Connect with us

News

Minimalisir Kerugian Negara, Kejari Painan Intensifkan Monitoring Lelang Proyek

Minimalisir Kerugian Negara, Kejari Painan Intensifkan Monitoring Lelang Proyek


Kepala Kejaksaan Negeri Painan, Yeni Puspita saat diwawancarai wartawan di kantornya, Kamis (31/5)

PADANG POS (PAINAN)-Kejaksaan Negeri (Kejari) Painan bakal melakukan monitoring pada kegiatan lelang dan pengadaan barang dan jasa.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Yeni Puspita mengungkapkan, monitoring guna meminimalisir kerugian negara pada pelaksanaan lelang dan tender di seluruh entitas.

“Tak hanya yang bersumber dari APBD semata. Akan tetapi, kami juga akan memonitor kegiatan yang bersumber APBN,” ungkapnya di Painan, Kamis (31/5).

Menurutnya, potensi kerugian negara paling banyak terjadi pada saat lelang hingga proses kegiatan dan pengerjaan suatu kegiatan. 

Potensi kerugian itu, lebih pada Pungli. Kendati proses lelang telah melalui sistem elektronik, namun lanjut dia, potensi terjadinya Pungli masih sangat tinggi.

“Nanti ada itu. Kini masih dalam tahap pengumpulan keterangan. Kalau sudah masuk penyidikkan kami akan publish. Nanti SIM juga,” tutur dia.

Kendati demikian, ulasnya, dalam penegakkan hukum pihaknya bakal menyeimbangkan upaya preventif (pencegahan) dan represif atau penindakan.

Artinya, ada upaya pencegahan daripada penindakkan. Hal itu mengingat, jangan sampai penegakkan hukum menghalangi pembangunan di daerah.

Namun, jika upaya pencegahan tidak mempan, ia menegaskan tidak akan segan-segan melakukan tindakkan sesuai hukum yang berlaku.

“Karena pencegahan itu lebih baik dari penindakkan. Tapi, ya kalau memang nggak bisa, mau apa lagi,” tegas dia.

Pada kesempatan itu dirinya juga menyinggung soal operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah seorang oknum ASN di Pessel beberapa waktu lalu, bakal dilakukan pembinaan.

Menurutnya, saat ini kasus tersebut telah diserahkan pada Inspektorat Kabupaten Pesisir Selatan. Sebab, nilainya masih terhitung kecil.

“Lebih dari itu, selain nilainya kecil, juga tidak ada niat untuk melakukan Pungli dari oknum itu sendiri,” tutup dia. (teddy setiawan)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer