Connect with us

News

#TangkapDewiTanjung Marak di Twitter – Minangkabaunews

#TangkapDewiTanjung Marak di Twitter - Minangkabaunews


Sabtu, 09 November 2019 – 16:36:04 WIB – 68

Ist

TANAH DATAR — Tagar #TangkapDewiTanjung menggema di twitter. Pasalnya, wanita kelahiran Padang tahun 1980 tersebut melontarkan pernyataan nyeleneh terkait insiden penyiraman air keras yang menimpa Novel Baswedan, Sabtu (09/11/2019).

“ada beberapa hal yang janggal dari semua yang dialami, dari rekaman cctv, bentuk luka, perban, dan kepala yang diperban. Tapi tiba-tiba mata yang buta,” ujar dewi dilansir dari laman Kompas.com.

Akibat pernyataannya yang diduga ngawur tersebut, warganet di Twitter ramai-ramai buat tweet dan tagar #TangkapDewiTanjung.

Berdasarkan pantauan MinangkabauNews.com, sampai pukul 15.08 Wib, tweet dengan tagar #TangkapDewiTanjung mencapai 26,2 ribu tweet.

Semoga kebenaran terbuka #TangkapDewiTanjung, @coffe_weedisbetter

1. Orang tak pernah salah, 2. Jika salah kembali ke nomor satu, tulis akun @Syahrul08577476.

Berbagai tweet yang muncul di media Daring itu, beberapa akun menyebut Dewi Tanjung sebelumnya juga sering melaporkan sejumlah tokoh ternama di negeri ini. (BgZ)

Editor/Sumber: Rio Irawan/Kompas.com

Tag: nasional

Mayat Tak Dikenal Ditemukan di Ex Hotel Tan Ameh Bengkalis

Mayat Tak Dikenal Ditemukan di Ex Hotel Tan Ameh Bengkalis

BENGKALIS – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di bangunan bekas Hotel Tan Ameh di ruas Jalan Jenderal…

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

Nyaris Menang, Semen Padang FC Imbang dengan Tuan Rumah Bhayangkara FC

BOLA — Misi Kabau Sirah mengobati kekalahan pada pekan k-26 Liga 1 2019 nyaris terwujud di Stadion PTIK Jakarta, Sabtu…

Wali Kota Bukittinggi Cup I Siap Dihelat, Catat Tanggalnya

Wali Kota Bukittinggi Cup I Siap Dihelat, Catat Tanggalnya

BUKITTINGGI — Ratusan tim futsal se-Sumatera Barat mengikuti pertandingan turnamen futsal Wali Kota Bukittinggi Cup I…

Rapat Komisi II dengan Mendagri, Ini Kata Anggota DPR RI Guspardi Gaus

Rapat Komisi II dengan Mendagri, Ini Kata Anggota DPR RI Guspardi Gaus

JAKARTA — Anggota DPR RI Komisi 2 Guspardi Gaus menghadiri Rapat Kerja Komisi II dengan Kementrian Dalam Negeri pada…

Pengamanan TdS ke-11 Tahun 2019 di Kota Bukittinggi Aman dan Kondusif

Pengamanan TdS ke-11 Tahun 2019 di Kota Bukittinggi Aman dan Kondusif

BUKITTINGGI — Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso,SIK melalui Wakapolres Kompol Sumintak,SH mengatakan…

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v2.8&appId=1208534375853801”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));



Sumber

Berita

Aneh, BIN Kok Pakai Jubir! – Fadli Zon

Informasi Aksi Rusuh UU Ciptaker Dibuka Ke Publik, Fadli Zon: Aneh, BIN Kok Pakai Jubir!


Informasi terbaru terkait aksi rusuh tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang diungkap Jurubicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Purwanto, menuai kontroversi.

Sebabnya, Wawan mengungkap ke publik terkait capaian kerja BIN yang diakuinya telah mengantongi nama aktor penyandang dana aksi rusuh tersebut.

Persoalan ini kemudian dikritisi pula oleh Anggota DPR Fadli Zon, yang merasa aneh dengan struktural BIN yang memiliki Jurubicara.

“Memang aneh ini BIN kok pakai jubir segala,” ujar Fadli dalam akun Twitternya, @fadlizon, Sabtu (10/10).

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini coba membandingkan BIN dengan lembaga intelejen di negara lain. Yang mana tidak memiliki Jurubicara.

Bahkan menurutnya, segala informasi yang didapat lembaga intelejen negara lain tidak biaa diumbar ke publik. Tetapi hanya disampaikan kepada Kepala Negara.

“Setahu saya dinas intelijen asing seperti CIA Amerika Serikat, MI6 Inggris atau SVR n FSB Rusia, tak ada juru bicara,” ungkap Fadli Zon.

“Apalagi sampai mengumumkan bahan info intelijen ke publik. Lapor saja ke Presiden apa infonya,” pungkasnya

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Ini Wujud Panggilan Sejarah – Fadli Zon

Mahasiswa Turun Aksi, Fadli Zon: Ini Wujud Panggilan Sejarah


Gelombang protes menolak UU Cipta Kerja yang dilakukan elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga buruh mendapatkan perhatian dari Politikus Gerindra, Fadli Zon.

Ketua BKSAP DPR RI ini mengamati jalannya aksi protes di Jakarta pada Kamis, 8 Oktober 2020 kemarin. Ratusan ribu massa menggelar aksi dari pagi hingga lanjut malam hari. Mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut kembali.

Fadli Zon pun menilai, aksi berjamaah di berbagai daerah ini merupakan wujud panggilan sejarah.

“Mahasiswa turun ke jalan serentak di seluruh Indonesia wujud panggilan sejarah. Menurut sy telah lahir sebuah Angkatan baru, “Gerakan Mahasiswa 2020”,” kata Fadli Zon dalam keterangannya, Jumat (9/10).

Sebagai mantan Aktivis 1998, Fadli Zon menilai aksi gerakan mahasiswa hari ini pastinya menghadapi sejumlah risiko, mulai dari sikap respresif, resesi dan kondisi pandemi.

“Di tengah represi, resesi dan pandemi, gerakan mahasiswa ini menghadapi berbagai risiko perjuangan. Mereka akan menghela sejarah,” tukas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Berita

Fadli Zon Sarankan Diterbitkan Perppu Batalkan UU Cipta kerja – Fadli Zon

fadli zon


Penolakan terhadap pengesahan Undang Undang Cipta Kerja oleh DPR pada 5 Oktober 2020, terus mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi pun terjadi di banyak daerah, termasuk Ibu Kota.

Puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, seperti di Jakarta, aksi berakhir dengan bentrokan. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas publik juga rusak hingga terbakar.

Melihat kondisi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, menyarankan Presiden Joko Widodo mendengar aspirasi penolakan, dan segera mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang atau perppu.

“Pak @jokowi, RUU ini atas inisiatif pemerintah. Walaupun telah disahkan @DPR_RI dengan jurus kilat dan tergesa-gesa, ada baiknya dipertimbangkan aspirasi masyarakat banyak. Saran saya segera keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” tulis Fadli Zon dia akun Twitter @fadlizon yang dikutip VIVA, Jumat 9 Oktober 2020.

Anggota Komisi I DPR RI ini juga prihatin dengan banyaknya benturan antara polisi dan pendemo saat aksi penolakan UU Cipta Kerja. Bahkan, ia menganggap tindakan polisi sangat represif terhadap para pendemo.

“Pak Kapolri, banyak polisi brutal dalam penanganan demonstrasi di berbagai tempat. Lihat saja video yang diambil warga. Sangat tidak profesional dan menganggap demonstran sebagai musuh. Seharusnya polisi di lapangan tak boleh bawa senjata @DivHumas_polri,” tulisnya.

Selain itu, Fadli mengapresiasi para kepala daerah yang melakukan dialog dengan para buruh, mahasiswa, dan elemen masyarakat di daerahnya yang menolak UU Cipta Kerja. Dan akan menyampaikan aspirasi agar Presiden Jokowi mengeluarkan perppu.

“Kalau banyak Gubernur seperti ini, saya yakin presiden @jokowi akan mempertimbangkan keluarkan Perppu membatalkan #OmnibusLaw,” kicaunya.

Sumber



Sumber

Baca Selengkapnya

Populer