Connect with us

NASIONAL

Polri Terbitkan Surat Telegram Dukung Rencana PPKM Skala Mikro Hingga Tingkat RT/RW – siarminang.net

Polri Terbitkan Surat Telegram Dukung Rencana PPKM Skala Mikro Hingga Tingkat RT/RW – Beritasumbar.com

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerbitkan Surat Telegram guna mendukung rencana penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro hingga tingkat RT/RW.

Surat Telegram dengan nomor ST/203/II/Ops.2./2021 itu ditandatangani atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri selaku Kaopspus Aman Nusa II Penanganan COVID-19, Komjen Pol Agus Andrianto, dan dialamatkan kepada seluruh Kapolda di Pulau Jawa-Bali.

“Surat Telegram itu diterbitkan dalam rangka menyiapkan dukungan Polri terhadap rencana kebijakan tersebut,” terang Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangan tertulisnya. Kamis, 4 Februari 2021.

Komjen Pol Agus Andrianto menjelaskan, PPKM skala mikro itu akan diterapkan di tingkat desa/kelurahan bahkan sampai dengan tingkat RT/RW di 7 provinsi, 98 kabupaten/kota, 19.687 desa/kelurahan, namun waktu pelaksanaannya masih menunggu hasil evaluasi pelaksanaan PPKM Tahap II yang akan berakhir pada 8 Februari 2021.

Surat Telegram tersebut, lanjut Komjen Pol Agus Andrianto, menginstruksikan jajaran kewilayahan untuk melaksanakan koordinasi, komunikasi, kolaborasi, dan kerja sama dengan Forkompimda, BPBD Provinsi/Kota, serta melibatkan epidemiolog untuk memetakan daerah yang memenuhi kriteria rawan COVID-19 sebagai daerah pemberlakuan PPKM skala mikro.

“Termasuk menyusun kekuatan personel dan sarana prasarana dalam rangka mendukung rencana penerapan PPKM skala mikro mulai dari tingkat kecamatan, desa/kelurahan, dan RT/RW di wilayah masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, para Kapolda juga diminta melakukan sosialisasi terkait rencana pelaksanaan PPKM skala mikro serta melakukan penggalangan kepada masyarakat untuk proaktif memberikan informasi kasus aktif COVID-19 di wilayahnya masing-masing guna mendukung 3T (testing, tracing, dan treatment).

Komjen Pol Agus Andiranto juga menjelaskan Surat Telegram tersebut diterbitkan sebagai tindak lanjut rapat koordinasi terbatas sehari sebelumnya yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN)



Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BUKITTINGGI

Dirujuk ke RS M Djamil, Pasien Lutut Besar Dibezuk Danlantamal Padang – siarminang.net

Dirujuk ke RS M Djamil, Pasien Lutut Besar Dibezuk Danlantamal Padang – Beritasumbar.com

Bukittinggi, siarminang.net — Bintang Herlambang (18), pasien lutut membesar sebesar bola kaki karena kanker stadium 4, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil Padang dari Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi, Selasa (23/2/2021).

Pelajar kelas 11 IPA 5 SMAN 3 Kota Bukittinggi ini, berangkat menuju RS M. Djamil Padang dengan mobil ambulans, sekitar pukul 18.15 WIB. Sampai di RS M. Djamil Padang, sekitar pukul 10. 00 WIB.

Pelepasan putra Dodi Indra, ke RS M. Djamil dari RS Yarsi Bukittinggi itu, disaksikan Kepala SMAN 3 Kota Bukittinggi, Amri Jaya dan Penggalang Dana, Young Happy serta lainnya.

Sesampainya di RS M. Djamil, warga Jorong Parik Putuih, Nagari IV Angkek Canduang, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, langsung masuk ruang UGD.

Di ruang UGD, anak kedua pasangan Dodi Indra (48) – Kartika (50) itu, dibezuk Danlantamal Padang, Laksamana Pertama, Hargianto.

Young Happy mengatakan, selama di RS M. Djamil, alumni Himasma 3 teladan akan tetap memantau perkembangan penyakit diderita Bintang Herlambang itu.

“Kepada tim medis, kami berharap agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada Bintang. Untuk pendanaan, alumni telah siap membantu pengobatannya sampai sembuh,” ucapnya.

Untuk diketahui, penyakit dialam pasien berawal dari cedera bagian punggung, yang terjadi September 2020.

Sekitar Oktober 2020, ia dibawa ke RS Madina. Dirawat selama seminggu, lalu dirujuk ke RSUP, sekarang bernama RS Otak.

Di RS Otak, untuk memulihkan kondisi cedera dideritanya, ia harus dilakukan operasi tulang punggung. Operasi dilaksanakan Desember 2020.

Sebelum operasi, di bagian lutut sebelah kanan pasien terdapat memar, tak sebesar sekarang.

Kondisi kaki yang terus membesar, pada Senin (15/2/2021) dilakukan rontgen. Hasil rontgen keluar, Selasa (16/2/2021).

Saat di rumah, Kamis (18/2/2021), ia tak kuasa menahan rasa sakit dibagian lututnya, lalu dibawa ke RS Otak untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sekitar pukul 14.00 WIB, pihak medis RS Otak menyatakan kalau dokter ortopedi tidak ada. Pihak medis merujuknya ke RSAM Bukittinggi. Sekitar pukul 16.00 WIB, pihak medis RS Otak menyebutkan tidak bisa dirujuk ke RSAM.

Ditolak RSAM, pihak medis menyarankan kalau pasien dirawat menjelang AB nya naik, setelah itu dirujuk ke RS M Djamil di Padang, guna mendapatkan perawatan selanjutnya.

Dirujuk ke RS M Djamil, orangtua pasien becerita ke temannya, dan disarankan agar dibawa ke RS Yarsi, Kamis (18/2/2021).

Setelah menjalani perawatan di RS Yarsi, ternyata lutut membesar sebesar bola kaki itu, akibat penyakit kanker yang sudah stadium 4. (adil)



Sumber

Baca Selengkapnya

bnpt

BNPT Angkat Novel ‘Si Doel Anak Jakarta’ Versi Original Jadi Webseries untuk Media Pendidikan Toleransi – siarminang.net

BNPT Angkat Novel 'Si Doel Anak Jakarta' Versi Original Jadi Webseries untuk Media Pendidikan Toleransi – Beritasumbar.com

JAKARTA (siarminang.net) – Novel Si Doel Anak Jakarta versi original yang ditulis oleh Aman Datuk Madjoindo yang diterbitkan oleh Balai Pustaka pada tahun 1932 akan dijadikan webseries oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pesan webseries tersebut lebih menitikberatkan pada kesalehan, jiwa sosial, dan toleransi anak-anak Betawi. 

Sehubungan dengan hal tersebut, BNPT melakukan Konferensi Pers bertema “Pentingnya Pendidikan Toleransi Melalui Sastra Klasik dalam Media Milenial ‘Si Doel Anak Jakarta’ karya Aman Datuk Madjoindo” yang digelar pada Senin 22 Februari 2021 dari pukul 13.00 – 16.00 WIB di Gedung Balai Pustaka, Jalan Bunga No. 8 – 8A, Matraman, Jakarta, yang disiarkan secara langsung melalui aplikasi Zoom.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar pada Konferensi Pers tersebut mengatakan jika karya asli dari kakeknya ini diangkat menjadi sebuah webseries tentu harus berdasarkan pada semangat pembangunan nasionalisme yang salah satunya menghibur dan memberikan sumbangan pemikiran.

“Tentu, tadi sudah terangkat ada kaitan dalam membangun akhlak, semangat toleransi, nasionalisme, ini harus dapat menjadi perhatian yang bisa dilakukan,” kata Boy Rafli.

Boy Rafli juga mengatakan BNPT mendukung penuh dalam rangka membentengi nilai-nilai intoleransi yang tidak sejalan dengan budaya bangsa. Oleh karenanya, ia berharap karya dari mendiang kakeknya ini bisa menjadi dorongan semangat toleransi.

“Karakter Si Doel Anak Jakarta yang bertoleransi, yang juga belajar agama, agar menjadi akhlak yang baik, agar meraih masa depan yang baik. Ini kita kemas, kita tonjolkan, jadi itu pesan yang ingin kita kirim kepada publik. Jadi kita ingin publik menempuh contoh-contoh best praktis yang pernah ditunjukkan dari pemikiran Si Doel ini. Tentu dengan karya film, masyarakat akan lebih mudah melihat, kemudian menangkap pesan itu, tetapi di situ ada unsur hiburan, jadi mengedukasi publik lah, sebenarnya itu harapan dari BNPT,” kata Boy Rafli.

Sementara itu, Achmad Fachrodji (Direktur Utama PT. Balai Pustaka) pada Konferensi Pers tersebut menyampaikan, “Aman Datuk Madjoindo, Penulis novel Si Doel Anak Jakarta adalah Sastrawan legendaris Indonesia yang melawan penjajah melalui tulisan. Beliau memulai karir kepenulisannya pada tahun 1920, beliau pro pada kemerdekaan RI, walaupun banyak novel dari karya para sastrawan lainnya yang tidak diizinkan terbit pada saat itu, tapi novel-novel beliau lulus dari sensor kolonial Belanda, karena mengangkat genre kanak-kanak, genre yang tidak begitu jadi perhatian bagi kolonial Belanda.”

“Aman Datuk Madjoindo adalah sosok yang sangat mencintai Indonesia. Meskipun penerbit di  Malaysia pada saat itu sangat tergiur untuk menerbitkan buku-buku yang beliau tulis, dengan menawarkan imbalan yang cukup besar, tapi beliau tidak mau. Aman Datuk Madjoindo lebih memilih Balai Pustaka, penerbit dari Tanahairnya sendiri. Untuk casting webseries Si Doel Anak Jakarta baiknya dilakukan di Balai Pustaka,” kata Achmad Fachrodji.

Aditya Yusma Perdana, Producer webseries Si Doel Anak Jakarta ikut berbicara pada Konferensi Pers tersebut mengatakan sudah sewajarnya karya sastra klasik dari Aman Datuk Madjoindo tersebut kembali dilestarikan. Sebab, banyak hal positif yang bisa dipetik dari karya Si Doel Anak Jakarta di tengah ingar bingar informasi di era digital saat ini.

“Karya-karya beliau itu menjadi tamu kehormatan di mancanegara, pun juga sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Kita melihat banyak karya-karya beliau yang difilmkan di sinetron, menjadi literasi-literasi di beberapa universitas dan lain-lain,” kata Aditya Yusma Perdana.

Aditya Yusman Perdana juga mengatakan Si Doel Anak Jakarta ini merupakan salah satu contoh kasus transformasi untuk melepaskan stereotip lama yang melekat pada masyarakat Betawi. Salah satu contoh stereotip anak Betawi pada zaman saat itu adalah tidak mampu secara pendidikan dan tidak mampu secara ekonomi.

“Si Doel Anak Jakarta ini mampu merubah stigma itu, justru karena kepandaian dalam mengaji, kepandaian dalam berakhlak, kesalehan sosial tadi menjadikan seorang anak tersebut sukses dalam hidupnya, sukses dalam karirnya, dan sukses dalam cintanya,” kata Aditya Yusman Perdana.

Aditya Yusman Perdana berharap inisiasi dari para ahli waris dan didukung penuh BNPT dengan Balai Pustaka, semoga Si Doel Anak Jakarta ini mampu menjadi webseries atau film kanak-kanak di tahun 2022 yang berkualitas dan dapat menjadi tontonan dan tuntunan.

“Tontonan yang pasti menghibur, tuntunan itu mungkin bisa memberikan edukasi, bagaimana toleransi dan budaya mencegah tumbuhnya bibit-bibit kekerasan yang bisa masuk kepada terorisme dan sebagainya,” kata Aditya Yusma Perdana.

Seusai Konferensi Pers, Achmad Fachrodji mengajak para peserta konferensi tersebut untuk melihat koleksi karya Aman Datuk Madjoindo di Lantai 3 Gedung PT. Balai Pustaka.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)



Sumber

Baca Selengkapnya

NASIONAL

Lutut Membesar Sebesar Bola Kaki, Ini Penyebabnya – siarminang.net

Pasca Operasi Punggung, Lutut Membesar Sebesar Bola Kaki – Beritasumbar.com

Bukittinggi, siarminang.net — Miris, rupanya lutut membesar sebesar bola kaki dialami Bintang Herlambang (18), yang kini tengah dirawat di Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi, karena kanker yang sudah stadium 4 dialaminya.

“Ternyata, yang membuat lutut Bintang membesar itu efek kanker. Pihak dokter mengatakan, kanker dialami pasien sudah stadium 4,” kata Young Heppy, seorang penggalang dana untuk pasien, di Bukittinggi, Senin malam (22/2/2021).

Menurut dia, kondisi fisik pasien terus menurun. Kemungkinan, pasien dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil Padang.

“Di RS M. Djamil, peralatannya lebih lengkap sehingga pasien akan mendapatkan pelayanan terbaik,” ucapnya.

Disampaikan, alumni Himasma 3 teladan, telah bertekad memberi bantuan dana perawatan kepada pasien sampai sembuh.

“Kepada tenaga medis telah kita sampaikan juga, agar memberi pelayanan terbaik kepada Bintang Herlambang,” ucapnya.

Untuk diketahui, penyakit dialam warga Jorong Parik Putuih, Nagari IV Angkek Canduang, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, berawal dari cedera bagian punggung, terjadi September 2020.

Sekitar Oktober 2020, ia dibawa ke RS Madina. Dirawat selama seminggu, lalu dirujuk ke RSUP, sekarang bernama RS Otak.

Di RS Otak, untuk memulihkan kondisi cedera dideritanya, ia harus dilakukan operasi tulang punggung. Operasi dilaksanakan Desember 2020.

Sebelum operasi dilakukan, di bagian lutut sebelah kanan pasien terdapat ada memar, tidak sebesar sekarang.

Kondisi kaki yang terus membesar, Senin (15/2/2021) dilakukan rontgen. Pada Selasa (16/2/2021) keluar hasil rontgen.

Saat dirumah, Kamis (18/2/2021), ia tak kuasa menahan rasa sakit dibagian lututnya, lalu dibawa ke RS Otak guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sekitar pukul 14.00 WIB, pihak medis RS Otak menyatakan kalau dokter ortopedi tidak ada. Pihak medis merujuknya ke RSAM Bukittinggi. Sekitar pukul 16.00 WIB, pihak medis RS Otak menyebutkan tidak bisa dirujuk ke RSAM.

Ditolak RSAM, pihak medis menyarankan kalau pasien dirawat menjelang AB nya naik, setelah itu dirujuk ke RS M Djamil di Padang, guna mendapatkan perawatan selanjutnya.

Dirujuk ke RS M Djamil, orangtua pasien becerita ke temannya, disarankan agar dibawa ke RS Yarsi, Kamis (18/2/2021).

Setelah menjalani perawatan di RS Yarsi, ternyata lutut membesar sebesar bola kaki dialami pelajar Kelas 11 IPA 5 SMA 3 Kota Bukittinggi tersebut, akibat penyakit kanker yang sudah stadium 4. (adil)



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer