Connect with us

NASIONAL

Pilkada Dilaksanakan 2024, Konsisten Sesuai UU Pilkada – siarminang.net

Pilkada Dilaksanakan 2024, Konsisten Sesuai UU Pilkada – Beritasumbar.com

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 merupakan amanat dan konsisten dengan Undang-Undang yang ada. Hal itu dikatakan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar menyikapi adanya usulan Revisi Undang-Undang Pemilu, usai melakukan pertemuan di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (29/01/2021).

Dijelaskan Bahtiar, Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota merupakan perubahan UU Nomor 1 Tahun 2015. Dalam perubahan tersebut, di antaranya mengamanatkan perubahan keserentakan nasional yang semula dilaksanakan pada 2020 menjadi 2024. Perubahan tersebut, bukanlah tanpa dasar, melainkan telah disesuaikan dengan alasan yuridis, filosofis, hingga sosiologis.

“Nah oleh karenanya, kami berpendapat bahwa UU ini mestinya dijalankan dulu, tentu ada alasan-alasan filosofis, ada alasan-alasan yuridis, ada alasan sosiologis, dan ada tujuan yang hendak dicapai mengapa Pilkada diserentakkan di tahun 2024,” kata Bahtiar.

Dalam UU Nomor 1 Tahun 2015 pasal 201 ayat 5 disebutkan bahwa “Pemungutan suara serentak dalam Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada hari dan bulan yang sama pada tahun 2020.” Kemudian, dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 dalam pasal 201 ayat 8 menjadi “Pemungutan suara serentak nasional dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dilaksanakan pada bulan November 2024.”

“Oleh karenanya, mestinya pelaksanaan pemilihan kepala daerah tetap sesuai dengan UU yang ada, yaitu dilaksanakan serentak di seluruh wilayah negara indonesia pada tahun 2024,” ujarnya.

Dengan demikian, pelaksanaan Pilkada Serentak pada tahun 2024 merupakan amanat UU yang perlu dilaksanakan, dan dievaluasi usai pelaksanaannya. Sehingga evaluasi tersebut dapat menajdi dasar dalam menentukan apakah revisi perlu dilakukan atau tidak.

“UU tersebut mestinya dilaksanakan dulu, nah kalau sudah dilaksanakan nanti tahun 2024, dievaluasi , hasil evaluasi itu lah yang menentukan apakah UU Nomor 10 tahun 2016 itu harus kita ubah kembali atau tidak, nah tetapi mestinya kita laksanakan dulu,” jelasnya.

“Jadi posisi kami terhadap wacana tersebut bahwa mari kita menjalankan UU yang ada sesuai dengan amanat UU itu, UU Nomor 10 Tahun 2016 pasal 201 ayat 8, Pilkada serentak kita laksanakan di tahun 2024,” tegas Bahtiar.

Terlebih, fokus pemerintah saat ini adalah menghadapi pandemi Covid-19, mengatasi berbagai persoalan dari aspek kesehatan, hingga dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi.

“Hari ini fokus utama kita adalah bagaimana bisa cepat mengatasi masalah Pandemi Covid-19, alhamdulillah sekarang ini sudah ada vaksin, itu prioritas kita sekarang adalah menyelamatkan masyarakat dan warga negara kita, jadi tentu ada prioritas-prioritas yang harus kita lakukan,” tutupnya.

Puspen Kemendagri



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Bupati Sijunjung Pimpin Apel Gabungan, 198 Personil Ditugaskan Amankan Lebaran – siarminang.net

Bupati Sijunjung Pimpin Apel Gabungan, 198 Personil Ditugaskan Amankan Lebaran – Beritasumbar.com

Sijunjung, siarminang.net – Untuk melihat kesiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Bupati Sijunjung Beeny Dwifa Yuswir memimpin langsung ‎Apel gelar pasukan dalam rangka operasi Ketupat Singgalang 2021 di mapolres setempat, Rabu (5/5).

Benny menyebutkan untuk wilayah hukum Polres Sijunjung sebanyak 198 orang personel gabungan ditugaskan menjaga dua titik posko pengamanan. Pos terpadu keamanan juga termasuk Tim Satgas Covid-19.

“Pertama di Simpang Tiga Tanjung Ampalu dan kedua Pos Sekat Timbangan Kamang Baru. Posko beroperasi mulai 6 Mei sampai 24 Mei 2021,” katanya.

Adapun personil yang ditugaskan diantaranya anggota Polri 75, TNI 30, Setkom Mitra 10, Dinkes 15, Satpol PP 20, Dishub 20, Dinas PUPR 4, BPBD 4 termasuk 10 anggota Brimob.

Bupati Sijunjung saat membacakan amanat tertulis Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.

Beberapa poin penting dalam sambutan kapolri itu, diantaranya menjamin ketersediaan bahan pokok dan pengendalian harga, melakukan koordinasi dengan satgas covid serta pengawasan secara ketat terhadap tempat-tempat wisata dengan membatasi jumlah pengunjung hanya 50%.

Kemudian juga berbagai gangguan stabilitas terhadap kamtibnas berupa aksi serangan teror baik kepada masyarakat maupun kepada personel maupun markas Polri patut diantisipasi. Bahkan berbagai keresahan masyarakat seperti pencurian, perampokan, penjambretan, begal, premanisme, intoleransi, hingga kekerasan tetap menjadi pontensi keresahan yang harus diantisipasi secara optimal. 

Selanjutnya meningkatkan aktivitas yang bisa memicu naiknya potensi kejahatan.Kondisi ini yang perlu kita cermati secara seksama jangan sampai kecolongan.

Peningkatan intensitas kegiatan masyarakat akan memunculkan potensi meningkatnya potensi kejahatan konvensional seperti perkelahian, pencurian, pekat, miras, pencopetan dan sebagainya, demikian diantara pokok-pokok penegasan kapolri yang dibacakan Bupati Beny..

Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan meminta anggotanya untuk mengedepankan dialog dengan para pemudik, kalau mereka memenuhi persyaratan sesuai dengan protap protokol kesehatan Covid-19, maka perlu diberi akses untuk pulang kampung.

“Mereka yang tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan tersebut, sebaiknya disuruh putar balik supaya tidak menimbulkan bencana di daerah ini,” katanya.

Kemudian ia menghimbau kepada Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, apabila ada sanak saudara kita yang pulang dari rantau, supaya dipantau juga aktifitas mereka, jangan sampai mereka membuat klaster baru penyebaran virus covid di daerah ini, jika perlu dilakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Andry mengajak masyarakat apabila melihat perkembangan situasi yang kurang baik di lingkungan masing-masing, agar segera melaporkan ke polisi jika mengetahui adanya kegiatan-kegiatan yang menimbulkan potensi keributan oleh ormas atau kelompok-kelompok tertentu.

“Jangan gara-gara hal sepele menjadi masalah besar. Untuk itu, seluruh personel yang terlibat dalam operasi ketupat 2021, selalu membaur dengan lingkungan dengan baik,” katanya. Pihaknya berharap melalui apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021 ditingkatkan sinergi Polres dengan instansi terkait, dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan idul fitri 1442 H. (Alim)



Sumber

Baca Selengkapnya

bnpt

BNPT Dianugerahi Gatra Innovation Awards 2021 Atas Rilis BNPT TV – siarminang.net

BNPT Dianugerahi Gatra Innovation Awards 2021 Atas Rilis BNPT TV – Beritasumbar.com

Jakarta (siarminang.net) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dianugerahi Gatra Innovation Awards 2021 atas Inovasi Edukasi, Kontraradikalisme, dan Deradikalisasi Melalui BNPT TV. Gatra Innovation Awards tahun ini mengangkat tema ‘Inovasi Nyata Membangkitkan Asa Masyarakat’, digelar secara daring pada Jumat, 30 April 2021.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar mengatakan, inovasi BNPT TV yang sengaja dibuat di tengah kondisi pandemi Covid-19. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dalam kontraradikalisme dan deradikalisasi yang dilaksanakan oleh BNPT.

“Diharapkan mampu meningkatkan dan membuka wawasan dan pemahaman masyarakat terkait dengan fenomena penyebarluasan paham ideologi terorisme yang hari ini terjadi dalam masyarakat kita,” kata Boy Rafli.

BNPT membentuk sebuah platform TV digital dan website yang menyampaikan informasi seputar BNPT dan pesan-pesan kebangsaan, seperti persatuan, kebhinekaan, toleransi, dan cinta Tanah Air yang ditampilkan dalam bentuk konten-konten kreatif. Upaya melawan propaganda radikalisme, intoleran, dan terorisme, bagaimanapun tidak bisa dilakukan sendiri agar hasilnya lebih maksimal. Harus ada kerja sama yang melibatkan seluruh unsur, seperti media massa dan pengguna media sosial.

Tontonan inspiratif yang disajikan terdiri dari berbagai tema. Masing-masing tema dikemas dalam berbagai bentuk, mulai dari program berita dan informasi, talkshow, dokumenter, hingga drama. BNPT TV resmi diluncurkan pada Desember 2020 lalu, dan kini sudah bisa diakses melalui https://tv.bnpt.go.id/.

Boy berharap, BNPT TV dapat terus memberikan informasi yang positif dan selalu menjadi sarana dalam memberikan inspirasi kepada seluruh masyarakat luas dalam upaya bersama membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

NASIONAL

Bersama Forkopimda, Bupati Kunjungi Warga Terdampak Bencana Banjir – siarminang.net

Bersama Forkopimda, Bupati Kunjungi Warga Terdampak Bencana Banjir – Beritasumbar.com

Limapuluh Kota,siarminang.net,-Pasca banjir di Nagari Manggilang, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin DT. Bandaro Rajo bersama dengan unsur Forkopimda meninjau langsung lokasi banjir dan menyerahkan bantuan kepada warga terdampak.

“Kami mohon maaf karena baru bisa datang ke sini (Manggilang) karena kami melakukan tes COVID-19 dan sekarang hasilnya negatif makanya kami baru bisa datang ke sini untuk meninjau dan menyerahkan bantuan,” kata Safaruddin di Manggilang, Sabtu,(1/5/2021).

Ia mengatakan bantuan yang diserahkan memang dinilai belum mencukupi dan tidak menjadi hal yang utama yang dibutuhkan warga Nagari Manggilang yang terdampak banjir.

“Ini merupakan ujian kita bersama, bencana tidak ada yang menginginkan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga Nagari Manggilang,” ujarnya didampingi Dandim 0306 Lima Puluh Kota Letkol Kav. Ferry Lahe dan Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso.

Bantuan yang diserahkannya bersama dengan Kepala BPBD Lima Puluh Kota Joni Amir tersebut, berupa alat dapur, alat bayi, alat kebersihan keluarga, baju ibu-ibu, terpal, beras, telur, mie instan dan air mineral.

Menurutnya, hal yang terpenting bagi warga yang terdampak banjir kali ini adalah kepastian agar banjir tidak terulang lagi di waktu-waktu ke depannya.

Dikatakan Bupati, pihaknya akan melaksanakan survei untuk memastikan penyebab dari banjir di Nagari Manggilang yang sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

“Sebelumnya itu di sini (Manggilang) sudah ada perencanaan detailnya (DED) untuk diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tapi proposal nya tidak kunjung sampai dan membuat anggaran dari pusat tidak turun yang besarannya kurang lebih Rp30 milliar,” kata dia.

Oleh sebab itu, ke depan pihaknya akan segera menindaklanjuti DED yang sudah ada tersebut dan diharapkan bisa menjadi jawaban dari masalah banjir di Nagari Manggilang.

“Kita akan berusaha agar banjir ini dapat diatasi, jangan sampai nantinya banjir jadi menimbulkan korban jiwa dan tentunya kerugian materil yang lebih banyak,” ujarnya.

Selanjutnya dia meminta Wali Nagari setempat untuk mendata secara lengkap warga yang terdampak tahun ini dan dilengkapi dengan data-data banjir tahun-tahun sebelumnya.

Sementara itu, Wali Nagari Manggilang Ridwan mengatakan pada banjir yang terjadi pada Kamis (29/4) malam tersebut membuat sekitar 141 rumah warga terendam banjir.

“Dan ada 50 unit rumah yang dapurnya hanyut dan rusak berat. Diperkirakan itu kerugiannya mencapai Rp1,5 milliar. Diharapkan nanti ada tindak lanjut untuk bangunan warga kita yang rusak,” tutup Wali Nagari.



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer