Connect with us

News

Wagub Kunjungi Masjid Nurul Haq Pasar Bukit Nagari Pasar Tapan

Wagub Kunjungi Masjid Nurul Haq Pasar Bukit Nagari Pasar Tapan


PADANGPOS.COM (Pesisir Selatan) — Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit,  bersama Tim Safari Ramadhan salat taraweh bersama masyarakat  di Masjid Nurul Haq Pasar Bukit Nagari Pasar Tapan, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Minggu, 27 Mei 2018.

“Tujuan kami datang selain untuk bersilaturahim, juga karena sudah lama tidak berjumpa, dan kami selama bulau puasa berkeliling dan saya kebagian 20 masjid, dan yang resmi ada 19 masjid, dan khusus di Pesisir Selatan, saya akan mengunjungi 3 masjid, yang salah satunya Masjid Nurul Haq ini,” ujar Nasrul Abit.

Menurut Nasrul Abit, ada beberapa persoalan di Sumatera Barat saat ini, dan yang paling banyak masalah narkoba, dan Tapan ini salah satu daerah pelintasanya. “Jadi, saya  berharap kepada kita semua,  agar ikut memberantas masalah narkoba ini,” ujar mantan bupati Pessel dua periode ini. 

Kemudian masalah pariwisata, kata Nasrul Abit, dirinya bulan lalu sudah rapat dengan Provinsi Jambi, Bupati Kerinci dan Walikota Kerinci, serta Pesisir Selatan. “Waktu itu saya yang pimpin rapat dan dalam rapat tersebut ada usulan, agar Tour de Singkarak (TdS) nantinya dari Solok Selatan langsung ke Sungai Penuh,” ujar Nasrul Abit.

Untuk menyikapi persoalan rute Tour de Singkarak tersebut, lanjut Abit, akan dibuat suarat usulan kepada Menteri PU. “Waktu itu saya minta tolong kepada  Kepala Dinas Pariwisata Sumbar untuk membuat surat gubernur dan ditadatangani oleh Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Jambi, Walikota dan Bupati Kerinci, Bupati Pesisir Selatan dan bersama Ketua DPRD masing-masing mengajukan kementerian PU, agar jalan dari Solok Selatan sampai Sungai Penuh diaspal dan dari Sungai Penuh ke Padang juga diaspal, nanti kalau sudah jadi Insya Allah TdS akan lewat sini,” harapan Nasrul Abit.

Selanjutnya, mengenai irigasi Nasrul Abit menyampaikan kepada Wali Nagari Pasar Tapan Andi, bahwa sudah tender dan kontrak dan insya Allah sekarang dikerjakan. Dan mengenai SMA itu jalan terus dan mudah-mudahan segera diselesaikan. “Saya berpesan jangan ada masalah dibidang keuanganya, sekarang tidak jamanya lagi kita bermain-main dengan uang negara,” tagas Nasrul Abit.

Selain itu, Nasrul Abit juga memberikan bantuan uang sebesar 20 juta, 3 tikar, 20 Al-Qur’an, dan 7 kain sarung, dan semoga bermanfaat hendaknya. (fardi)





Sumber

Baca Selengkapnya
Click to comment

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan – Fadli Zon

Peringati Mosi Integral Mohammad Natsir, Fadli Zon Hadiahkan Karyanya kepada Anies Baswedan


Anggota DPR-RI, Fadli Zon memberikan karyanya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Karya tersebut berupa buku yang ditulisnya berjudul Islam dan Demokrasi. 

Politisi Senior dari Partai Gerindra ini, menyerahkan karya tulisnya kepada Anies Baswedaan bertepatan dengan peringatan “Mosi Integral” Mohammad Natsir. 

Peringatan tersebut jatuh pada tanggal 3 April 1950. Mosi Integral Mohammad Natsir dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia sering disebut sebagai Proklamasi ke-2. Sekaligus dicatat sebagai lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini, 3 April (1950) kita peringati “Mosi Integral” Mohammad Natsir, Proklamasi ke-2 lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya, sebagaimana diposting dalam laman akun twitter pribadinya @fadlizon pada tanggal 3 April 2021.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil – Fadli Zon

Fadli Zon Bertemu Ernie Djohan, Tengku Zulkarnain Teringat Masa Kecil


Politikus Partai Gerindra Fadli Zon memosting pertemuannya dengan penyani legendaris Ernie Djohan di lini masa akun Twitternya.

Dalam pertemuannya dengan pelantun tembang-tembang lawas ini, Fadli meminta secara khusus minta tandata-tangannya di koleksi piringan hitamnya sebanyak 50-an.

Fadli mengungkapkan pelantun lagu Teluk Bayur dan Kau Selalu di Hatiku itu sebentar lagi akan memasuki usia 70 tahun.

“Ketemu penyanyi legendaris Uni Ernie Djohan sekalian minta tanda tangan utk 50an piringan hitam. Sebentar lg berusia 70 tahun, dan sudah berkarya sejak usia 12 tahun. Lagu yang terkenal antara lain Teluk Bayur, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang. Sehat terus Uni,” kata Fadli dikutip dari lini masa akun Twitternya, @Fadlizon, Sabtu (27/3/2021).

Postingan Fadli Zon langsung direspons sejumlah pengguna Twitter. Salah satunya mantan Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain yang mengaku saat kecil hafal lagu-lagu Ernie Johan.

“Salam buat Uni Ernie Djohan…Saat kecil hampir semua lagu beliau saya hafal. Mutiara yang Hilang salah satu yang terbaik…” cuit pria yang biasa disapa Ustad Tengku Zul ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Mereka Kelihatan Jujur – Fadli Zon

Polemik Hagia Sophia, Fadli Zon Sarankan Indonesia Tunjukkan Sikap Terbuka


Politikus sekaligus anggota DPR RI Fadli Zon baru-baru ini angkat suara menanggapi pernyataan Kapolsek Setu yang mengaku tidak tahu menahu soal adanya kabar dan informasi anggota polisi penembak Laskar FPIyang meninggal dunia.

Dalam cuitan yang diunggah di akun Twitternya, Fadli Zonmengungkapkan pendapatnya soal Kapolsek Setu yang menyampaikan bahwa dirinya tidak menerima laporan insiden kecelakaan tunggal yang mengakibatkan anggota polisi penembak FPI meninggal dunia.

Fadli Zonmenilai bahwa Kapolsek Setu terlihat sebagai sosok pemimpin yang jujur, sehingga pernyataan yang disampaikannya diyakini sebagai pernyataan yang penuh dengan kejujuran.

Kapolseknya kelihatan jujur,” tulis Fadli Zon sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari akun Twitter @fadlizon, Minggu, 28 Maret 2021.

Diketahui sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyebut satu orang polisi terlapor dalam kasus pembunuhan di luar hukum atau unlawful killing terhadap empat laskar FPI meninggal dunia akibat kecelakaan.

Diberitakan Pikiran Rakyat sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Harianto membenarkan informasi tersebut.

“Saat gelar perkara, saya mendapat informasi kalau salah satu tersangka meninggal dunia karena kecelakaan,” kata Agus saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Maret 2021.

Namun demikian Agus tidak merinci di mana lokasi kecelakaan anggota polisi tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.

“Silahkan ditanya ke penyidik ya,” ucapnya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer