Connect with us

PESISIR SELATAN

Dari 6 Pelaku Yang Diamankan, 3 Tidak Terbukti Memakai Narkoba – siarminang.net

Dari 6 Pelaku Yang Diamankan, 3 Tidak Terbukti Memakai Narkoba – Beritasumbar.com

Pesisir Selatan,siarminang.net,-Tim Resnarkoba Polres Pesisir Selatan berhasil mengamankan tiga orang pelaku narkoba, Senin (4/1) pukuk 02.30 Wib di jalan Darwis, Kenagarian Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan dengan barang bukti satu paket ganja kering.

Saat asik memakai, ketiga pelaku berinisial SJH (32),  AA (17)  dan RMR  (36), tidak bisa berkutik saat tim opsnal Satnarkoba Polres Pessel menggrebek salah satu rumah, diduga digunakan pelaku berpesta narkoba.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo.S.Ik melalui Kasat Narkoba Polres Pessel AKP. Hidup Mulia, SH, mengatakan bahwa penangkapan pelaku pemakai narkoba jenis ganja berkat informasi dari warga. Pada hari Senin (4/1) pukul 02.30 Wib di Painan. 

Diterangkan Hidup Mulia, saat dilakukan pengerebekan pagi itu ada enam orang pelaku saat ini diduga hendak memakai narkoba, yaitu SJH (32), SI (34), RMR (36), RSO (31), RS

16), AA  (17). Dengan barang bukti  1 (Satu) Paket narkotikaGol I Jenis Ganja kering di yang di temukan di atas tanah yg sebelumnya diletakkan dalam tupperware kecil, 3 (tiga) lembar vavir bekas pakai. Dan, Tupperware Kecil Warna Biru. 

” keenam pelaku langsung kita gelandang ke Mapolres Pessel guna penyelidikan,” tegas Kasat Narkoba Polres Pessel.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, Selasa (05 /1) Sat Resnarkoba melaksanakan kegiatan gelar perkara diduga Tindak Pidana Narkotika Gol I Jenis Tanaman ( Ganja Kering ), Nomor LP : LP/01/A/I/2021/Res Pessel, tanggal 04 Januari 2021.

Dengan hasil gelar perkara, dari 6 orang tersangka , 3 orang di jadikan tersangka karena memenuhi unsur dan 3 orang yang lain di jadi kan saksi dalam kasus tersebut karena tidak memenuhi unsur menjadi tersangka sesuai dengan paparan gelar yang sudah di paparkan.

” Pasal yang dikenakan dalam Kasus tersebut Pasal 111 ayat (1) subs Pasal 127 ayat (1), kasus sudah dapat di lanjutkan ke tahap penyidikan dan di kordinasikan dengan JPU, ” ucap Hidup Mulia. 

Hingga sampai saat ini penyidik Satnatkoba Polres Pessel melakukan penyelidikan.



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banjir

Banjir Bandang Tapan-Pessel; TRC BPBD Ingatkan 1078 KK Masih Tetap Waspada & Mengungsi di Rumah-Rumah Saudara Terdekat – siarminang.net

Banjir Bandang Tapan-Pessel; TRC BPBD Ingatkan 1078 KK Masih Tetap Waspada & Mengungsi di Rumah-Rumah Saudara Terdekat – Beritasumbar.com


Tapan-Pessel (12/5/2021). Sehari pasca banjir bandang yang berasal dari meluapnya sungai Batang Tapan Pesisir Selatan, Tim TCR BPBD masih mengingatkan dan menyarankan warga tetap waspada dan mengungsi sementara waktu dirumah-rumah keluarga terdekat” ujar Bobi Nofriadi ketika diwawancari.

Lebih kurang 1078 KK disaat kejadian terendam air setinggi 1 s/d 5 meter, 3 rumah terseret banjir dan 2 rumah di infokan rusak berat dan tidak bisa digunakan lagi tersapu kayu-kayu dan air bah; semua hanyut dan tersapu banjir dan tidak ada yang tertinggal kecuali pakaian dibadan, serta 30 rumah dinyatakan rusak sedang dan ribuan tergolong rusak ringan” pungkas Bobi.

Baca sebelumnya : Tapan Pessel di Rundung Banjir; “Sedih Idul Fitri di Dahului Banjir”.

Hingga berita ini diterbitkan cuaca masih mendung meski hujan sekitar jam 10.00 WIB, siang tadi sudah mulai berhenti dan air sudah surut. Namun masih menyisakan lumpur-lumpur di sepajang jalan dan dirumah-rumah penduduk” tambah Bobi selaku penanggung Jawab TRC BPDB semenjak beberapa kejadian sudah berada dilapangan.

Senada dengan pihak BPBD, Bapak Mar Alamsyah, SSTP, MA selaku Camat Ranah Ampek Hulu Tapan juga menyampaikan “hampir seluruh lahan pertanian dan sumber mata pencarian penduduk habis terseret banjir dan sebuah jembatan penghubung Nagari/ Desa juga putus dan tidak bisa dilalui kecuali hanya bisa dilewati motor dengan bantuan jemabatan sementara yang dibuat dari seutas kayu oleh para warga”.

Menurut narasumber diperkirakan selama 3 hari bahkan bisa seminggu kedepan disaat suasana semua ummat Islam menikmati lebaran warga terdampak harus merasakan kesulitan makanan, minuman, pakaian kering, obat-obatan yang diperlukan. Maka dari itu jika ada bantuan dari pihak lain dan relawan masih membuka diri melalui posko-posko yang telah ada yang dibuat pemerintah dan swadaya lainnya.

Meskipun demikian, menurut mereka pemerintah melalui BPBD dan dinas Sosial setempat Alhamdulillah masih dapat melakukan antisipasi sejak dini, semenjak ketika berbuka dan disaat sahur pasca kejadian sudah menurutkan bantuan dari Bulog dan logistik yang masih tersedia.

Sementara itu, salah seorang aktivis relawan “Yandi Saputra” yang tergabung dalam Posko Besama Aktivis Pemuda-Pelajar Islam Tapan yang telah memberikan informasi awal kepada awak media siarminang.net juga sempat menginformasikan kembali bahwa “semenjak magrib hari ini kondisi juga kembali gerimis dan air juga terlihat menaik kembali dan warga memang masih banyak yang mengungsi kerumah-rumah warga yang masih aman”.

Posko bersama mereka bertempat di rumah Wali Nagari Binjai dan sampai hari ini sudah mulai menerima sejumlah bantuan barang dan uang senilai Rp. 5 juta rupiah dari sejumlah OKP, Dompet Dhuafa, Ormas dan jejaring yang telah mereka miliki. Bantuan sudah disalurkan untuk pembuatan dapur umum, berbagi sembako untuk berbuka puasa dan kebutuhan pokok lainnya. Mereka berharap untuk beberapa hari kedepan masih bisa mendapatkan sejumlah bantuan terutama untuk antisipasi kesulitan agar warga terdampak masih bisa tersenyum disaat lebaran” Tegas Yandi. (Tan Gindo)



Sumber

Baca Selengkapnya

banjir

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; ‘Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir’ – siarminang.net

Tapan-Pessel di Rundung Banjir; 'Sedih, Idul Fitri Di Dahului Banjir' – Beritasumbar.com


Tapan-Pessel (11/5/21) Banjir menghantam dan menenggelamkan beberapa nagari di kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan. Dari informasi di lapangan diketahui empat nagari terparah, yaitu; Binjai Tapan, Kampung Tengah Tapan, Talang Balarik Tapan dan Limau Purut Tapan.

Menurut keterangan masyarakat setempat, volume air mulai naik sejak sore hari, puncaknya sekitar pukul 18. 30 Wib. “Akibatnya jalan akses masuk ke nagari Binjai dan kampung tengah putus akibat direndam banjir” ungkap Syaifullah selaku aktivitas Pemuda dan Pelajar Tapan yang cepat tanggap dan melaporkan kepada awak media siarminang.net seusai diwawancarai bakda Tarwih 21.00 WIB

Banjir yang terjadi saat ini merupakan terparah sepanjang tahun 2021, ungkap Syaifullah. Bersama rekan-rekan aktivis Pemuda dan Pelajar aktivis Islam Tapan; Syaifullah mengaku telah ditunjuk langsung sebagai Koordinator Aksi Peduli Banjir Tapan sesaat beberapa jam setelah kejadian dan saat ini sedang melalukan investigasi lebih lanjut sambil bergerak cepat membantu dibeberapa titik lokasi bencana terdekat.

Foto Syaifullah

Menurut informasi korban terbanyak terdapat di Nagari Kampung Tengah dan Binjai Tapan. Sedangkan di nagari Limau Purut dan Talang Balarik ditemui rumah yang roboh bahkan ada yang hanyut dibawa oleh arus banjir. Syaifullah telah mengajak semua komponen masyarakat dan jejaring di Sumatera Barat untuk bahu membahu menghadapi musibah banjir ini.

“Banjir ini datang saat hari raya idul Fitri akan tiba. Tentu banyak keluarga yang seharusnya bisa berbahagia bersama, harus berganti dengan tangisan pilu akibat banjir. Untuk itu, mari kita bergerak bersama”, ajak Syaifullah. Diketahui Syaifullah juga adalah alumni dan eks. Ketua PII Sumbar dan saat ini juga selaku pengurus Pemuda Dewan Masjid Indonesia Sumbar.

Disaat berita ini diterbitkan, awak media belum dapat menghubungi pihak BPD dan Pemerintah setempat untuk juga mendapatkan keterangan resmi lebih lanjut. (Tan Gindo)



Sumber

Baca Selengkapnya

PESISIR SELATAN

Kapolres Pessel Sampaikan Pesan anggotanya Jaga Kesehatan – siarminang.net

Kapolres Pessel Sampaikan Pesan anggotanya Jaga Kesehatan – Beritasumbar.com

Pesisir Selatan,siarminang.net,- Dalam kunjungan itu, Kapolres Pessel melihat situasi pos pelayanan tersebut. Dan, juga kesiapan anggota, termasuk sarana juga prasrana di pos pelayanan. 

Kepala Kepolisian Resort Pesisir Selatan (Kapolres) AKBP. Sri Wibowo. S.iK, MM turun melihat dari dekat pos pelayanan operasi ketupat 2021 di pasir putih kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Sabtu (8/5/2021) pukul 10.00 Wib.

Kapolres Pessel AKBP. Sri Wibowo. S.iK, MM melalui Kabag Ops Polres Pessel Kompol Arzal mengatakan, untuk memastikan kesiapan anggota bertugas di pos pelayanan dan pos penyekatan di dalam kabupaten dan antar provinsi, kapolres Pessel turun langsung melakukan pengecekan. 

” Kapolres Pessel mengecek pos pelayanan di wilayah hukum Polsek Lengayang, tepatnya di daerah Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang,” tegas Kompol Arzal.

Disampaikan Kompol Arzal, pada kesempatan itu kapolres Pessel untuk memberikan motivasi pada anggota bertugas, agar tetap menjaga kesehatan dan selalu memperhatikan protokol kesehatan. 

Pada masyarakat, pengendara dihimbau agar tetap memperhatikan protokol kesehatan jika keluar rumah, salah satunya memakai masker. 

“Pos Penyekatan”

perbatasan Bengkulu – Sumbar di Kampung Pasar Malintang Nagari Sungai Sirah Kecamata  Silaut dan Tapan – Sungai Penuh – Kerinci,” terang Kabag Ops Polres Pessel.

Bentuk kegiatan penertiban dan  pemeriksaan terhadap pemudik atau pengendara R4 dan R2 yang masuk Wilayah Provinai Sumbar dari arah Bengkulu. Pemudik atau pengendara R4 dan R2 diwajibkan mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, ( memakai masker), dan pemudik dijinkan lewat bila memiliki hasil tes PCR / Antigen,  dan bagi yang tidak mematuhi protokol kesehatan  Covid-19 diberikan teguran dan tindakan ( Putar Balik).

Dan, pengamanan pos penyekatan perbatasan antisipasi mudik lebaran TH 2021 M / 1442 H, sekaligus mengantisipasi penyebaran Covid -19. tutupnya. 



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer