Connect with us

SOLOK SELATAN

Paket Tender Solok Selatan Rp299,2 juta Tanpa Ada Penawar – siarminang.net

Paket Tender Solok Selatan Rp299,2 juta Tanpa Ada Penawar – Beritasumbar.com

Padang Aro, siarminang.net – Satu paket tender di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Pagu dan Rp299,2 juta dinyatakan gagal karena tidak ada penawaran yang masuk selama proses lelang.

“Sebanyak satu paket yang gagal tender karena tidak ada penawaran milik Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga dengan pagu dana Rp299,2 juta bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK),” kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Solok Selatan Admi Zulkhairi, di Padang Aro, Senin.

Ia mengatakan, sampai hari ini sudah 40 paket tender dari DAK yang sudah selesai dan ada pemenangnya dengan anggaran Rp52,8 miliar.

Sedangkan yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) katanya, sudah ada empat paket yang sudah selesai dan ada pemenangnya dengan dana Rp3,2 miliar.

“Tender yang sudah masuk ULP ada 51 paket terdiri dari DAK 40 paket dan DAU 11 paket,” ujarnya.

Untuk sisa paket tender dari dana DAU katanya, masih ada tujuh lagi yang masih dalam proses dan belum ada pemenangnya dengan anggaran Rp12,4 miliar.

Kalau masih ada pekerjaan yang akan ditender OPD di imbau segera mendaftarkannya sebab waktu semakin sedikit. 

Agar paket tersebut tidak gagal tender katanya, diharapkan OPD segera mendaftarkan paketnya ke ULP agar cepat diproses. 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan Mulyadi, mengatakan, paket tender yang gagal tender tersebut akan diulang lagi lelangnya.

“Kami sudah mendaftarkan lagi paket yang gagal tersebut ke ULP untuk dilelang kembali karena waktunya masih ada,” ujarnya. (Akbar)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dharmasraya

Penentu Baiknya Perekonomian Solok Selatan – siarminang.net

Penentu Baiknya Perekonomian Solok Selatan – Beritasumbar.com

Padang Aro, siarminang.net – Pembangunan jalan yang menghubungkan Padang Aro dengan Kabupaten Dharmasraya akan menjadi salah satu faktor penentu peningkatan perekonomian di Solok Selatan, kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat, Zigo Rolanda.

“Nanti akan dibahas dan dikaji lebih jauh oleh pihak terkait ruas mana yang akan dibantu oleh Kemenko Maritim dan juga oleh Pemprov Sumbar,” katanya, di Padang Aro baru-baru ini.

Ia berharap Pemerintah pusat dan Provinsi mendukung upaya pembangunan jalan tembus yang menghubungkan dua kabupaten, yakni Solok Selatan – Dharmasraya.

Jalan tembus yang menghubungkan Solok Selatan dengan Dharmasraya dapat melalui beberapa alternatif yakni Padang Aro lewat Abai tembus di Sungai Dareh atau Padang Aro via Sungai Sungkai terus ke Sungai Rumbai.

Untuk ruas jalan Abai – Sungai Dareh berstatus jalan propinsi dan berharap agar pihak Pemprov Sumbar dapat melanjutkan secara bertahap pembangunannya yang sebelumnya telah dimulai oleh pihak Kemenko Maritim.

“Perlu dukungan dan alokasi dana yang lebih besar dari pihak Pemprov melalui APBD provinsi untuk membantu peningkatan jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi yang saat ini dalam kondisi rusak parah,” ujarnya.

Sedangkan untuk jalan kabupaten di ruas Sungai Sungkai-Sungai Dareh, yang terhubung juga dengan jalur Simpang PB – Tandai nantinya juga menjadi jalan strategis yang diharapkan dapat terus ditingkatkan pembangunannya.

Ruas tersebut menurutnya akan menghubungkan berbagai daerah, bukan hanya Solok Selatan, Dharmasraya, dan Pesisir Selatan, tetapi juga beberapa daerah di Propinsi Jambi seperti Kerinci dan Muaro Bungo.

Menurutnya saat ini Solok Selatan berada di ujung tetapi dengan adanya akses tembus ke Dharmasraya, Solok Selatan bisa menjadi gerbang Sumbar bagian selatan langsung ke jalan lintas sumatera.

“Saat ini Solok Selatan seperti daerah “botol”, dimana pintu masuk dan pintu keluarnya sama, hanya di satu pintu saja” katanya.

Dengan dibukanya akses ke Dharmasraya ujarnya, maka akan menambah alternatif tambahan pintu keluar masuk ke Solok Selatan. Selain itu harapannya juga dapat menjadi gerbang depan pintu keluar masuknya Sumbar.

Selanjutnya dengan dibukanya jalan tersebut, juga akan mendukung upaya kolaborasi dalam pembangunan Solsel bersama Kabupaten Dharmasraya nantinya. “Dan hal ini akan terus diurus dan diupayakan bagaimana jalan tembus tersebut bisa diwujudkan,” tegas Mantan Anggota DPRD Sumbar 2014-2019 itu. (Akbar)



Sumber

Baca Selengkapnya

kuliner

Enam Penambang Emas Tertimbun Longsor Di Solok Selatan, Dua Meninggal – siarminang.net

Enam Penambang Emas Tertimbun Longsor Di Solok Selatan, Dua Meninggal – Beritasumbar.com

Padang Aro, siarminang.net – Akibat curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir, sebanyak enam orang penambang emas asal Jawa Tengah tertimbun longsor di lokasi tambang di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Romi Aprijal, di Padang Aro, Rabu mengatakan dari enam orang tersebut empat sudah ditemukan dan dua lagi masih dalam pencarian.

“Empat orang yang sudah ditemukan dua meninggal dunia dan dua selamat dalam keadaan luka-luka,” katanya

Dua korban selamat yaitu Rifan Saifudin (28) dan Aji (30) warga Pati Jawa Tengah dan sekarang mendapat perawatan di Puskesmas Abai.

Sedangkan dua korban meninggal katanya, yaitu Sugito (32) dan Yudi Purnomo (32) juga warga Pati Jawa Tengah. 

“Untuk korban yang meninggal dikembalikan ke agennya di Dharmasraya,” ujarnya. 

Dua korban yang masih belum ditemukan yaitu Miyanto (51) warga Bunut Selatan Lampung dan Sulistiyono (41) tahun warga Pati Jawa Tengah. 

Saat ini masih dilakukan pencarian terhadap dua orang yang masih tertimbun dan hari ini juga akan dibantu Basarnas. 

“Basarnas hari ini juga membantu melakukan pencarian dua penambang lagi,” ujarnya. 

Longsor lobang galian tambang terjadi pada Senin 11/1 pukul 20.30 Wib di Kimbahan Kecamatan Sangir Batang Hari. Sedangkan BPBD katanya, baru mendapat informasi pada Selasa, 12/1 pukul 17.10 Wib dan langsung menuju lokasi. 

Longsor tambang emas terjadi akibat curah hujan yang tinggi mengakibatkan tanah menjadi labil dan terjadi longsoran galian tambang yang mengakibatkan enam orang tertimbun. Tim reaksi cepat BPBD Solok Selatan membawa salah seorang korban selamat longsor tambang emas ke Puskesmas Abai. (Akbar)



Sumber

Baca Selengkapnya

Politik

Pada Usia 17 Tahun, Solok Selatan Alami Berbagai Kemajuan – siarminang.net

Pada Usia 17 Tahun, Solok Selatan Alami Berbagai Kemajuan – Beritasumbar.com


Padang Aro – Pada usia Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat yang sudah menginjak usia 17 tahun berbagai kemajuan daerah terus akan dicapai.

Pejabat Sekdakab Solok Selatan Fidel Efendi mengatakan bahwa dalam kurun waktu tertentu, Solok Selatan terus memperlihatkan berbagai prestasi dan kemajuan dari berbagai aspek, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Kita patut bersyukur, perkembangan IPM selama kurun waktu 2019-2020 menunjukkan trend peningkatan dari tahun ke tahun, yaitu dari 68,94 pada tahun 2019 meningkat menjadi 69,04 pada 2020,” terangnya saat perhelatan momen HUT Kabupaten Solok Solok Selatan.

IPM sendiri diambil dari tiga indikator, yakni angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan harapan lama sekolah.

Pejabat Sekda Solok Selatan memberikan hadiah kepada salah satu wali nagari berprestasi

Selanjutnya Fidel menyampaikan bahwa untuk tingkat kemiskinan Penduduk Solok Selatan juga terus mengalami penurunan, dimana tahun 2019 tercatat sebanyak 7,33 persen, dan saat ini turun menjadi 7,15 persen.

Disamping itu, dalam rangka percepatan penanganan Covid-9, Pemkab Solsel juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 66,2 Miliar, dimana sebanyak Rp. 30,8 Miliar diantaranya dipergunakan telah disalurkan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), penanganan kesehatan, ekonomi, dan penanganan lainnya.

Selanjutnya untuk peningkatan sarana dan prasarana kesehatan Tahun 2020, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Pemkab Solsel juga membangun Rumah Sakit Pratama di Lubuk Malako dengan anggaran mencapai Rp. 25 Miliar, serta pengadaan alat-alat kesehatan senilai Rp. 16,3 Miliar.

Berbagai penghargaan juga diperoleh selama tahun 2020, diantaranya perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI selama 4 tahun berturut-turut, pencapaian Laporan Penyelenggaraan Pemda (LPPD) untuk pertama kalinya dengan predikat “sangat tinggi” dari Kemendagri, Pengelolaan dana desa terbaik di Sumbar, serta berbagai penghargaan lainnya.

Fidel yang membacakan sambutan Pelaksana tugas Bupati tersebut mengajak semua komponen untuk terus bersatu padu dalam membangun Solok Selatan serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kesuksesan pilkada serentak di Solok Selatan.

Hadir dalam upacara tersebut, Kapolres Solok Selatan AKBP. Tedy Purnanto, S.Ik, Kajari M. Bardan, Dandim 0309 Solok yang diwakili Kasdim Mayor Inf Hendra Bagus Arioko, Para Asisten dan Kepala OPD, Kepala Instansi Vertikal, Baznas, sejumlah wali nagari, dan pejabat eselon III dan IV.

Pejabat Sekda saat memimpin upacara HUT Kabupaten Solok Selatan ke-17

Seusai upacara, tamu undangan menuju Kantor DPRD Solok Selatan guna mengikuti paripurna DPRD dalam rangka memperingati HUT Kabupaten yang juga dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten ke-17 yang berlangsung di halaman kantor bupati setempat pada Kamis, 7 Januari 2020. Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Dr. H. Fidel Efendi yang membacakan sambutan Plt. Bupati Solok Selatan Abdul Rahman.

Gubernur Sumbar foto bersama dengan Penjabat Sekda Solok Selatan Fidel Efendi beserta pimpinan DPRD setempat dan Forkopimda dari Provinsi maupun Kabupaten

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, penetapan APBD Solok Selatan tahun 2021 merupakan yang tercepat di Sumbar.

“Saya mengapresiasi pengesahan APBD tercepat di Sumbar dan berharap kedepan eksekutif dan legislatif lebih kompak lagi,” ujarnya.***



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer