Connect with us

News

Libas Huesca 8-2, Barcelona Geser Madrid di Puncak Klasemen

Libas Huesca 8-2, Barcelona Geser Madrid di Puncak Klasemen


Senin, 03 September 2018 – 06:33:03 WIB – 91

Barcelona gasak Huesca 8-2 (Foto: Dok. Istimewa)

BOLA – Lionel Messi dan Luis Suarez masing-masing menyumbang dua gol ketika juara bertahan Liga Spanyol Barcelona menghancurkan Huesca dengan skor 8-2, Minggu (2/9).

Tim debutan strata tertinggi Huesca sempat unggul terlebih dahulu pada lawatan perdana mereka ke Nou Camp, ketika penyerang Kolombia Cucho Fernandez mendefleksikan bola untuk masuk ke gawang. Namun Messi segera merusak kegembiraan para pendukung tim tamu dengan mengemas gol balasan pada menit ke-16.

Gol bunuh diri dari Jorge Pulido membawa Barca berbalik memimpin dan Suarez memperbesar keunggulan mereka dengan mencetak gol untuk pertama kalinya dari lima pertandingan di semua kompetisi, setelah VAR (Video Asisten Wasit) membatalkan keputusan offside dari hakim garis.

Pemain Huesca Alex Gallar mencetak satu gol balasan sebelum turun minum untuk mengubah skor menjadi 3-2. Namun harapan bahwa tim kecil itu mampu bangkit segera dirusak oleh tiga gol Barca dalam rentang waktu 11 menit dari Ousmane Dembele, Ivan Rakitic, dan gol lain dari Messi.

Jordi Alba menghiasi penampilan briliannya untuk mencetak gol ketujuh setelah menjadi pengumpan pada dua gol di awal pertandingan, sedangkan Suarez menambahi gol kedelapan melalui eksekusi penalti pada fase akhir pertandingan ketika Messi mengabaikan peluang untuk melengkapi trigol, dan justru menawarkan penyerang Urugauy itu untuk menjadi eksekutor.

Hasil ini membawa Barca menggeser Real Madrid di puncak klasemen Liga Spanyol dengan keunggulan selisih gol setelah tiga pertandingan, di mana tim Katalan itu mencetak 12 gol dan kemasukan dua gol, sedangkan Real mengemas sepuluh gol dan kemasukan dua gol.

“Kami lengah pada awal pertandingan namun gol mereka membantu menyadarkan kami dan kami bereaksi dengan baik,” kata Suarez.

“Rasanya menyenangkan untuk memuncaki liga sebelum jeda internasional, namun hal terbaik mengenai kemenangan ini adalah melihat betapa bagusnya kami bermain.”

Barca juga menyarangkan delapan gol ke gawang Huesca pada pertemuan terakhir mereka di Nou Camp di ajang Piala Raja saat menang 8-1 pada 2014, sementara itu ini merupakan kemenangan terbesar mereka di liga sejak menang 8-0 di markas Deportivo La Coruna pada April 2016.

Terakhir kali mereka mencetak delapan gol dalam pertandingan kandang di liga adalah saat menang 8-0 atas Osasuna pada 2011. (rep)

Polling Capres cawapres 2019-2024

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/Republika.co.id/Antara

Tag: bola,internasional,sport

Din Syamsuddin kepada Maruf Amin, Tidak Boleh Ada Rangkap Jabatan di MUI

Din Syamsuddin kepada Maruf Amin, Tidak Boleh Ada Rangkap Jabatan di MUI

JAKARTA – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menegaskan bahwa tidak boleh ada…

Soal Bonus Atlet yang di Luar Perkiraan, Begini Tanggapan Menkeu Sri Mulyani

Soal Bonus Atlet yang di Luar Perkiraan, Begini Tanggapan Menkeu Sri Mulyani

BUKITTINGGI – Pemerintah akan segera mencairkan bonus untuk para atlet Indonesia yang berhasil meraih medali pada ajang…

Inilah Aturan Polri Soal Izin Acara Gerakan Tagar Dukung Calon Presiden

Inilah Aturan Polri Soal Izin Acara Gerakan Tagar Dukung Calon Presiden

POLITIK – Polri mengeluarkan surat perintah untuk jajaran soal pemberian izin acara gerakan tanda pagar (tagar)…

MTsM Pangkalan Ludes Terbakar, Ketua PWM Sumbar Kunjungi Lokasi Kebakaran

MTsM Pangkalan Ludes Terbakar, Ketua PWM Sumbar Kunjungi Lokasi Kebakaran

LIMAPULUH KOTA — PW Muhammadiyah Sumbar bergerak cepat setelah mendapat kabar adanya kebakaran yang melalap sekolah…

Kunjungi Kantor GDM Sumbar, PCIM Taiwan Sharing Informasi Beasiswa

Kunjungi Kantor GDM Sumbar, PCIM Taiwan Sharing Informasi Beasiswa

PADANG — Mengecap pendidikan gratis di luar negeri adalah impian banyak orang. Namun, silaunya pesona negara-negara…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Fadli Zon Beri Kritik Soal Anggaran Dana Kartu Prakerja – Fadli Zon

Juliari Korupsi Bansos, Fadli Zon: Kesempatan Bikin Orang Jadi Maling


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon tak henti-hentinya memberikan kritik kepada pemerintah. Kali ini, ia mengkritik terkait anggaran penambahan Rp 10 triliun untuk Program Kartu Prakerja yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia menilai program itu hanya buang-buang uang saja dan seharusnya program tersebut bisa diberikan pemerintah secara gratis, apalagi kini masyarakat banyak terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. 

Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli di akun Twitternya yang dilihat Selasa, 20 Juli 2021.

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran tersebut bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. 

elain itu anggaran Rp 10 triliun juga dikatakan Fadli bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dengan ditambahnya anggaran senilai Rp 10 triliun, diharapkan peserta program Kartu Pra Kerja dapat meningkat hingga 2,8 juta orang. Totalnya, pemerintah sudah menggelontorkan Rp 30 triliun untuk Program Kartu Pra Kerja dengan 8,4 juta peserta yang terlibat.

Perempuan yang kerap di sapa Ani itu mengatakan penambahan anggaran program Kartu Pra Kerja itu berdasarkan hasil survei internal. Adapun harapannya penambahan anggaran tersebut bisa membantu masyarakat yang sedang mencari kerja ataupun terkena PHK

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Buang-buang Uang, Sebaiknya Bayar Insentif Nakes! – Fadli Zon

Fadli Zon Sebut Kebijakan Bansos COVID-19 Bermasalah Sejak Awal


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, Program Kartu  Prakerja merupakan program yang hanya buang-buang uang. Oleh sebab itu, dia mengkritik keras ketika pemerintah mengumukan akan menambah Rp10 triliun untuk program tersebut.

Penambahan anggaran itu diklaim pemerintah sebagai upaya memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Fadli Zon menilai, seharusnya pelatihan itu bisa diberikan pemerintah secara cuma-cuma.

“Ini Program Kartu Prakerja tak jelas, buang-buang uang untuk pelatihan padahal bisa gratis,” kata Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon pada Minggu (18/07/2021).

Alih-alih digelontorkan untuk program tersebut, menurutnya lebih baik anggaran bisa dipakai untuk memberikan bantuan uang tunai terhadap masyarakat yang terkena PHK. Selain itu anggaran Rp10 triliun juga dikatakan Fadli Zon bisa diberikan untuk tenaga kesehatan dalam bentuk intensif dan kebutuhan rumah sakit lainnya.

“Sebaiknya uang Kartu Prakerja langsung diberikan pada mereka yang terkena PHK atau kasih insentif nakes dan bayar utang rumah sakit,” tuturnya.

Sebelumnya disebutkan, Pemerintah akan menambah anggaran untuk program Kartu Prakerja hingga Rp10 triliun sebagai bagian dari perlindungan sosial selama pandemi COVID-19. Semula, pemerintah menganggarkan Rp20 triliun untuk program tersebut dengan sasaran 5,6 juta orang peserta.

“Kami akan tambahkan Rp10 triliun lagi, sehingga program Kartu Prakerja tadi bisa menambah 2,8 juta peserta, sehingga total anggaran menjadi Rp30 triliun dengan total 8,4 juta,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/07/2021). 

Lebih jauh Sri Mulyani memaparkan, kenaikan anggaran tersebut karena hasil survei menunjukkan bahwa program terbukti cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK selama pandemi COVID-19. 

Mekanisme program Kartu Prakerja tambahan ini masih sama seperti yang dilakukan sebelumnya. Setiap penerima akan mendapatkan biaya pelatihan sebesar Rp1 juta dan mendapatkan insentif Rp600 ribu per bulan untuk 4 bulan.

Adapun total jumlah bantuan yang didapatkan sebesar Rp2,4 juta. Tiap peserta juga akan mendapatkan dana sebesar Rp50 ribu setiap kali mengisi survei.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ngawur Mana Militernya? – Fadli Zon

Dana Haji Mau Dipakai Perkuat Rupiah, Tanya Fadli Zon: Pemilik Dana Rela Uangnya Dipakai?


Anggota DPRI RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon mengkritik pernyataan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy.

Dalam pernyataannya, Muhadjir menyebut Indonesia berada di kondisi darurat militer dalam menangani pandemi Covid-19.

Melalui akun Twitter–nya, @fadlizon, Fadli Zon menilai pernyataan Muhadjir asal-asalan alias ngawur.

Ia menyesalkan penggunaan istilah darurat militer dalam pernyataan Menko PMK ini.

Pernyataan ini ngawur, kok bisa mengatakan sekarang darurat militer. Mana militernya ?” tulis Fadli Zon, Sabtu (17/7/2021).

Menurutnya, pernyataan dari Muhadjir menambah bukti, koordinasi pemerintah penanganan Covid-19 yang kurang. https://d-1023473858618586686.ampproject.net/2107030008001/frame.html

Sirkus pernyataan ini hanya menambah daftar kurangnya konsep n pengetahuan elementer plus koordinasi penanganan covid,” katanya.

Selain Fadli Zon, kritik juga datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Wakil Ketua PKS Sukamta, pernyataan Menko PMK ngawur dan semakin menunjukkan pemerintah masih gagal membangun koordinasi di internal mereka.

“Sudah hampir satu setengah tahun pandemi covid, masih saja pejabat pemerintah buat pernyataan-pernyataan yang membingungkan dan tidak punya pijakan hukum yang jelas,” katanya kepada Tribunnews, Minggu (17/7/2021).

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer