Connect with us

News

Bupati Hendrajoni Janji Bangun Jalan dan Jembatan di Koto Rawang IV Jurai

Bupati Hendrajoni Janji Bangun Jalan dan Jembatan di Koto Rawang IV Jurai


Bupati Hendrajoni memberikan arahan saat safari Ramadhan di Kenagarian Koto Rawang Kecamatan IV Jurai, Kamis (31/5).

PADANG POS (PAINAN)-Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengungkapkan bakal membangun jalan dan jembatan di Koto Rawang hingga Bukit Salak Kecamatan IV Jurai.

Bupati Hendrajoni menyampaikan pembanunan itu guna menggenjot potensi ekonomi di kenagarian itu. Sebab, potensi ekonomi pertanian Koto Rawang sangat menjanjikan.

“Apalagi di sini kata walinagarinya punya kebun kopi, durian dan tanaman pangan yang cukup bagus,” sebut bupati dalam arahannya saat safari Ramadhan di Koto Rawang, Kamis (31/5).

Tim safari Ramadhan diikuti Camat IV Juari, Salman Alfarizi Brutu. Kepala Dinas PU, Era Sukma Munaf, Kepala Dinas Tata Ruang Pemukiman dan Pertanahan, Mukhridal.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Suhandri. Kepala Dinas Kesehatan, Satria Wibawa dan Kepala Bagian Humas, Wendi.

Bupati juga menyerahkan bantuan Rp32,5 juta pada masjid. Kemudian, bantuan untuk anak yatim Rp2,5 juta dari Ketua Tim Penggerak PKK, Lisda Rawdha Hendrajoni.

Kendati demikian, lanjut bupati, warga harus rela membebaskan lahan untuk kegiatan pembangunan. Sebab, tidak ada alokasi dana untuk pengadaan lahan untuk jalan kabupaten.

“Untuk tahap awal pada 2019, kita akan bikin jembatan permanennya, sehingga alat berat bisa masuk,” tutur bupati.

Setelah adanya jembatan, pemerintah kabupaten bakal melakukan pelebaran jalan. Sesuai rencana, jalan bakal dibangun sepanjang empat kilometer.

Pembangunan tersebut diperkirakan memakan biaya hingga Rp4 miliar. Tak hanya jalan, ulas bupati, pemerintah daerah juga akan melakukan kegiatan peningkatan irigasi Banda Rawang.

Kemudian, pembangunan jamban SD 33 Koto Rawang. Selain itu, memberikan bantuan jamban bagi rumah yang belum memiliki jamban.

Bahkan, bupati juga berjanji akan memberikan kegiatan bedah rumah. Sebab, tahun ini Pesisir Selatan mendapat alokasi bedah rumah untuk 1.000 rumah tidak layak huni.

“Pak wali saya minta untuk mendata rumah-rumah warga yang sudah tidak layak huni dan tidak memiliki jamban, ya. Nanti ajukan,” sebut bupati.

Sementara, Walinagari Koto Rawang, Derijol menyampaikan terima kasih pada bupati. Sebab, selama ini kendala utama masyarakat adalah tidak adanya jalan dan jembatan yang memadai.

Akibatnya, upaya pemasaran produk-produk hasil pertanian menjadi lebih tinggi. Dengan dibangunnya jalan dan jembatan, ia optimis akan ada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Kami atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih. Baru kali ini nagari kami didatangi tim dari kabupaten. Soal lahan, akan kami sediakan,” tutup walinagari. (teddy setiawan)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer