Connect with us

Payakumbuh

Wawako Erwin Yunaz Sambut Pangdam I/Bukitn Barisan Di Payakumbuh – siarminang.net

Wawako Erwin Yunaz Sambut Pangdam I/Bukitn Barisan Di Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net, – Wakil Wali Kota Payakumbuh Erwin Yunaz menghadiri jamuan penyambutan kedatangan Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB) Mayor Jendral TNI Hassanudin di Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti dalam rangka Rik Siap Ops Satgas Pamtas RI – PNG Sektor Utara Yonif 131/Bra TA. 2021, Rabu (06/01).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Arief Gajah Mada beserta jajaran, Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Deni Asra, serta Forkopimda dua daerah.

Pangdam I/Bukit Barisan mengatakan persiapan tugas untuk pemberangkatan Ops Pamtas Sektor Utara RI – PNG Yonif 131/Brs sudah berjalan dengan baik, serta keterampilan dan kecakapan personil satgas sebelum berangkat juga harus siap dan saat bertugas nanti harus tetap waspada dan siaga.

“Jangan lupa saat bertugas nanti kedisiplinan dan kondisi kesehatan harus selalu dijaga, yang penting selalu berdoa kepada yang maha kuasa,” kata Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin.

Setelah pengecekan pasukan, Pangdam I/BB berpesan kepada anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 032 PD I/Bukit Barisan agar selalu mengingatkan para suami mereka untuk selalu menjaga kesehatan serta tidak terpengaruh dengan narkoba.

“Jagalah suami dengan baik, jangan sampai terpengaruh dengan barang haram tersebut, dan jangan lupa jaga kesehatan apalagi sekarang ini masih banyak yang terpapar Covid-19,” ucapnya.

Melihat kondisi Kota Payakumbuh sendiri, Pangdam I/Bukit Barisan mengatakan sangat terkesan dan mengapresiasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)nya, karena semua berjalan dengan normal, aman, dan terkendali.

“Kita lihat suasana di Payakumbuh ini sangat nyaman, asri, dan tentram. Masyarakatnya pun disiplin dan patuh terhadap aturan, saya sangat bahagia berada disini,” ungkapnya.

Sementara itu, Wawako Erwin Yunaz mengucapkan selamat datang kepada Pangdam I/BB di Kota Randang. Erwin juga berharap semoga segala kesiapan keberangkatan personil untuk bertugas menjaga perbatasan RI berjalan dengan lancar.

“Harapan kami penjagaan batas NKRI berjalan dengan lancar dan kami selalu mendoakan semuanya agar aman dan sukses saat menjalankan tugas dan kembali pulang ke Payakumbuh dengan selamat, TNI luat bersama rakyat,” pungkasnya. (Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Payakumbuh

Hadir MPP Payakumbuh, PAM Tirta Sago Siap Maksimalkan Pelayanan Kepada Pelanggan – siarminang.net

Pam Tigo Payakumbuh Akan Berlakukan Sistem Zonasi Untuk Tingkatkan Kekuatan Air – Beritasumbar.com

Payakumbuh, siarminang.net – Perumda Air Minum Tirta Sago (PAM Tigo) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat telah hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) daerah setempat sehingga dapat memaksimalkan pelayanan kepada pelanggan.

Direktur Utama PAM Tigo Khairul Ikhwan di Payakumbuh, Jumat mengatakan hadirnya pelayan tersebut juga sejalan dengan program pemerintah Kota Payakumbuh untuk dapat memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat.

“Semenjak Selasa kami telah memiliki konter di MPP Kota Payakumbuh dan ini diharapkan dapat memudahkan pelanggan PAM Tigo,” kata dia.

Ia merincikan, ada tujuh layanan di konter PAM Tigo yang ada di MPP Kota Payakumbuh tersebut, yakni pembayaran rekening air, pasang baru, keluhan air, laporan gangguan, air tanki, balik nama dan baca meter mandiri.

Adanya konter PAM Tigo di MPP Payakumbuh ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah pelanggan yang datang langsung ke kantor PAM Tigo di saat pandemi COVID-19.

“Mungkin tidak hanya untuk di saat COVID-19 ini, malahan target kami itu memang pelanggan yang datang ke kantor PAM TIgo itu hanya karena hal tertentu saja, mungkin permasalahan tunggakan pembayaran,” ujarnya.

Untuk mempermudah pelanggan dalam membayar tagihan, saat ini pihaknya telah bekerja sama dengan Bank Nagari dan juga tengah dalam pembicaraan dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI.

“Targetnya tentu dapat bekerja sama dengan seluruh bank, jadi pelanggan dapat memilih dalam membayar. Hal ini diharapkan juga dapat mengurangi masyarakat yang menunggak pembayaran dan dapat membayar tepat waktu,” katanya.

Ke depannya pihaknya juga ingin memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam segi pelayanan. Termasuk nantinya dengan aplikasi yang semua layanan dapat diakses dari aplikasi tersebut. “Tujuan akhir dari kerja sama dengan bank dan aplikasi ini nantinya adalah tidak ada lagi loket pembayaran di kantor PAM Tigo, sebab masyarakat sudah dimudahkan. Jadi kami bisa fokus ke pelayanan yang lain,” pungkasnya. (Asa)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Sekolah TK dan Paud Dimasa Pandemi, Ini Komentar Bunda Paud Payakumbuh – siarminang.net

Sekolah TK dan Paud Dimasa Pandemi, Ini Komentar Bunda Paud Payakumbuh – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net,- Guna memutus mata rantai penyebaran wabah Covid 19 dan aktifitas masyarakat bisa berjalan, Pemerintah telah membolehkan masyarakat beraktifitas dengan ketentuan tetap menjalani protokol kesehatan.

Hal yang sama juga dilakukan dilembaga pendidikan, Pemerintah Kota Payakumbuh terhitung bulan Januari tahun 2021 sesuai ketentuan dan aturannya Dinas Pendidikan telah memberikan informasi kepada masing-masing sekolah bahwa pembelajaran tatap muka sudah dapat diberlakukan kembali namun dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Menyikapi dan merespon kondisi saat ini, khusus disekolah rendah yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK), Terkait proses belajar mengajarnya Bunda PAUD Kota Payakumbuh Henny Riza Falepi mengatakan untuk Payakumbuh saat ini kita masih di Zona Kuning. Kendati demikian untuk proses belajar mengajar dengan tatap muka disekolah harus diterapkan dengan protokol kesehatan ketat. Karena dikwatirkan Anak Usia Dini tidak bisa menjalani protokol kesehatan di PAUD dan dikawatirkan nantik tertular.

“Untuk memberikan pemahaman kepada anak usia dini tidak semudah yang dibayangkan, anak usia dini berbeda dengan anak usia SD sampai SMA yang notabene sudah mengerti dan paham apa yang harus dilakukan dalam melaksanakan protokol kesehatan. Anak harus diberikan pemahaman yang ekstra dan itu tidak mudah,” Ujar Henny saat di temui di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis(21/1).

Ditambahkan Heny, Pada prinsipnya Jika ada pilihan tidak masuk sekolah untuk PAUD itu pilihan yang baik. Namun ini juga dilema bagi orang tua yang yang bekerja diluar, nantik anaknya bagaimana. Terkait hal ini diberikan pilihan kepada wali murid.

“Menurut saya lebih baik memberikan pilihan apakah orang tua bisa menghendel dan punya waktu di rumah dan bisa memberikan stimulasi tumbuh kembang anak, kita akan menyarankan lebih baik di rumah. Dan kita juga akan memberikan pendampingan dari PAUD bagaimana menstimulasi tumbuh kembang anak di usia dini. Namun jika tidak ada pilihan, orang tuanya bekerja, dan anaknya akan tidak terperhatikan maka PAUD memang harus ambil alih untuk ini karena Golden Age anak ini nanti akan terlewatkan. Kita akan memberikan pendampingan kepada anak bagaimana mereka berinteraksi bersama teman-teman dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada ,” Pungkas Henny.(relis)



Sumber

Baca Selengkapnya

Payakumbuh

Dalam Prokes Sekdako Payakumbuh Ke Sekolah, Kunjungi Siswa Dari Keluarga Tak Mampu – siarminang.net

Dalam Prokes Sekdako Payakumbuh Ke Sekolah, Kunjungi Siswa Dari Keluarga Tak Mampu – Beritasumbar.com

Payakumbuh,siarminang.net,- Dalam sidak protokol kesehatan ke berapa sekolah yang dilakukan Sekretaris Daerah Rida Ananda, Rabu (20/1), terungkap laporan dari Kepala SMPN 4 Payakumbuh Mardiyus kalau ada siswanya yang tinggal di rumah tidak layak huni, memperihatinkan, sehingga Sekda tersentuh dan ingin melihat langsung kondisinya.

Bersama Kasatpol PP Devitra dan Sekretaris Camat Payakumbuh Barat Zailendra, Sekda mendatangi rumah dua siswa tersebut, Romi Saputra, siswa kelas IX-5 berdomisili di Kelurahan Payolansek dan Zahara Permata Sari, siswi kelas VIII-2 tinggal di Kelurahan Bulakan Balai Kandi.

Di kediaman Romi, Sekda mendapati siswa tersebut tinggal bersama Ayah dan Ibunya di rumah kontrakan kecil, karena kondisi ekonomi mereka, Ayang ayah Romi dan Guslinar Ibunda Romi terpaksa tinggal di kontrakan murah, bahkan dari paparan lurah, rumah kontrakan tersebut tergolong tidak layak huni, sementara untuk mencari kontrakan yang layak, mereka tidak sanggup.

“Kondisi ekonomi mereka cukup sulit, ayahnya bekerja serabutan, ibunya juga bekerja sebagai buruh harian di usaha sanjai di Payolansek, tapi karena rumahnya bukan milik mereka, Pemko tidak bisa merehab lewat program di dinas Perkim, maka kita coba carikan jalan bagaimana membantu mereka mendapatkan rumah yang layak,” kata Sekda Rida.

Sekda juga mendapati keluarga Zahra Permata Sari, siswi kelas VIII-2 yang tinggal di Kelurahan Bulakan Balai Kandi, bersama ibunya Ani Ermawati yang bekerja seharian penuh menghidupi 5 orang anaknya, ayahnya bekerja sebagai supir angkutan pengiriman barang yang terkadang ada orderan kadang tidak, itupun pulangnya sekali seminggu.

Kedua siswa tersebut tergolong anak berprestasi di sekolah, diinformasikan kepada Sekda kalau kedua keluarga itu adalah perantau dari luar kota yang sudah lama tinggal dan menetap di Payakumbuh, bahkan sudah berKTP Payakumbuh selama belasan tahun. Mereka juga sudah terdata sebagai penerima bantuan sembako dan PKH.

“Merek sudah menjadi warga kita, memang orang perantau yang kurang mampu saat mencari penghidupan di Payakumbuh, mereka tidak punya tanah apalagi biaya membuat rumah, maka kalau kondisinya seperti ini, butuh support dari lembaga terkait, kita di pemerintahan tentu tak ingin juga lepas tangan,” kata Sekda.

Hal ini, menurut Sekda, Wali Kota Riza Falepi menegaskan jangan sampai ada warga Payakumbuh yang rumahnya tidak layak huni. Masih ada cara seperti berswadaya untuk mengusahakan dicari tanah yang bisa ditempati keluarga itu.

Rencana Sekda dengan OPD akan menyumbang bersama-sama, dan nanti diusahakan membangun rumah yang layak, tidak menutup kemungkinan bantuan-bantuan lain seperti Baznas, atau lembaga lain juga dapat membantu keluarga itu.

“Namun, ini harus serius kita gotong royongkan bersama, kita minta juga camat dan lurah agar memperhatikan kondisi seperti ini. Jangan biarkan saja, tapi carikan jalan, karena kita ini pelayan masyarakat, harus peduli kita urusan ini. Karena rumah merupakan tempat berlangsungnya kehidupan dan menjadi kebutuhan mendasar setiap orang, jangan ada lagi warga tak punya tempat tinggal layak, itu pesan wali kota,” kata Sekda.

Kepala SMPN 4 Payakumbuh Mardiyus menyampaikan kedua siswanya itu merupakan anak terbaik di sekolah, mereka tergolong siswa yang cukup berprestasi, nilainya diatas rata-rata dan memiliki sikap prilaku baik di sekolah. Wali kelasnya juga sayang kepada mereka, karena hal itu.

“Kami juga pernah menggalang donasi bersama guru untuk membantu keluarga dua siswa kita tersebut. Dengan perhatian dari Pemko Payakumbuh, kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya, semoga mereka dapat dibantu oleh donatur-donatur lainnya, barakallah,” kata Mardiyus. (Humas)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer