Connect with us

#na-ic

Penuhi Anjuran Kemendagri, Andre dan NA-IC akan Bagikan Sejuta Masker di Sumbar

Penuhi Anjuran Kemendagri, Andre dan NA-IC akan Bagikan Sejuta Masker di Sumbar


PADANG – Kemendagri meminta kampanye Pilkada 2020 diwarnai bagi-bagi masker. Gerindra Sumatera Barat berkomitmen menaati permintaan tersebut, selain adanya Perda Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar, dengan menjanjikan bagi-bagi sejuta masker.

“Kami akan membagi-bagikan 1 juta masker di Sumbar. Ini bagian dari komitmen kami untuk mematuhi Kemendagri dan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru di Sumbar,” kata Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade kepada wartawan, Sabtu (17/10/2020).

Pembagian masker merupakan bagian dari kampanye Nasrul Abit-Indra Catri, paslon yang diusung Gerindra di Pilgub Sumbar. Jenis masker yang dibagikan adalah masker kain.

“Masker kain yang ber-SNI, sesuai standar pemerintah,” ujar Ketua Harian Ikatan Keluarga Minang ini.

Seperti diketahui, Mendagri Tito Karnavian meminta pasangan calon Pilkada 2020 berkampanye dengan menggunakan alat peraga kampanye (APK) yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tito meminta paslon menggunakan APK yang mendukung pencegahan COVID-19, seperti masker.

“Tolong sampaikan kepada para kontestan dan timses untuk membagikan sebanyak-banyaknya, alat proteksi, masker. Tapi beda, bukan masker biasa. Masker dengan ada gambar paslon, nomornya, pesannya apa, ‘pilih saya, COVID daerah kita akan aman’, misalnya, ‘yang PHK tidak ada’. Yang namanya janji boleh saja,” kata Tito dalam rapat ‘Analisis dan Evaluasi Kampanye Pilkada Serentak 2020’, di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2020).

Di sisi lain, DPRD Sumbar telah mengesahkan rancangan perda khusus tentang adaptasi kebiasaan baru menjadi perda. Perda tersebut disahkan untuk menjadi landasan kebijakan menekan laju penyebaran virus Corona (Covid-19).

Pengesahan perda dilakukan melalui rapat paripurna di gedung Dewan, Jumat (11/9/2020). Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumbar Supardi. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno terlihat hadir menerima berkas keputusan DPRD setelah meneken nota kesepakatan.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah punya perda. Kami berterima kasih kepada kawan-kawan Pansus DPRD yang telah bekerja keras menyelesaikan perda ini dalam waktu cepat,” kata Ketua DPRD Sumbar Supardi. (yose/*)

 

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

#na-ic

Nasrul Abit Tawarkan Solusi Kesejahteraan bagi Warga Pinggiran Hutan Lindung

Nasrul Abit Tawarkan Solusi Kesejahteraan bagi Warga Pinggiran Hutan Lindung


PADANG ARO —Hidup di pinggiran Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), memang menjadi dilema sebagian besar masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) selama ini. Mereka dituntut untuk menjaga “paru-paru” dunia, sementara kesejahteraan mereka seakan terabaikan, karena tidak dibolehkan memanfaatkan hasil hutan lindung.

Persoalan inilah yang akan menjadi salah satu prioritas bagi Nasrul Abit untuk diselesaikan jika nanti terpilih menjadi Gubernur Sumbar.

Dalam kunjungannya ke Jorong Manggiu, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan (Solsel), Senin (26/10), salah satu yang disoroti Nasrul Abit adalah infrastruktur jalan yang tidak memadai. Sebab untuk membuka akses jalan baru, warga terkendala dengan keberadaan hutan lindung.

Nasrul Abit yang menjadi jagoan Partai Gerindra bersama Indra Catri ini mengatakan, infrastruktur jalan yang memadai untuk akses produksi pertanian masyarakat di pinggiran hutan lindung selalu menjadi persoalan. Mereka tinggal di dekat hutan yang luas itu, namun dunia mereka terasa sempit. Tidak bisa bergerak leluasa, membuka ladang, atau membangun kehidupan lainnya.

“Sebagai kandidat kepala daerah, saya tentu tidak mengizinkan warga untuk melakukan pembalakan liar. Tetapi untuk membuat jalan, kepentingan masyarakat, di hutan lindung, di hutan suaka, kita bisa urus izinnya,” kata Nasrul Abit yang semakin gencar berkeliling Sumbar untuk menyampaikan visi misi Sumbar Unggul ini.

Menurut Nasrul Abit yang sedang cuti sebagai Wakil Gubernur Sumbar ini, jika demi kepentingan rakyat banyak, pemerintah saat ini bisa memberi akses untuk pengurusan izin. Hal tersebut pernah dia lakukan dulu waktu menjabat Bupati di Pesisir Selatan. NA pernah lima tahun menjadi wakil Bupati dan 10 tahun menjadi Bupati Pessel.

“Artinya kita mengurus izin itu, sehingga kita nanti tidak melanggar hukum. Pembangunan untuk kesejahteraan rakyat bisa dilaksanakan, dan hutan lindung yang dibutuhkan dunia juga tetap terjaga,” terang pria yang mendapatkan dukungan penuh dari partai pemenang Pileg di Sumbar ini.

Sementara untuk mengatasi persoalan pembalakan liar, Nasrul Abit berjanji akan segera mencarikan jalan keluarnya. Salah satunya dengan menyediakan lapangan pekerjaan baru, sehingga masyarakat tidak lagi menjadikan ilegal loging sebagai sumber nafkah bagi keluarga mereka.

“Kita memiliki banyak program unggulan, baik itu di sektor pertanian dan perkebunan, serta bantuan permodalan. Ini bisa mereka manfaatkan, sehingga ekonomi keluarga bisa terangkat, dan hutan tidak lagi ditebangi sembarangan,” papar Nasrul Abit lagi. (yos)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#na-ic

Masyarakat Gaung Kabupaten Solok Dukung Nasrul Abit karena Peduli Adat

Masyarakat Gaung Kabupaten Solok Dukung Nasrul Abit karena Peduli Adat


AROSUKA -Di mata tokoh adat Nagari Gaung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Gempitar Datuak Rajo Dunie, Nasrul Abit Untuk Sumbar Unggul merupakan sosok yang peduli terhadap adat Minangkabau. Ia menyampaikan hal itu saat Nasrul Abit melakukan safari politik ke sana, akhir pekan.

“Saya beberapa kali ikut pertemuan adat dengan beliau (Nasrul Abit) di Padang. Beliau sangat peduli dengan persoalan adat,” ujarnya.

Gempitar mengaku beberapa kali mewakili Kerapatan Adat Nagari Gaung dalam acara adat di Padang. Dalam pertemuan itu ia selalu bertemu Nasrul Abit.

“Lebih kurang lima kali pertemuan adat yang saya ikuti selalu ada beliau. Beliau juga Datuak dalam kaumnya. Tentu persoalan adat akan menjadi tanggung jawab beliau jika menjadi gubernur,” tuturnya.

Gempitar juga menyatakan kekagumannya kepada Nasrul Abit karena baru kali itu ada calon gubernur yang mendatangi nagarinya.
Gempitar optimistis Nasrul Abit-Indra Catri memenangkan Pilkada Sumbar.

Nasrul Abit berterima kasih kepada tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, dan masyarakat Gaung yang memberinya kesempatan bersilaturahmi.

“Mudah-mudahan kerja sama dan niat baik kita bersama diijabah Allah Swt.,” kata Wagub Sumbar yang sedang cuti pilkada itu kepada masyarakat setempat. (yos)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

#na-ic

Ketika Penjual Sapu Lidi Curhat ke Nasrul Abit

Ketika Penjual Sapu Lidi Curhat ke Nasrul Abit


PADANG—Rosa (38) terkesiap ketika seorang bapak berpakaian rapi turun dari mobil bagus. Bapak itu lalu menghampiri sembari menanyakan kabarnya.

Saat itu Rosa sedang tidur-tiduran di trotoar jalan dekat persimpangan Masjid Raya Sumatra Barat, Padang, Jumat (23/10). Sinar matahari yang begitu terik membuatnya beristirahat sejenak dari aktivitas berjualan sapu lidi.

“Ibu baik-baik saja? Saya kebetulan lewat dan melihat ibu tertidur di trotoar. Lelah sekali kelihatannya,” kata bapak itu.

Mendengar pertanyaan si bapak yang tampak perhatian itu, Rosa tanpa sadar mencurahkan isi hatinya. Ia mengeluhkan semua kesulitan hidup yang dialaminya.

“Saya jualan sapu lidi dari pagi. Sampai siang ini belum seorang pun yang membeli. Rumah saya jauh di Pariaman. Makanya saya tiduran dulu di pinggir jalan melepas lelah,” ucapnya.

Rosa menuturkan bahwa suaminya seorang nelayan yang memiliki penghasilan kecil. Kondisi itu membuatnya harus ikut membanting tulang untuk menafkahi keempat anaknya.

“Tiga anak saya sudah sekolah. Biayanya besar karena kini harus beli-beli pulsa internet pula untuk belajar mereka,” katanya mengeluh.

Mendengar curhatan itu, si bapak tergerak untuk membantu dengan membeli beberapa buah sapu. Rosa sangat berterima kasih kepada bapak baik hati itu. Saking bahagianya, ia sampai lupa menanyakan siapa nama bapak itu. Beberapa orang yang melihat kejadian itu kemudian memberitahu kalau si bapak yang tadi ialah Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, yang kini sedang cuti kampanye pilkada.

Ketika dihubungi secara terpisah, Nasrul Abit, membenarkan bahwa ia sempat menghampiri Rosa, si penjual sapu lidi. Ia melakukan karena merasa iba melihat si ibu tertidur di trotoar jalan.

“Sehari ini saya sudah bolak-balik melewati jalan ini. Setiap kali lewat, saya melihat si ibu terduduk lesu. Tadi saya singgah lalu menanyakan kabarnya,” tutur Nasrul Abit.

Menurut Nasrul, orang-orang seperti Rosa ini perlu uluran tangan dari pemerintah. Ia menilai orang-orang seperti itu layak mendapat pinjaman modal usaha guna mengangkat taraf kehidupan keluarga mereka.

“Ini ada dalam program unggulan kita. Setiap masyarakat yang berekonomi lemah akan kita sediakan pinjaman lunak tanpa agunan. Tujuannya agar mereka bisa mengembangkan usaha untuk mencapai keluarga yang sejahtera,” katanya. (yos)

window.fbAsyncInit = function() {
FB.init({
appId : ‘{your-app-id}’,
cookie : true,
xfbml : true,
version : ‘{api-version}’
});

FB.AppEvents.logPageView();

};

(function(d, s, id){
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) {return;}
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “https://connect.facebook.net/en_US/sdk.js”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer