Connect with us

Padang

Pengurus Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Provinsi Sumatera Barat masa bakti 2020-2024 dilantik.

Pengurus Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Provinsi Sumatera Barat masa bakti 2020-2024 dilantik.

Padang,- Pelantikan itu dipimpin oleh Ketua Umum PB Perbakin Joni Suprianto, pada hari Minggu (11/10), di Padang.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB Perbakin mengucapkan selamat bagi seluruh anggota pengurus yang baru saja dilantik. Dia berharap kepercayaan yang sudah diberikan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh anggota pengurus untuk mengembangkan olahraga menembak serta membantu atlet olahraga menembak meraih prestasi di masa-masa yang akan datang.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota pengurus baru provinsi Perbakin Sumbar masa bakti 2020-2024. Selamat menunaikan tugas, hendaknya momentum ini bisa menjadi motivasi yang kuat bagi seluruh anggota pengurus untuk bekerja dan berkarya dalam memasyarakatkan, membina dan mengembangkan olahraga menembak,” katanya.

Ketua Umum PB Perbakin mengatakan, Perbakin adalah organisasi yang berorientasi kerja, bersifat pelayanan dan pembinaan. Oleh karenanya, ia berharap dengan kepengurusan baru ini dapat berpengaruh dalam mengangkat prestise dan prestasi keberhasilan organisasi Perbakin dalam mengembangkan dan menempatkan atlet menembak Indonesia baik secara kuantitas maupun kualitasnya.

“Kepada seluruh anggota pengurus provinsi Perbakin Sumbar yang baru dilantik diharapkan agar segera mengambil langkah-langkah konsolidasi dalam merencanakan semua program sesuai struktur dengan mengacu pada program-program yang ada di PB Perbakin dan disesuaikan dengan kegiatan-kegiatan di Provinsi Sumbar,” ujarnya.

Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto mengungkapkan, kepada seluruh anggota pengurus baru yang telah resmi dilantik, Ketua Umum Pengprov Sumbar berharap agar dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya dengan mengedepankan motto Kepengurusan, yakni “Hasilkan Atlet Petembak Berprestasi Dengan Tata Kelola Profesional, Transparan dan Taat Hukum”.

“Kepada seluruh anggota pengurus, saya berharap dapat menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik sesuai motto kepengurusan kali ini. Pengurus harus profesional, transparan dan tata hukum dalam melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumbar menekankan, pengurus baru harus mampu bekerja dengan profesional dan transparan.

Selain itu, seluruh anggota pengurus juga harus taat hukum. Dijelaskan Ketua Umum Pengprov Perbakin Sumbar , olahraga menembak tentunya berkaitan dengan senjata, dan menurutnya senjata berkaitan dengan penyimpangan penggunaan. Oleh karena itu, kepada seluruh anggota pengurus diingatkan agar mampu mengelola dengan baik dan benar soal senjata tersebut.

“Ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi dan dilalui terkait senjata. Semua harus taat hukum. Kita tidak mau nanti ada anggota pengurus maupun anggota Perbakin Sumbar yang berurusan dengan masalah hukum terkait senjata,” jelasnya.

Sementara itu ketua harian Perbakin Sumbar Triski mengungkapkan kepada seluruh anggota pengurus Perbakin Sumbar adalah pelayan yang bertugas melayani, memfasilitasi dan mendorong agar atlet-atlet menembak Sumbar dapat berprestasi semaksimal mungkin.

Dikatakannya, dalam perjalanan nanti tentu kepengurusan ini masih membutuhkan bimbingan dan arahan dari semua pihak agar seluruh anggota pengurus provinsi Perbakin Sumbar bisa menjalankan tugas pengabdian hingga akhir masa pengabdian nanti.

“Tentunya dapat memberikan manfaat bagi kemajuan olahraga menembak di Indonesia, pungkasnya.(relis)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Padang

BPNB Sumbar Angkat Pangek Sumpu di Festival Kuliner Tradisional 2020 Tanjungpinang – siarminang.net

BPNB Sumbar Angkat Pangek Sumpu di Festival Kuliner Tradisional 2020 Tanjungpinang – Beritasumbar.com

PADANG – Beragam kuliner nusantara akan ditampilkan pada Festival Kuliner Tradisional yang akan digelar pada 23 – 26 November 2020 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) mengangkat kuliner Pangek Sumpu pada Pekan Kebudayaan Nusantara bersama BPNB se-Indonesia yang akan digelar secara virtual tersebut.

Video tentang Pangek Sumpu diproduksi BPNB Sumbar untuk ditampilkan pada Festival Kuliner Tradisional 2020. Video tersebut dipandu oleh Hartati Safitri, menghadirkan Dra. Ernatip, Peneliti Sejarah di BPNB Sumbar, dan Raswita Hamid, Ketua Bundo Kanduang Nagari Sumpu Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat, syuting dilakukan pada Rabu 21 Oktober 2020 di Kantor BPNB Sumbar, Jalan Raya Belimbing No. 16 A, Padang.

Drs. Suarman, Kepala BPNB Sumbar, saat kami wawancarai pada Selasa (27/10/2020) di kantornya, ia mengatakan, “BPNB Sumbar merupakan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, keberadaannya untuk melestarikan nilai budaya di wilayah kerjanya, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan. Sehubungan dengan Festival Kuliner Tradisional yang akan diadakan dalam rangka Gebyar Multikultural dan Seminar Hasil Kajian Tahun 2020, dengan tema ‘Gebyar Budaya – Harmoni Budaya Menuju Indonesia Bahagia’, BPNB Sumbar akan menampilkan Pangek Sumpu.”

Suarman juga mengatakan, Festival Kuliner Tradisional jadi peluang bagi setiap provinsi untuk mengenalkan kulinernya pada masyarakat secara lebih luas. BPNB Sumbar mengangkat Pangek Sumpu pada festival ini agar Sumatera Barat tidak hanya dikenal dengan Randang, tapi juga dengan kekayaan kulinernya yang lain, yang tak kalah sedapnya. Sekaligus untuk mengingatkan kita, bahwa kuliner tradisional juga adalah bagian dari kebudayaan yang tak kalah pentingnya.

Seperti yang dikatakan Elmiwati, Ketua Dharmawati BPNB Sumbar, video tentang Pangek Sumpu yang mereka produksi tersebut mengenalkan sejarahnya, peralatan yang digunakan untuk membuatnya, bahan baku masakannya, cara memasaknya, hingga cara penyajiannya untuk dikonsumsi.

Selain itu Elmiwati juga mengatakan, mewabahnya Covid-19 tidak menghalangi BPNB se-Indonesia berkreativitas dalam melestarikan kebudayaan di wilayah kerja masing-masing. Dengan memanfaatkan teknologi, kekayaan budaya tradisional, seperti kuliner, didokumentasikan dalam bentuk visual dan virtual. Kegiatan ini disamping untuk perlindungan budaya juga untuk dimasyarakatkan secara luas, dan untuk memperkaya wawasan serta pengetahuan masyarakat tentang budaya, dalam hal ini kuliner tradisional nusantara yang amat beragam, salah satunya Pangek Sumpu.

Pada kesempatan yang sama, Ernatip mengatakan, “Dengan adanya Festival Kuliner Tradisional ini, semoga kuliner tradisional Minangkabau, khususnya Pangek Sumpu, bisa terkenal dan dapat menjadi kuliner tradisional masyarakat yang dapat dinikmati dan makin dilestarikan untuk ke depannya.”

Dra. Zusneli Zubir, M.Hum, Peneliti Sejarah di BPNB Sumbar yang ikut mengisi konten video tersebut mengatakan, “Pangek Sumpu adalah sajian khas milik Kabupaten Tanahdatar. Kuliner ini sudah sangat dikenal oleh masyarakat Sumatera Barat, selain dibuat sendiri oleh ibu-ibu rumahtangga, juga jadi menu pilihan di rumah-rumah makan. Dengan mengangkat Pangek Sumpu pada festival ini, semoga juga jadi perhatian bagi pihak berwenang agar  mematenkannya, untuk menghindari pihak lain mengklaim legacy kebudayaan milik kita, dan juga pada produk lainnya dari kebudayaan kita.”

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang

Para Pengemudi Layanan “Maxim” di Padang Mendonorkan Darah untuk Palang Merah Indonesia – siarminang.net

Para Pengemudi Layanan "Maxim" di Padang Mendonorkan Darah untuk Palang Merah Indonesia – Beritasumbar.com

Padang,- Pada tangga 24 Oktober, sekitar 15 pengemudi layanan dan puluhan masyarakat yang peduli di kota ini telah mengisi bank persediaan darah milik Palang Merah Indonesia. Para sukarelawan ini berhasil mengumpulkan 10 kantong darah. Penggagas di balik kegiatan ini ialah layanan “Maxim”.

Acara ini diadakan di kantor layanan sesesuai dengan anjuran penjarakan sosial serta penyanitasian tangan.

– Cadangan darah Palang Merah menurun karena akibat virus Korona, jumlah relawan kami menjadi berkurang. Kami pun memutuskan untuk melakukan kegiatan baik ini sekaligus membuat acara untuk merayakan hari jadi layanan di Padang, – jelas Kepala Cabang, Yarman Rachmat Ari.

Para pengemudi layanan “Maxim” secara rutin berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan semacam ini. Pada tanggal 15 Agustus, kegiatan juga dilangsungkan di kantor layanan “Maxim” di Makassar.
Berkat partisipasi sebanyak sekitar 50 orang, 30 kantong darah pun berhasil dikumpulkan, yang kemudian diserahkan kepada Palang Merah Indonesia.

Pada tanggal 17 Agustus, kegiatan donor darah ini diadakan di Malang. 32 orang, termasuk 20 pengemudi layanan, dan 12 orang dari masyarakat setempat berhasil mengumpulkan 28 kantong darah.
Pada tanggal 26 Januari 2020, berdasarkan inisiatif kantor cabang “Maxim” di Singkawang, sebanyak 50 pengemudi dan 10 perwakilan masyarakat berhasil mengumpulkan 30 kantong darah.



Sumber

Baca Selengkapnya

Padang

HWK Sumbar Bantu Tiga Keluarga Tinggal Satu Atap di Kota Padang – siarminang.net

HWK Sumbar Bantu Tiga Keluarga Tinggal Satu Atap di Kota Padang – Beritasumbar.com

PADANG – Pandemi Covid-19 yang belum kunjung reda semakin berdampak pada perekonomian masyarakat. Seperti yang tengah dialami oleh tiga keluarga yang tinggal satu atap di Jati Rawang, sebuah perkampungan di pusat Kota Padang. 

Kehidupan tiga keluarga yang sangat memprihatinkan tersebut membuat organisasi sosial Himpunan Wanita Karya Provinsi Sumatera Barat (HWK Sumbar) tergerak memberi bantuan melalui kunjungan sosial yang dilakukan pada Minggu 25 Oktober 2020. Kedatangan mereka disambut dengan suasana haru.

Dra. Zusneli Zubir, M.Hum, Ketua HWK Sumbar pada saat kunjungan tersebut mengatakan, “Kami memperoleh informasi tentang keadaan tiga keluarga tersebut dari Si Jong, salah seorang anggota keluarga mereka. Biasanya ia ikut menopang kebutuhan sehari-hari keluarganya, tapi situasi pandemi membuat usahanya macet. Saat ini ibu mereka terbaring sakit di rumah, kena diabetes, dan butuh biaya pengobatan. Bapak mereka yang biasanya bekerja jadi buruh, tidak sanggup bekerja lagi, karena sudah tua.”

Pada kunjungan sosial ke keluarga Si Jong tersebut, HWK Sumbar menyerahkan bantuan berupa sembako, dan uang tunai. Bantuan tersebut digalang dari uluran tangan ibu-ibu di HWK Sumbar, dan anak-anak Sumbar Talenta Organization.

Zusneli Zubir juga mengatakan, “Kami mengajak ibu-ibu HWK Sumbar dan anak-anak Sumbar Talenta Organization untuk membantu keluarga Si Jong, berbagi tanpa mengurangi.”

Pada kunjungan tersebut,  Zusneli Zubir didampingi oleh Dra. Hj. Sastri Yunizarti Bakry, Akt, M.Si, CIA. Dewan Kebijakan HWK Sumbar.

Sastri Bakry mengatakan, “Saya merasa bangga dan bahagia, HWK Sumbar di bawah kepemimpinan ibu Zusneli Zubir tetap konsisten melaksanakan kegiatan kepedulian kepada masyarakat marjinal, dhuafa, miskin, yang tidak terperhatikan, dan memang susah hidupnya, karena kegiatan ini sudah dilakukan oleh HWK Sumbar dari puluhan tahun yang lalu.”

Sastri Bakry juga mengatakan, HWK Sumbar juga memberi perhatian kepada anak yatim, panti asuhan, disabilitas, dan keluarga-keluarga kurang mampu. HWK Sumbar adalah organisasi mandiri, dana bantuan digalang dari para anggota, dengan tujuan ibadah dalam menjalankan syariat agama. Meskipun secara sukarela, tapi bila dilakukan bersama-sama pasti dana bantuan yang terkumpul akan jadi banyak. Seperti semut, dengan cara bersama-sama mereka bisa menghancurkan tembok yang besar, dan memindahkan batu besar.

Selain itu, Sastri Bakry mengatakan, “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, dan siapapun, HWK Sumbar adalah wadah untuk mengumpulkan aktivitas sosial. Harapan saya, semoga HWK Sumbar dan organisasi binaannya, STO, selalu bergandeng tangan, dan didukung oleh seluruh masyarakat dalam melaksanakan aktivitas sosialnya.”

Sementara itu, Si Jong mengatakan, “Berkat kedatangan Bu Sastri, dan Bu Zusneli pada kunjungan sosial HWK Sumbar ini, saya dan keluarga sangat terbantu. Semoga masyarakat lainnya yang tengah berkesusahan juga dapat dibantu.”

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer