Connect with us

Padang Panjang

Padang Panjang Dinobatkan Sebagai Kota Peduli HAM – siarminang.net

Padang Panjang Dinobatkan Sebagai Kota Peduli HAM – Beritasumbar.com

Padang Panjang, siarminang.net – Awal tahun 2021 menjadi permulaan yang sangat baik bagi Pemerintah Kota Padang Panjang. Kota berjulukan Serambi Mekkah ini dinobatkan sebagai Kota Peduli HAM oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno kepada Walikota H. Fadly Amran, BBA, Datuak Paduko Malano didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar, Andika Dwi Prasetya,  Senin (4/1), di Auditorium Istana Gubernur Sumbar. 

Di waktu bersamaan Rumah Tahanan Kelas II B Padang Panjang juga meraih penghargaan UPT Pelayanan Peduli HAM yang diterima Kepala Rutan, Ismail.

Bertajuk “Recover Better, Stand Up For Human Right”, Andika menyampaikan, penganugerahan itu seyogyanya dilaksanakan  14 Desember tahun lalu dalam rangkaian peringatan hari HAM se- dunia yang ke-72.

“Menjelang hari HAM se-dunia kita melaksanakan pesta demokrasi, sehingga banyak penyesuaian. Namun, pelaksanaan hari ini tentunya tidak mengurangi makna serta pesan yang disampaikan,” sebutnya.

Dikatakan, dari 259 kabupaten/kota di Indonesia yang mendapat penghargaan, Sumatera Barat meraih 50,4 persen   kategori Peduli HAM dengan jumlah 11 Kabupaten kota peduli HAM dan  4 kabupaten cukup peduli HAM.

Kemudian, 24 UPT di Sumbar meraih Pelayanan Peduli HAM di antaranya, Rumah Tahanan Kelas IIB Padang Panjang. “Tentunya hal ini tak terlepas dari  dorongan dari gubernur, walikota maupun bupati. Terima kasih telah memberikan dukungan. Warga Sumbar patut berbangga,” ujarnya.

Sementara itu Irwan Prayitno menyampaikan ucapan selamat kepada 11 kabupaten/kota yang meraih penghargaan itu. “Meningkatkan kualitas pemenuhan hak  asasi manusia merupakan cita cita luhur kehidupan. Ini adalah keniscayaan yang harus ada. Aturan dipastikan betul betul ada,” jelasnya.

Gubernur Mengapresiasi 

Kemenkum HAM. Kemudian, meminta kabupaten dan kota mewujudkan berbagai kebijakan dalam Perda dan peraturan lainnya.

“Pelayanan publik dimaksimalkan sebagai bagian dalam menjaga  kemajuan HAM,” katanya.

Sementara itu, Walikota Fadly Amran menyampaikan, apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan ini. Setiap kebijakan Pemko mengedepankan hak asasi manusia. “Tugas negara adalah melindungi itu. Kami sangat concern sekali terhadap isu-isu penegakan HAM di Kota Padang Panjang,” tuturnya.

Dikatakan Fadly, penghargaan  ini turut menggambarkan  komitmen Kota Padang Panjang menjaga, melindungi, dan memajukan HAM. “Hak  yang diperoleh warga, antara lain hak anak, hak perempuan, hak lansia, dan difabel. Hak di bidang pendidikan, kesehatan,” ucapnya.

Sedangkan Ismail menyampaikan, penghargaan untuk Rutan Kelas II B  tak lepas dari dukungan Pemko Padang Panjang terhadap pelayanan publik di tempat itu, serta dukungan media yang selalu memberitakan pelayanan publik di sini. “Kita memberikan pelayanan publik kepada kaum disabilitas, anak-anak dan lansia,” pungkasnya. (Ben)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

H. Fadly Amran. BBA Dt. Paduko Malano

Mutasi Kembali Bergulir di Padang Panjang, Maini Kembali Pimpin Disdukcapil, Lila Yanwar Jabat Direktur RSUD – siarminang.net

Mutasi Kembali Bergulir di Padang Panjang, Maini Kembali Pimpin Disdukcapil, Lila Yanwar Jabat Direktur RSUD – Beritasumbar.com

Padang Panjang, siarminang.net – Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano kembali melakukan penyegaran di jajaran kabinetnya. Kali ini, Dra. Maini, MM kembali menjabat sebagai kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) setelah resmi dikukuhkan pada Senin (15/2) di Hall Lantai III Balaikota oleh orang nomor satu di Kota Serambi Makkah itu.

Di waktu bersamaan, Fadly turut melantik dr. Lila Yanwar, MARS sebagai direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), menggantikan dr. Ardoni. Sebelumnya, Lila menjabat sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

Kepada semua pejabat yang dilantik, walikota meminta untuk terus berinovasi guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat setempat.

“Kepada kepala Disdukcapil telah banyak inovasi ditorehkan. Namun banyak PR yang harus diselesaikan. Saya meminta inovasi demi inovasi harus dilakukan. Penyesuaian demi penyesuaian harus dilakukan dengan kondisi terkini Pemerintah Kota Padang Panjang,” katanya.

Refocusing anggaran masih berlanjut, Fadly meminta Disdukcapil dapat menyediakan data kependudukan yang tepat dan  akurat agar bantuan sosial tepat sasaran.

Sementara kepada direktur RSUD yang baru, diminta dapat menggali potensi yang ada, lantaran lokasi RSUD yang nyaman dan indah, serta posisinya yang strategis.

Lebih lanjut dikatakannya, pelayanan yang super dan excellent dari segala lini, harus diterapkan di RSUD.

“Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota, betul-betul dilihat inovasi yang bisa diterapkan. Terkhusus pemanfaatan teknologi sangat penting, bagaimana pelayanan online bisa dimaksimalkan,” imbuhnya.

Kemudian diingatkannya, semangat anti KKN harus terus digaungkan. “Anti KKN menjadi topik setiap hari. Semangatnya harus ditularkan kepada anggota,” imbaunya. Turut hadir, Wakil Walikota, Drs. Asrul, Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md, Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemko. (Ben)



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang Panjang

Targetkan Rampung Enam Bulan, Wajah Kawasan Pasar di Padang Panjang Bakal “Tacilak” – siarminang.net

Targetkan Rampung Enam Bulan, Wajah Kawasan Pasar di Padang Panjang Bakal “Tacilak” – Beritasumbar.com

Padang Panjang, siarminang.net – Pemko Padang Panjang kembali mengganggarkan dana sekitar Rp.8 miliar untuk mempersolek wajah Kawasan Pasar Pusat, setelah tertunda lantaran refocusing anggaran Covid-19.

Pengerjaannya ditargetkan rampung dalam enam bulan ke depan sehingga, kawasan pasar bakal “tacilak” dan menarik untuk dikunjungi, kata ketua Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Welda Yusar, Senin.

“Kita berupaya bagaimana memaksimalkan kawasan pasar itu menjadi lebih asri, dikunjungi orang, menjadi daya tarik. Tahun ini akan ada pembenahan. Sekarang dalam proses tender dan tanda tangan kontrak,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pengerjaan terhitung dari bulan April dan perkiraan selesai di September.

Dengan tuntasnya pembangunan Kawasan Pasar tersebut selama enam bulan ke depan,  Pemko akan mempersembahkannya sebagai hadiah di Hari Jadi Kota (HJK).

 “Mudah-mudahan terlaksana dan menjadi hadiah di HJK,” tuturnya.

 Welda menyebut, trotoar akan dibangun mulai dari Jalan M. Syafei menuju Jalan Khatib Sulaiman, serta di Jalan Imam Bonjol. 

“Pengerjaan trotoar mulai dari simpang Gedung M. Syafei sampai ujung dekat gerbang Tanah Hitam. Kemudian, mulai simpang AB Mart, sampai simpang Bank Nagari Syariah,” jelasnya.

Konsep pedestrian di Kawasan Pasar tersebut, merujuk sejumlah konsep di beberapa daerah di Indonesia termasuk daerah sekitar.

“Ada yang bagus, kenapa tidak kita terapkan  seperti pemakaian ‘bollard’. Padang kita rujuk, Bukittinggi kita rujuk. Ini kita kolaborasikan memberikan sesuatu yang spesial di Kota Padang Panjang,” lanjutnya.

 Trotoar dengan material andesit itu, ramah disable.  Pada spot-spot tertentu, nantinya ada pepohonan, taman, tempat duduk dan lighting, Pangkalan ojek akan dirapikan, berkordinasi dengan Dinas Perhubungan. Kita akomodir agar lebih rapi pangkalannya. Ia menambahkan, di depan pasar akan ada vertical garden dan ampitheater mini sebagai panggung tempat anak-anak muda berkreasi seni. Di pasar juga disediakan “Tourist Information Center” yang dikelola Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata. (Ben)



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang Panjang

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang – siarminang.net

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang – Beritasumbar.com

Padang Panjang, siarminang.net – Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III Balaikota setempat, Selasa, (19/1).

Pelantikan tersebut sekaligus menyikapi perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja  (SOTK) di Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Padang Panjang.

Kepada para pejabat yang terdiri dari 7 pejabat eselon III dan 70 eselon IV itu, Fadly meminta agar dapat bekerja dengan ikhlas, memiliki jiwa leadership, jujur dan berintegritas.

“Suatu pekerjaan tidak akan ada arti, kalau tidak ada keikhlasan. Namun keikhlasan saja tidak akan cukup, bila tidak dibarengi dengan jiwa kepemimpinan, kejujuran dan integritas,” ujarnya.

Tekad anti KKN, lanjut Fadly harus dimiliki “Saya tidak mau ada yang melakukan KKN. Kalau ada, saya tidak akan memaafkan,” tegasnya.

Kepada para pejabat yang berhubungan langsung dengan masyarakat, Fadly meminta agar bisa selalu standby dan menjadi pemimpin yang mengayomi, mau mengorbankan waktu  dan hati untuk masyarakat.

“Saya tidak pernah membentak masyarakat. Begitupun hendaknya bapak dan ibu kepada masyarakat. Ikhlas berjuang untuk masyarakat,” tuturnya.

Perubahan SOTK, kata Fadly, harus bisa dipelajari pejabat terkait, sehingga apa saja perubahannya, kenapa berubah, serta apa yang disesuaikan. Untuk itu harus dipelajari dan jangan sampai tidak tahu.

Perubahan SOTK tersebut di antaranya Bagian Umum dan Perlengkapan berubah menjadi Bagian Umum  dan tetap dijabat Delfianto, SST, MT. Kemudian, Bagian Protokoler berubah menjadi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, yang juga masih dijabat pejabat lama, Junaidi, SH. Lalu, Bagian Perekonomian berubah menjadi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam yang juga dijabat pejabat sebelumnya, Putra Dewangga, S.Sos, M.Si.

Sementara itu, Zia Ul Fikri, SE, yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dipercaya sebagai kepala Bagian Administrasi Pemerintahan.

Promosi jabatan diraih Romi Ar Rahman, ST yang sebelumnya menjabat sebagai lurah Pasar Usang. Pria kelahiran 1982 itu, kini menjadi kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM. Turut hadir dalam pelantikan ini, Wakil Walikota Drs. Asrul, Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar,  Sekdako, Sonny Budaya Putra A.P, M.Si dan sejumlah kepala OPD. (Ben)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer