Connect with us

Limapuluh Kota

Kapur IX Dan Pesona Wisata Alamnya – siarminang.net

Kapur IX Dan Pesona Wisata Alamnya – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota,siarminang.net,- Saat ini wisata alam baik dalam bentuk tracking, adventure atau olahraga alam sangat banyak digandrungi masyarakat. Spot spot wisata baru jadi sasaran saat ada waktu libur. Kabupaten Limapuluh Kota yang memiliki 13 kecamatan dengan 79 nagari sangat banyak memiliki lokasi untuk wisata alam tersebut. Seperti halnya Kecamatan Kapur IX.

7 kenagarian dibawah pemerintahan kecamatan yang memiliki luas sekitar 723, 23 km persegi. Kapur IX dilingkari perbukitan dan lembah nan subur.

Bertani dan berladang merupakan mata pencarian masyarakat Kapur IX. Hasil ladang yang cukup dikenal didaerah ini yaitu gambir dan karet. Duo hasil bumi ini menjadi pemasukan keluarga utama mereka.

Kultur daerah berbukit dan lembah membuat setiap nagari di kecamatan ini memiliki pesona wisata air terjun nan indah. Walau belum terkelola secara maksimal namun sudah mulai menghiasi dunia maya lewat pengabadian kamera pecandu wisata alam. Baik oleh warga sekitar maupun warga yang datang dari daerah lain.

Kecamatan Kapur IX berjarak lebih kurang 70 km dari pusat kota payakumbuh atau sekira 25 km dari kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Bukit batu kapur yang dialiri sungai sungai menjadi daya tarik tersendiri buat wisata alam. Untuk Pariwisata berbagai lokasi sudah dimulai pengembangannya oleh anak nagari setempat.

Di Bidang Pariwisata yang dapat dikembangkan dan perlu pengelolaan oleh anak nagari adalah: Di Kenagarian Lubuak Alai adalah Air terjun dan irigasi, di kenagarian Koto Lamo Batu Lasuang, Situs kebudayaan Batu Basurek dan sebuah Prasasti batu keramat dan batu mejan milik suku melayu Dt. Bosa Di kenagarian Sialang ada Panorama Alam.

Di Kenagarian Muaro Paiti terdapat Pemandian Air Panas. Di nagari Durian tinggi terdapat Tapak Candi Koto Gilingan, sedangkan di kenagarian Galugua terdapat 3 okasi temat rekreasi yaitu; ngalau di tepi batang kampar, Batu kamunyi dan batu tungku.

Goa atau ngalao apabila dikelola dengan baik dapat sebagai peningkatan ekonomi melalui pemeliharaan burung walet; seperti di kenagarian Koto lamo ada 25 lokasi, di kenagaraian Sialang terdapat ngalau Langkuik, Di Muaro Paiti ada 1 lokasi, dan di Galugua ada 2 lokasi yakni ngalau Batu Rajo dan Langkuik Kolam.

  1. Nagari Lubuak Alai:
    Air Terjun dan irigasi
  2. Nagari Koto Lamo:
    Batu Lasuang
    Situs Kebudayaan Batu Basurek
    Prasasti Batu Keramat
    Batu Mejan Milik Suku Melayu Dt Bosa
  3. Nagari Sialang:
    Panorama Pantai Logna
    Air Terjun Sialang Batu
  4. Kenagarian Muaro Peiti
    Pemandian Air Panas
    Aliran Batang Kapur Dengan Ikan Larangan
  5. Nagari Durian Tinggi:
    Tapak Candi Koto Gilingan
  6. Nagari Galugua
    Ngalau Tepi Aliran Batang Kampar
    Batu Kamunyi dan Batu Tungku
  7. Nagari Koto Bangun
    Air Terjun Lubuak Batang
    Muara sungai (Pertemuan aliran batang kampar dan batang kapur)

Goa atau ngalau apabila dikelola dengan baik dapat sebagai peningkatan ekonomi melalui pemeliharaan burung walet; seperti di kenagarian Koto lamo ada 25 lokasi, di kenagaraian Sialang terdapat ngalau Langkuik, Di Muaro Paiti ada 1 lokasi, dan di Galugua ada 2 lokasi yakni ngalau Batu Rajo dan Langkuik Kolam.

Potensi wisata ini tentu butuh dukungan dari instansi terkait. Ketika Nagari sudah memulai, dukungan dari kecamatan, Pemkab dan wakil rakyat di DPRD untuk mendapatkan support dari pemerintahan provinsi atau pusat sangat dibutuhkan.

foto dan Video kiriman Ferry Aryantoni Pak Camat Kapur IX



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

beritasumbar

Kawasan Lembah Harau Kembali Terbakar, Diduga Pelaku Kemah Lupa Matikan Api Unggun – siarminang.net

Kawasan Lembah Harau Kembali Terbakar, Diduga Pelaku Kemah Lupa Matikan Api Unggun – Beritasumbar.com

Sarilamak, siarminang.net – Kawasan Wisata Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota Kembali mengalami mengalami kebakaran pada Selasa siang, namun berhasil dipadamkan oleh petugas.

“Pada kebakaran hutan pertama, kami sudah melakukan pemadaman selama tiga hari dan telah padam. Namun, api kembali hidup pada Selasa (23/2) malam dan Alhamdulillah tadi sekitar pukul 11.00 Wib sudah berhasil dipadamkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Limapuluh Kota Jhoni Amir didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Rahmadinol, Rabu.

Ia mengatakan penyebab kebakaran itu diduga karena adanya kelompok masyarakat yang berkemah dan membuat api unggun namun lupa memadamkan ketika meninggalkan kawasan tersebut.

“Tapi yang jelas saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki oleh pihak berwenang. Apakah memang karena adanya orang yang membuat api unggun atau memang ada yang sengaja untuk membuka lahan baru,” ungkapnya.

Hutan lindung yang terbakar merupakan titik di sekitar lokasi hutan lindung yang sempat terbakar pada 12 Februari 2021.

Total lahan yang terbakar di lokasi tersebut termasuk dengan kebakaran hutan pertama tersebut berjumlah sekitar tujuh hektare. Proses pemadaman memang sedikit kesulitan karena lokasi kebakaran yang sulit dijangkau.

Lokasi kebakaran terdapat di bukit berbatu dengan ketinggian 785 meter dengan kemiringan 95 derajat. Pemadaman juga dipermudah karena adanya alat pemadaman portabel dari kehutanan provinsi sepanjang 500 meter.

“Lokasi kebakaran hutan ini juga jauh dari jalan. Sehingga akses ke lokasi itu susah. Terlebih setelah padam api kembali hidup karena banyaknya ranting dan kayu yang mudah kembali terbakar,” ujarnya.

Agar tidak ada penyebaran api yang lebih luas ketika kembali terbakar, tim gabungan telah membuat gorong-gorong di sekitar lokasi.

Menurutnya bahwa di Kabupaten Limapuluh Kota terdapat beberapa kecamatan yang memang rawan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

“Pangkalan, Kapur IX, Harau, Suliki, Gunung Emas, Bukit Barisan, Lareh Sago Halaban dan Luhak. Sehingga masyarakat memang harus berhati-hati dengan api ketika berada di hutan terlebih di cuaca panas saat ini,” ujarnya.

Tim gabungan yang ikut pemadaman kebakaran itu terdiri dari BPBD, TNI, Polri, UPT KPHL, Dinas Pemadam Kebakaran dan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota. (Asa)



Sumber

Baca Selengkapnya

beritasumbar

Usai jabat Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan Akan Aktif Dalam Kegiatan Sosial – siarminang.net

Usai jabat Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan Akan Aktif Dalam Kegiatan Sosial – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota, siarminang.net – Setelah berakhir menjabat Wakil Bupati Limapuluh Kota, Sumatera Barat periode 2016-2021, Ferizal Ridwan akan kembali menjalani sejumlah kegiatan sosial.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pamit kepada insan pers di Luak Limopuluah, ibarat kata pepatah “bapoilah, batinggalah, Poi nampak muko, pulang nampak pungguang” pada salah satu tempat di Kawasan Payakumbuh Selatan.

Ia berterima kasih kepada Wartawan yang selama ini ikut membantu memberitakan program-program kerja selama ia mendampingi Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi.

Kepada wartawan yang hadir, Mantan Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota 2004-2009 berharap silaturahmi selama ini dengan wartawan tetap terjaga ke depannya.

“Terima kasih untuk bantuan dan kerjasama kawan-kawan wartawan selama ini. Mudah-mudahan ke depan silaturahmi kita tetap terjaga,” ucapnya.

Ke depan, Mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Limapuluh Kota itu akan “istirahat” dalam berpolitik sampai tiga tahun ke depan. Dirinya akan lebih banyak untuk melakukan kegiatan sosial, serta akan terus memperjuangkan konpensasi sebagai daerah basis Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

“Untuk sementara kita istirahat berpolitik hingga 2023 nanti, setelah tak lagi di pemerintahan kami membuka posko sosial untuk membantu berbagai persoalan yang muncul di tengah-tengah masyarakat. InsyaAlloh kita akan terus perjuangkan konpensasi daerah basis PDRI,” katanya.

Pada Posko Sosial yang juga tempat menjual minuman pagi, kami menyediakan ruang bagi kita semua untuk berdiskusi dan menyelesaikan terkait berbagai persoalan kemasyarakatan, mana yang baik akan dapat dilakukan dan yang tidak baik bisa kita cegah.

Ferizal Ridwan selama ini dikenal sebagai pemimpin yang berani. Selain aktif membebaskan warga Limapuluh Kota yang terpaksa dipasung/dikurung pihak keluarga karena mengalami gangguan jiwa, ia juga kerap membantu warga yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Selain itu, ia juga ramai dibicarakan saat ia memindahkan Makam Tan Malaka dari Selopanggung-Jawa Timur ke Kampung Halamannya di Nagari Pandam Gadang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota.

Meski saat itu banyak muncul perbedaan pendapat, namun akhirnya banyak pihak juga yang angkat topi dengan langkah hebat Buya Ferizal Ridwan.

Tak hanya itu, Ferizal juga kerap membantu masyarakat mengirimkan warga yang mengalami gangguan kejiwaan untuk mengikuti pembekalan ketrampilan setelah selesai menjalani pengobatan.

Ketua Balai Wartawan (BW) Luak Limo Puluah, Afridel Ilham menilai sosok seperti Ferizal Ridwan merupakan sosok pejabat yang langka, dimana ia tak banyak berubah, baik saat menjadi anggota DPRD maupun saat menjadi wakil Bupati Limapuluh Kota.

“Buya Feri adalah sosok yang langka, tipe pemimpin yang dekat dengan banyak orang. Terima kasih untuk kerja sama selama ini,” kata wartawan Padang Ekspres ini.

Menurutnya Ferizal tipe pemimpin yang tidak bisa diam, dan ia terkenal serius dalam membantu persoalan sosial masyarakat.

Afridel Ilham juga menyampaikan terimakasih atas undangan silaturahmi dalam tema Poi nampak pungguang, pulang tampak muko.

“Kami dari BW menyampaikan permohonan maaf bila selama ini banyak hal-hal yang tidak berkenan dihati. Tidak ada maksud lain, selain sebagai bentuk masukan, solusi, saran dan kritikan selama menjabat,” ucap Ketua BW. (Tim)



Sumber

Baca Selengkapnya

beritasumbar

Duet Irfendi-Ferizal Berakhir, Dari Minta Maaf, Tetap Jaga Silaturrahmi, Dan Harapkan ASN Tingkat Kinerja – siarminang.net

Duet Irfendi-Ferizal Berakhir, Dari Minta Maaf, Tetap Jaga Silaturrahmi, Dan Harapkan ASN Tingkat Kinerja – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota, siarminang.net – Masa jabatan Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Sumatera Barat pada periode 2016-2021 berakhir pada Selasa, 16/2.

Serah terima jabatan dari Irfendi dan Ferizal kepada Sekretaris Daerah Widya Putra yang ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (PLH) Kementerian Dalam Negeri atas usulan Gubernur Sumatera Barat.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, dalam kegiatan serah terima tugas Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota priode 2016-2021 kepada pelaksana harian bupati, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN Pemkab Limapuluh Kota.

Irfendi yang tidak ikut dalam kontestasi Pilkada 2020 lalu, juga berpesan kepada seluruh ASN Limapuluh Kota untuk tetap menjaga silaturahmi dengan baik.

“Sapa jugalah kami, jangan sampai tidak disapa pula kami, sedih hati kami nanti,” ucap Bupati dalam sambutan terakhirnya sebagai Bupati Limapuluh Kota kepada ASN dihadapan Forkopimda, Wakil Bupati Ferizal Ridwan, Sekda yang sekaligus menjabat PLH Bupati Widya Putra, Ketua DPRD Deni Asra, Kepala Dinas dan Camat Se-Kabupaten Limapuluh Kota, di aula Kantor Bupati, Selasa (16/2).

Bupati yang selama menjabat lima tahun atau satu priode ini banyak sekali meraih penghargaan baik tingkat provinsi, regional maupun nasional. Bahkan selama Lima tahun meraih Wajar Tampa Pengecualian (WTP) dari BPK RI perwakilan Sumbar berturut-turut. Tercatat, ada sedikitnya selama Lima Tahun meraih 150 penghargaan.

Ia juga menepis soal isu-isu hubungan kurang mesra selama Lima Tahun dengan Wakil Bupati Ferizal Ridwan.

“Kami dengan adinda Feri Buya biasa biasa saja, itu hanya dinamika politik,” sebutnya.

Mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota 2005-2010 itu juga berpesan terkait dengan persoalan covid-19 yang masih marak. Dan berharap pelaksaan vaksinasi berjalan dengan baik dan sukses. Karena Forkopimda di Limapuluh Kota sudah melaksanalan vaksinasi dosis kedua pada Senin (15/2) lalu.

Meski dirinya, pada vaksinasi pertama tidak sama dengan Forkopimda lainnya, namun Irfendi Arbi juga sudah divaksin dosis pertama. Usai serah terima jabatan, Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan poto bersama dengan Forkopimda dan seluruh Kepala Dinas dan ASN yang hadir pada kegiatan serah terima jabatan. Tidak luput, Bupati yang dikenal sahabat Wartawan ini, juga poto bersama dengan insan pers yang hadir. (Tim)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer