Connect with us

News

Safari Diujung Ramadhan di Mandeh, PWPM Sumbar Ingatkan Peran Pemuda dalam Bangun Destinasi Wisata

Safari Diujung Ramadhan di Mandeh, PWPM Sumbar Ingatkan Peran Pemuda dalam Bangun Destinasi Wisata


Kamis, 14 Juni 2018 – 17:42:11 WIB – 103

Ketua PWPM Sumbar Muhayatul serahkan bantuan Alquran kepada pengurus Masjid Assasunajah Nagari Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan, Rabu, (13/6)

Pilwako Kota Padang 2018

PESSEL – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumbar kembali menggelar Safari Ramadhan, pada Malam ke Di malam ke-29 Ramadhan 1439 H atau Rabu, (13/6/2018), Kali ini mengunjungi Masjid Assasunajah Nagari Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat Indonesia.

Untuk sampai ke mandeh ini Rombongan PWPM Sumbar dengan perjalanan laut lebih kurang waktu tempuhnya 45 menit naik perahu mesin tempel atau istilah orang di mandeh ini di sebut dengan Boat.

Tim safari PWPM hadir Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Muhayatul sebagai kepala rombongan dan sekretaris Roni Hidayat, Medi Hendra Wakil Ketua bidang dakwah dan Pengkajian Agama berserta wakil Sekretaris Penmardianto.

Dalam kegiatan ini yang bertindak sebagai penceramah kepala KUA kecamatan Koto XI Tarusan, Suasanto.

Dalam sambutannya, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar Muhayatul mengajak agar masyarakat Mandeh senantiasa meramaikan Masjid dengan kegiatan kegiatan yang agamais dan mengembalikan fungsi masjid sebagaimana mestinya.

“Silahkan bangun fisik masjid dan jangan lupa ramaikan masjid dengan kegiatan yg positif dan jadikan masjid sebagai central kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu Ia juga menghimbau pemuda dan remaja untuk meningkatkan keserdasan intelektual dan kecerdasan spiritual untuk menghadapi mengimbangi pesatnya perkembangan kawasan wisata mandeh. Karena semakin tinggi tingkat kunjungan turis ke mandeh maka akan semakin tinggi pula tingkat pengaruh terhadap agama dan budaya di mandeh ini. “Pemuda harus memiliki tingkat intelektual yang mumpuni dan tingkat iman yang kuat agar tidak mudah terkontaminasi oleh budaya dan agama para turis lokal maupun turis manca negara,” pesannya.

“Ini adalah tugas pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi gerakan amar maruf Nahi Mungkar,” tuturnya.

Tambahnya, Layanilah tamu dengan baik, perkuat iman dan intelektual jangan sampai merusak budaya dan agama masyarakat Mandeh.

Di malam ke 29 Ramadhan 1439 H ini PW Pemuda Muhammadiyah Sumatera Barat turun berdafari Ramadhan di Masjid Assasunajah Nagari Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Indonesia. (Rel)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi

Tag: muhammadiyah,pesisir-selatan,sumatra-barat

Sambut Lebaran 1439 H, Pemko Padang Gelar Pawai Takbiran Hingga Sholat Ied

Sambut Lebaran 1439 H, Pemko Padang Gelar Pawai Takbiran Hingga Sholat Ied

PADANG – Pelaksanaan Sholat Ied di Kota Padang dipusatkan di dua titik di Lapangan RTH Imam Bonjol Jumat, 15 Juni 2017…

Berbagi itu Indah, Kl Lazismu Masjid Taqwa Bagikan 550 Paket Lebaran

Berbagi itu Indah, Kl Lazismu Masjid Taqwa Bagikan 550 Paket Lebaran

PADANG – Kl Lazismu Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar berbagi, dengan menyerahkan paket sembako dan bekal hari raya,…

Pohon Tumbang Akibatkan Kemacetan Panjang Jalur Mudik Sumbar-Sumut di Pasaman

Pohon Tumbang Akibatkan Kemacetan Panjang Jalur Mudik Sumbar-Sumut di Pasaman

PASAMAN – Pohon Tumbang di kawasan Lurah Berangin, Kecamatan Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) menutup permukaan…

H-4 Lebaran, Pasar Raya Padang Disesaki Pengunjung

H-4 Lebaran, Pasar Raya Padang Disesaki Pengunjung

PADANG – Jelang hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, para pembeli sesaki Pasar Raya Padang, Sumatera Barat (Sumbar)….

Tidak Dibawa Negaranya, Zlatan Ibrahimovic: Tanpa Saya, Piala Dunia tak Layak Tonton

Tidak Dibawa Negaranya, Zlatan Ibrahimovic: Tanpa Saya, Piala Dunia tak Layak Tonton

BOLA – Zlatan Ibrahimovic tidak menunjukkan antusiasme pada Piala Dunia 2018. Bukan karena ia tidak lagi dipanggil tim…





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pertimbangkan Aspirasi Rakyat! – Fadli Zon

Massa Desak Jokowi Bentuk TGPF, Fadli Zon: Pertimbangkan Aspirasi Rakyat!


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Presiden Joko Widodo untuk mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Fadli Zon meminta agar Jokowi membentuk Tim Gabungan Pencarian Fakta (TGPF) terkait kasus penembakan enam laskar FPI.

Hal itu dia sampaikan melalui akun Twitter @Fadlizon, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Dia menanggapi sebuah artikel tentang massa yang mendesak Jokowi untuk segera membentuk tim independen pencari fakta kasus FPI.

Menurut dia, Jokowi perlu mempertimbangkan aspirasi masyarakat untuk kasus penembakan enam laskar FPI.

Pak Jokowi, mohon dipertimbangkan aspirasi masyarakat untuk dibentuknya TGPF kasus penembakan 6 anggota FPI,” cuitnya, dikutip Suara.com.

Fadli Zon menyebut pembentukan TGPF menjadi jalan tengah agar masyarakat dapat percaya bahwa keadilan masih ada.

“TGPF independen adalah jalan tengah agar masyarakat masih percaya bahwa jalan keadilan itu masih ada,” tukasnya.

Perlu diketahui, massa melakukan aksi 1812 pada (18/12/2020). Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut penuntasan kasus penembakan enam laskar FPI.

Selain itu, dalam aksi tersebut massa meminta pembebasan Habib Rizieq Shihab yang tengah ditahan Polda Metro Jaya.

Saya menyarankan kepada Bapak Presiden agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta yang terdiri dari berbagai kalangan elemen bangsa,” ujar Fadli Zon dalam kanal Youtube Fadli Zon Official.

Dia mengatakan anggota TGPF berasal dari komnas HAM, aktivis HAM, perwakilan ulama seperti Majelis Ulama Indonesia atau ormas-ormas islam lain.

Sebab, menurut Fadli, kasus ini perlu diusut tuntas agar masyarakat tidak kehilangan rasa percaya terhadap hukum di Indonesia.

“Publik di-trushed ketidakpercayaan pada hukum. Karena hukum seperti yang sudah klise dan berulang-ulang kita katakan selalu tajam kepada yang dianggap sebagai lawan-lawan politik dan tidak pernah hukum itu berjalan atau tumpul kepada mereka yang dianggap sebagai pro pemerintah,” tuturnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Bagaimana Caranya Mencari ‘Keadilan’? – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Ideologi Komunis Ganas dan Kejam


Anggota DPR RI, Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD terkait 6 Laskar FPI ditembak mati polisi.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu mempertanyakan cara mencari keadilan atas kematian 6 Laskar FPI di tangan polisi.

Awalnya Mahfud MD melalui akun Twitter miliknya menyebut bahwa memahami keadilan itu sulit untuk dilakukan.

Mahfud MD pun mengambil contoh pada sebuah kasus yang terjadi pada Fahri Hamzah melawan PKS.

Saat Mahkamah Agung (MA) menyatakan Fahri Hamzah menang Rp 30 miliar dari PKS, Fahri menyebut ada keadilan di Indonesia.

Namun, ketika kemenangan Rp30 miliar dibatalkan oleh Peninjauan Kembali (PK) di Mahkamah Agung, pastinya malah gantian politisi PKS Hidayat Nur Wahid menyebut putusan MA adil.

Cuitan tersebut lah yang pada akhirnya menuai banyak komentar dari publik, termasuk salah satunya memdapatkan komentar dari Fadli Zon yang mengaitkan keadilan tersebut dengan kasus kematian 6 Laskar FPI yang baru-baru ini terjadi.

Fadli Zon mempertanyakan cara mencari keadilan dalam kasus kematian enam anak buah Rizieq Shihab itu.

“Bagaimana caranya mencari ‘keadilan’ bagi enam anggota FPI yang dibunuh polisi?” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya.

Tak hanya itu saja, bahkan Fadli Zon juga menyindir dengan adanya peluang merealisasikan sila kedua Pancasila yang berbunyi ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’.

“Ada peluang merealisasikan ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’?” ujar Fadli Zon.

Diketahui, sebanyak 6 Laskar FPI tewas dalam aksi penembakan di Jalan Tol Jakarta – Cikampek, pada Senin 7 Desember 2020.

Dan kemudian keenam anggota FPI yang tewas ditembak mati itu, jenazahnya telah dimakamkan pada Rabu 9 Desember pagi.

Yang mana pada saat itu lima jenazah dimakamkan di Megamendung, kabupaten Bogor, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21), dan Reza (20).

Dan sementara satu jenazah lainnya yakni Luthfil Hakim (25) dimakamkan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut kepolisian, insiden tersebut berawal saat anggota polisi tengah menyelidiki informasi adanya rencana pengarahan massa jelang pemeriksaan Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Sehingga Pihak Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengikuti kelompok yang diduga simpatisan Rizieq.

Selanjutnya, ada dua kendaraan yang ditumpangi kelompok simpatisan Rizieq memepet kendaraan milik anggota kepolisian.

Diduga mereka sempat menembak ke arah kendaraan milik anggota polisi. Hingga akhirnya, kejadian itu membuat anggota polisi di lapangan mengambil tindakan tegas terukur.

Namun, kronologi dari kepolisian tersebut berbeda dengan kronologi versi FPI. FPI justru menuding polisi yang lebih dulu memepet mereka

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Tak Ada Terorisme Dalam Islam – Fadli Zon

Sambut Curhatan Fahri Soal Harga Tes Corona, Fadli Zon: Peluang di Tengah Kesempitan


Mantan Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon melontarkan kontra narasi atas wacana Terorisme yang cenderung dihubungkan dengan Islam.

Ia ungkap pendapatnya melalui laman twitter @fadlizon pada Jum’at tanggal 18 – Desember 2020.

Fadli menanggapi pernyataan polisi dalam sebuah pemberitaan yang mengungkap Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah.

Keterangan didalamnya memuat tentang pergerakan Jaringan Terorisme Jama’ah Islamiah (JI) yang telah menyebar di 20.067 kotak amal ke beberapa wilayah di Indonesia.

Ia tidak segan-segan menegaskan bahwa tidak ada di dalam ajaran Agama Islam itu mengenalkan tentang terorisme.

“Tak ada terorisme dalam Islam,” tegasnya.

Sebelumnya Fadli menyentil pewacanaan tentang terorisme menggunakan diksi yang unik yaitu jualan terorisme tak habis-habis.

“Jualan terorisme tak habis2,” katanya.

Pada cuitannya singkat tak lupa dia menyertakan hastag Lawan Islamofobia.

” #LawanIslamofobia,” tulisnya.

Postingan Fadli Zon dalam lamantwitternya mendapatkan 2.085 Likes dan 488 Retwitt dari Netizen.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer