Connect with us

#alumniunand

DPP IKA Unand Keluarkan Maklumat, Baliho Dukungan Terhadap Cagub Sebaiknya Diturunkan

DPP IKA Unand Keluarkan Maklumat, Baliho Dukungan Terhadap Cagub Sebaiknya Diturunkan


PADANG – Dalam sebuah baliho di Padang, Mahyeldi mengklaim didukung oleh alumni Universitas Andalas (Unand) sebagai calon Gubernur Sumbar. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Alumni (IKA) Unand kemudian mengeluarkan maklumat yang berisi pernyataan bahwa organisasi tersebut tidak terikat kepada organisasi politik manapun. Dengan begitu, secara tidak langsung, IKA Unand membantah klaim Mahyeldi tersebut.

“Apabila ada alumnus Unand atau kelompok alumni Unand yang melakukan aktivitas politiknya dalam pilkada dalam berbagai bentuk informal lainnya, hal tersebut merupakan hak dan inisiatif para alumnus secara individu dan/atau kelompok.” Demikian salah satu isi maklumat tertanggal 17 November 2020 itu. Maklumat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP IKA Unand, Asman Abnur dan Sekjen, Reni Mayerni.

Dalam maklumat itu juga melarang individu alumnus dan/atau kelompok alumni Unand yang menyalurkan aspirasi dan pilihan politiknya mengatasnamakan IKA Unand secara organisasi, menggunakan logo dan/atau nama resmi IKA Unand, dan menggunakan logo Unand. Mereka melarang hal itu sebagai bentuk penghormatan kepada independensi almamater Unand.

Mengenai baliho Mahyeldi itu, Agung Adhitia Lingga, alumni Fakultas Hukum Unand angkatan 2009, mengatakan bahwa hal itu bersifat generalisir dan tidak etis untuk dilakukan oleh calon gubernur. Menurutnya, seharusnya calon gubernur harus memberikan contoh yang baik dalam brrkampanye, apalagi hal itu melibatkan salah satu nama almamater pendidikan.

“Dalam hal ini saya mengimbau, mulailah jadi pemilih cerdas yang tak mudah dimobilisasi dan bebas dalam memilih. Saya juga berharap masing-masing calon juga cerdas dan bijaksana dalam menggeneralisir pilihan dan apalagi ini merupakan nama almamater yang sangat harus kita jaga. Ingin mendapat dukungan boleh, tapi tidak gini juga caranya,” tuturnya.

Sementara Alumni Unand lainnya, Virza Benzani mendesak spanduk atau baliho yang menyatakan Alumni Unand mendukung salah satu pasangan calon gubernur diturunkan. “Dengan Maklumat dari IKA Unand itu spanduk atau baliho yang menyatakan alumni Unand mendukung salah satu pasangan Cagub adalah tidak benar. Untuk itu diminta kepada yang membuat atau menaikkan ataupun Tim Mahyeldi untuk menurunkan spanduk atau baliho tersebut karena dapat memancing perpecahan di tubuh alumni Unand sendiri,” katanya. (mad)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer