Senin 04/05/2021.

Murhayati salah satu orang tua wali murid menyampaikan,”kita berharap anak anak kembali bersekolah seperti biasanya,setelah beberapa bulan diliburkan karna dampak Virus Corona yang melanda negeri ini.

“Ketika penerimaan Rapor kemaren,padahal pihak sekolah mewajibkan mengisi data kesiapan orang tua murid menyekolahkan kembali anaknya pada tahun ini,dengan syarat yang di ajukan sekolah dan bertanda tangan di atas materai 6000.

“Akan tetapi kita menyesalkan belajar di sekolah kembali di undur kata gurunya melalui pesan singkat grub sekolah,di karenakan guru yang mengajar akan di tes swab dahulu dan menunggu keluar hasilnya.

Lena yang juga merupakan orang tua siswa pada salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga mengatakan,”belajar online dirumah tidak efektif untuk anak,kami selaku orang tua juga tidak memahami dan mengerti cara belajar online di rumah,hanya menambah waktu anak untuk lebih lama dengan Handphone saja.

“Saya sebagai orang tua,berharap pemerintah kembali membuka sekolah,agar anak kami bisa belajar kembali seperti semula sesuai peraturan yang akan di buat pihak terkait.(haries)



Sumber

Tanah Datar

XII IPA II SMAN 2 Lintau Buo Nikmati Ramadhan Dengan Berbagi Takjil Gratis – siarminang.net

XII IPA II SMAN 2 Lintau Buo Nikmati Ramadhan Dengan Berbagi Takjil Gratis – Beritasumbar.com

Tanah Datar,siarminang.net – Menikmati menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan, siswa siswi XII IPA II SMAN 2 Lintau Buo berbagi takjil gratis di Simpang Tugu Jorong Sawahan Nagari Pangian Kecamatan Lintau Buo kepada pengendara,Rabu 05/05/2021.

Fayyadh Ghaly mewakili rekan penggerak berbagi takjil gratis menyampaikan,”kami selaku pelajar di SMAN 2 Lintau Buo tergerak untuk berbagi kepada sesama dengan menyumbang sedikit rezeki pada bulan suci Ramadhan ini.

“Sebanyak 62 buah bingkisan untuk berbuka puasa dibagikan kepada pengendara yang melintas di jalan raya Balai Tangah – Setangkai,”harapan kami, dengan adanya kegiatan ini dapat mempererat tali Silahturahmi kami sesama pelajar dan umat muslim lainnya.

Senada dengan Fayyadh,anggota berbagi lainnya Aghnia Nadrah Ilmi juga mengatakan,”acara ini secara suka rela kita lakukan,”ada 32 orang murid di lokal XII IPA II secara Patungan mengupulkan uang dan besarannya kita pungut sebesar Rp.10.000 perorang siswa guna dipergunakan untuk membeli menu berbuka (kolak).

“Semoga dengan kegiatan berbagi kepada sesama, menambah semangat kita menjalankan ibadah puasa yang kurang lebih seminggu lagi di jalankan.(haries)



Sumber

Baca Selengkapnya

Tanah Datar

Tidak Memiliki BPJS,Petani Nira Di Batu Bulat Yang Tersambar Petir Kesulitan Untuk Biaya Pengobatan – siarminang.net

Tidak Memiliki BPJS,Petani Nira Di Batu Bulat Yang Tersambar Petir Kesulitan Untuk Biaya Pengobatan – Beritasumbar.com

Tanah Datar,siarminang.net – Pasca Tersambar Petir Minggu 25/05/2021,Petani nira di Nagari Batu Bulat Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar tidak memiliki BPJS dan kesulitan untuk biaya pengobatan di RSUD M.Djamil Padang.

Arziza Putra keponakan Korban Kepada siarminang.net menyampaikan,”Saat ini korban Adri Yandi (39) tahun dalam keadaan tidak sadarkan diri setelah sembilan hari berada di RSUD M.Djamil Padang dan masih diruang ICU.

“Korban butuh perawatan serius,kami berharap mak etek ad cepat sadar dan sembuh seperti semula,”karna kasihan anak anaknya masih kecil dan masih butuh kasih sayang seorang ayah.

Ketika dikomfirmasi,Adrian memiliki dua orang anak perempuan bernama Gina Lailatul Jannah (13) tahun yang merupakan murid salah satu pondok Pesantren di Nagari Tigo Jangko dan Dzakiyya Talita Sakhi (6) tahun yang saat ini sekolah di Taman Kanak Kanak (TK) Batu Bulat.

“Keluarga korban membutuhkan dana yang cukup besar untuk perawatan dan pengobatan disini,”waktu ditanya kepada pihak rumah sakit tentang berapa biaya tersebut,”dari tanggal 25 april hingga 28 april 2021 terhitung biayanya sebesar Rp.37 Juta itu pun belum termasuk membeli obat dan biaya keluarga menunggu disini sekitar dua orang.

“Sampai hari ini kami masih bingung mencarikan biaya,karna korban tidak memiliki kartu BPJS dan jaminan kesehatan lainnya.”tentang sumbangan masyarakat baik dari perorangan maupun pemerintahan belum ada,”sekiranya ada sumbangan,kami sangat berterimakasih sekali.”sampainya.

“Sebelumnya,kronologi berawal dari korban Adri Yandi (39) tahun warga Jorong Lasuang Batu Nagari Batu Bulek mengambil air nira di lokasi ladang tempat penyadapan.

“Saat kejadian terjadi,cuaca hujan ringan di sertai petir sekitar pukul 17.00 WIB,masyarakat mendengar petir menyambar sebuah pohon nira dipinggir jalan,sesaat kejadian tersebut warga melihat korban telah tersangkut di atas sebuah batang kayu dan langsung menghubungi Polsek Lintau Buo Utara kemudian langsung mengevakuasi Adri Yandi ke puskesmas terdekat.(haries)



Sumber

Baca Selengkapnya

Tanah Datar

Penyadap Nira Di Batu Bulek Tersambar Petir – siarminang.net

Penyadap Nira Di Batu Bulek Tersambar Petir – Beritasumbar.com

Tanah Datar,siarminang.net – Petani penyadap air nira di Nagari Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo Utara di sambar petir ketika sedang berada di pohon Aren saat sedang menyadap, Minggu 25/25/2021.

Kapolsek Lintau Buo Utara, Iptu Pifzen Finot,SH.MH, saat di konfirmasi siarminang.net membenarkan kejadian tersebut,”kronologi berawal dari korban Adri Yandi (39) tahun warga Jorong Lasuang Batu Nagari Batu Bulek mengambil air nira di lokasi ladang tempat penyadapan.

“Saat kejadian terjadi,cuaca hujan ringan di sertai petir sekitar pukul 17.00 WIB,masyarakat mendengar petir menyambar sebuah pohon nira dipinggir jalan,sesaat kejadian tersebut warga melihat korban telah tersangkut di atas sebuah batang kayu dan langsung menghubungi Polsek Lintau Buo Utara kemudian langsung mengevakuasi Adri Yandi ke puskesmas terdekat.

“Kondisi korban saat ditemukan dan dibawa ke puskesmas terdapat luka bakar serius dari perut hingga kaki sehingga harus di rujuk ke RSUD Hanafiah Batusangkar,”katanya.(haries)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer